Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
73Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah

Strategi Pembangunan Ekonomi Daerah

Ratings: (0)|Views: 4,931 |Likes:
Published by Moch Rum Alim

More info:

Published by: Moch Rum Alim on Oct 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2013

pdf

text

original

 
STRATEGI PENBANGUNAN EKONOMI DAERAH MENUJUPERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN OPTIMAL
Dr. Moch. Rum Alim, MSi
Abstrak 
Strategi pembangunan ekonomi di masa lalu telah mengubah struktur ekonomi secaramengesankan dan mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Namun,perubahan struktur ekonomi ini hanya terjadi pada level nasional, sedangkan pada leveldaerah secara agregat relatif stagnan, terutama daerah-daerah di laur pulau Jawa. Ini berartibahwa peranan dan partisipasi daerah dalam pembangunan ekonomi nasional belum optimal.Untuk meningkatkan peranan dan partisipasi daerah dalam pembangunan ekonominasional, tidak ada cara lain selain daripada membangun perekonomian daerah denganmenerapkan Strategi Agroindustri Berorientasi Ekspor di seluruh wilayah Indonesia.Pemerintah pusat perlu memberikan dukungan secara serius dengan menerapkan StrategiPromosi Ekspor Berbasis Agribisnis. Hal ini menuntut adanya penataan ulang kelembagaanyang ada saat ini, yang salah satu diantaranya adalah reorganisasi Departemen Pertanian,Departemen Kehutanan, dan Departemen Kelautan dan Perikanan menjadi DepartemenAgribisnis Pertanian, Departemen Agribisnis Kehutanan, dan Departemen Agribisnis Kelautandan Perikanan. Jika Strategi Promosi Ekspor Berbasis Agribisnis berjalan dengan baik, makaseluruh daerah akan memberikan konstribusi secara optimal terhadap pertumbuhan ekonominasional, mengurangi kesenjangan ekonomi antar daerah, mengurangi pengangguran, sertamengurangi tingkat kemiskinan. Kata kunci:strategi pembangunan ekonomi, struktur ekonomi, kesenjangan ekonomi antardaerah, reorganisasi, pengangguran.
Abstract
Past economic development strategy has amazingly change the economic structure andreached relatively high economic growth. However, the economic structure change has beenexisted only national level, contrasted to relatively stagnant at regional level, especially regionoutside Java. This reflects that the role and participation of regions to national economicdevelopment has not been optimized. To improve the role and participation of regions to national economic development,there is no other way to adopt export oriented agro-industry strategy within the whole area of Indonesia. Central Government has to fully support the implementation of this export orientedagribusiness promotion strategy. This will require institution restructuring, such asreorganization of agriculture department, forestry department, and marine and fisherydepartment become agriculture agribusiness department, forestry agribusiness department,and marine and fishery agribusiness department. If this agribusiness oriented exportpromotion strategy is implemented successfully, all regions will optimally contribute thenational economic growth, reduce regional economic development gap, reduceunemployment, and reduce poverty rate.
Keyword: economic development strategy, economic structure, regional economic gap,reorganization, unemployment 
.
Pendahuluan
Awal tahun 1960-an Raul Prebisch berhasil membangun danmenyebarkan konsep Strategi Substitusi Impor. Strategi ini diilhami
 
oleh suatu kondisi ketidakseimbangan antara negara maju (
centre
)dengan negara berkembang (
 periphery 
). Pola hubungan antara keduakelompok negara ini adalah hubungan
dominan-tergantung
, dimananegara maju pada posisi dominan dan negara berkembang pada posisitergantung. Pola hubungan semacam ini lebih menguntungkan negaramaju, yang pada gilirannya semakin memperlebar kesenjanganekonomi antara kedua negara. Untuk mempersempit kesenjanganekonomi antara negara berkembang dan negara maju, Prebishmenganjurkan agar negara berkembang menerapkan strategisubstitusi impor. Substansi utama dari strategi ini adalahmengembangkan industri manufaktur untuk kebutuhan pasar domestikdan melindungi barang-barang hasil produksi dalam negeri denganberbagai hambatan.Indonesia termasuk salah satu negara yang mengadopsi strategiini. Strategi industrialisasi substitusi impor (ISI) yang diterapkan olehpemerintahan Orde Baru terpusat pada pulau Jawa. Hal ini dapatdilihat dari sebaran industri manufaktur, dimana lebih dari 80%industri manufaktur Indonesia berlokasi di pulau Jawa. Strategiindustrialisasi substitusi impor ini diterapkan Indonesia hinggapertengan dekade 1980. Selama strategi ISI diterapkan Indonesia telahberhasil mengubah struktur ekonominya, dari struktur ekonomi yangsemula didominasi oleh sektor pertanian menjadi struktur ekonomiyang didominasi oleh sektor industri manufaktur. Seiring dengan itu,laju pertumbuhan ekonomi Indonesia juga mencapai tingkat yangcukup tinggi.Perubahan struktur ekonomi dan tingginya tingkat pertumbuhanekonomi yang dicapai Indonesia pada masa itu terjadi pada levelnasional; sedangkan pada level daerah, tidak semua daerahmemperoleh manfaat dari strategi tersebut, terutama daerah-daerahdi luar pulau Jawa. Malah strategi yang diterapkan tersebut, secarabertahap telah memperlebar kesenjangan ekonomi antara pulau Jawa
2
 
dengan pulau-pulau besar lainnya. Telah terbangun pula polahubungan antara pulau Jawa dengan pulau-pulau lainnya dengan pola
dominan-tergantung
, dimana pulau Jawa (sebagai
centre
) pada posisi
dominan
dan pulau-pulau lainnya (sebagai
 periphery 
) pada posisi
tergantung
.Era otonomi daerah (Otda), sekalipun masih dalam masa awal,hendaknya menjadi titik balik untuk mengubah pola hubungan dari
dominan-tergantung
menjadi pola
saling tergantung secaraberimbang
. Semangat untuk mengubah pola hubungan antar daerahini harus dibangun oleh pemerintah pusat dan daerah, yang disertaidengan upaya-upaya sistimatis dan sungguh-sungguh untukmencapainya. Apabila pola hubungan antar daerah telah berubahmenjadi
saling tergantung secara berimbang
, maka semua daerahakan memberikan kontribusi yang optimal terhadap pembangunanekonomi dan pertumbuhan ekonomi nasional sembari memperkecilkesenjangan ekonomi antar daerah. Tulisan ini bertujuaan untuk menelaah kemungkinan terjadinyaperubahan pola hubungan antara Jawa dan Luar Jawa di masa depan,yakni dari pola
dominan - tergantung
menjadi pola
saling tergantungsecara berimbang
.
Konsep Local Economic Development dan Penerapannya diIndonesia
Dalam teori pembangunan ekonomi daerah (
local economicdevelopment 
), telah dikenal paling sedikit terdapat 10 teori. Teori-teori Pembangunan Ekonomi Daerah ini dirangkum oleh Maliza danFeser (1999) kedalam bentuk tabel sebagai berikut: Tabel 1Ringkasan Teori Local Economic Development (LED)
NoTeoriDasar TeoriDasarPengembangan
SasaranPengembangan
1
Economic Based 
Ekspor Barang(komoditas)Peningkatan lajupertumbuhan,
Merespon permintaan luar 
3

Activity (73)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
aal liked this
ulishshofa liked this
ulishshofa liked this
ulishshofa liked this
Norma Komalig liked this
Norma Komalig liked this
Mfit Kangen Ummi liked this
Muhadi Chani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->