Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penggunaan Kata 'Allah' Yang Sesungguhnya Bukan Masalah - By Stefanus Tay & Ingrid Tay

Penggunaan Kata 'Allah' Yang Sesungguhnya Bukan Masalah - By Stefanus Tay & Ingrid Tay

Ratings: (0)|Views: 4|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Tidak ada negara di dunia, termasuk negara-negara Arab di Timur Tengah yang melarang umat non-muslim menggunakan kata Allah.
Tidak ada negara di dunia, termasuk negara-negara Arab di Timur Tengah yang melarang umat non-muslim menggunakan kata Allah.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Mar 14, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2014

pdf

text

original

 
Penggunaan kata “Allah” yang
sesungguhnya bukan masalah
Stefanus Tay & Ingrid Tay
 Pernah kita dengar bahwa ada suatu waktu di negara Malaysia, konon penggunaan
kata “Allah” oleh umat non
-muslim dipermasalahkan. Namun sesungguhnya kalau
melihat kepada logika dan kebenaran penggunaan kata “Allah”, maka seharusnya
tidak ada yang patut dipe
rmasalahkan dengan penggunaan kata “Allah” secara
umum oleh siapa saja. Berikut ini adalah alasannya, sebagaimana kami terjemahkan/ sarikan dari artikel karangan Uskup Paul Tan, Malaysia. Walaupun Uskup Tan tidak berbicara atas nama Gereja Katolik atau atas nama semua orang Kristen, namun pandangannya mewakili pandangan orang-orang non-muslim. Memang tidak ada keharusan bagi umat Kristiani untuk menggunakan kata
 “Allah”, sebab mereka juga dapat menggunakan kata lain sesuai dengan
keyakinannya. Namun sebaliknya, juga tidak ada dasar untuk melarang mereka
untuk menggunakan kata “Allah”. Sebab setiap umat manusia mempunyai hak dan
kebebasan untuk menggunakan kata apapun yang ada dalam suatu bahasa tertentu.
Atas dasar ini, maka adalah hak setiap orang untuk menggunakan kata “Allah”.
 
Jika umat Kristiani menggunakan kata “Allah”, bukan m
aksudnya untuk membingungkan umat muslim. Penggunaan itu hanya sejalan dengan pandangan bahwa tak seorangpun mempunyai kuasa untuk menghilangkan hak dan kebebasan yang diberikan oleh Tuhan di dalam setiap orang, untuk menggunakan setiap kata yang ingin digunakannya, asalkan tidak melanggar hak orang lain. Jika sejumlah umat muslim di Malaysia (ataupun di Indonesia) merasa bahwa haknya dilanggar, maka mereka hanya perlu melihat fakta sejarah untuk mengetahui bahwa selama beraba-abad, umat Kristen di negara-negara Islam, terutama di Timur Tengah di
mana agama Islam lahir, telah digunakan kata “Allah” tanpa menimbulkan keributan
ataupun pergolakan.
Mengatakan bahwa penggunaan kata “Allah” telah membingungkan umat muslim di
Malaysia (atau di Indonesia) sama saja dengan merendahkan mereka, sebab itu serupa dengan menuduh mereka memiliki iman yang lemah sedemikian sehingga, tidak seperti saudara-saudari muslim mereka di negara-negara lain, mereka mudah
terguncang kerena umat agama lain juga menggunakan kata “Allah” 
 untuk Tuhan.
Kaum Sikh, Bahai, Maltese, Yahusi Mizrahi, dll, menggunakan kata “Allah” juga. Malaysia (dan Indonesia) bukan negara agama…. Oleh karena itu, pemimpin agama
Islam tidak mempunyai kuasa untuk mendikte umat agama lain tentang ketentuan religius yang harus mereka ikuti. Semua orang dari agama lain memiliki pemimpin
 
religius mereka sendiri yang memimpin dan mengajarkan kepada mereka apa yang benar dan salah sesuai dengan kepercayaan mereka. Klaim tentang hak semua orang untuk menggunakan kata Allah dalam bahasa apapun, adalah berdasarkan fakta sebagai berikut:
 “Allah” adalah kata yang sudah ada sebelum masa agama Islam, dan kata tersebut
sudah digunakan oleh orang-orang Arab, yaitu Arab di Mekkah, sebelum Nabi Muhammad lahir. Bagi orang-orang Arab,
kata “Allah” adalah “Pencipta Ilahi”. Maka kata “Allah” bukan ciptaan agama Islam, dan umat muslim tidak mempunyai klaim
eksklusif terhadap kata itu, meskipun mereka mungkin dan telah memasukkan nuansa tertentu ke dalam kata tersebut. Jika Nabi Muhammad menghendaki agar umat muslim menggunakan kata tertentu dengan konotasi spesial yang tidak dimiliki oleh umat agama lain, ia tentu telah menciptakan kata baru dan tidak menggunakan kata yang sudah digunakan oleh kaum Arab dan Kristen Arab sebelum zamannya. Di samping itu, [faktanya] umat Kristen, Yahudi Mizrah, Bahai, Maltese, Sikh dan umat lainnya menggunakan kata yang sama itu. Kaum Sikh secara publik menyatakan bahwa Kitab Suci mereka telah
menggunakan kata “Allah” sebanyak 37 kali. Maka mereka mempertanya
kan: Apakah mereka juga dilarang untuk membaca dan berdoa sesuai dengan Kitab Suci mereka?
Kata “Allah” ditemukan di banyak bahasa. Contoh: bahasa Urdu/ Persia/ Dari/
Uyshur, menggunakan kata yang sama: Allah. Di Bengali, bahasa-bahasa Bosnia,  juga Allah; di Ceko-Slowakia, juga Allach, dst. Di kitab Al-Quran, tertulis bahwa umat Yahudi, Kristen dan Sabean menyembah
Allah. Surah 2:62: “Mereka yang percaya kepada Quran dan mereka yang mengikuti
Kitab-kitab Yahudi, dan umat Kristen dan orang-
orang Sabean … yan
g juga percaya
kepada Tuhan (Allah) dan hari kiamat …
 Tidak ada negara di dunia, termasuk negara-
negara Arab di Timur Tengah … yang
melarang umat non-muslim menggunakan kata Allah. Umat Kristen di negara-negara ini telah menggunakannya selama berabad-abad. Dewasa ini ada 10-12 juta orang umat Kristen Arab yang menggunakan kata Allah untuk Tuhan. Jika sejumlah umat muslim di Malaysia (ataupun di Indonesia) mengklaim bahwa umat Kristen tak dapat menggunakan kata tersebut karena pengertian umat muslim Malaysia (ataupun Indonesia) itu unik, maka logikanya mereka mengatakan bahwa umat muslim Arab mempunyai pengertian yang berbeda tentang Allah, dari pengertian mereka, sebab umat muslim Arab tersebut menggunakan kata Allah, namun memperbolehkan umat Kristen di sana juga untuk menggunakan kata yang sama. Akibatnya pandangan ini menjadi tidak masuk akal, karena selanjutnya

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->