Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
318Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
momen inersia

momen inersia

Ratings:

0.0

(2)
|Views: 16,022 |Likes:
Published by bat.laugh

More info:

Published by: bat.laugh on Oct 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2014

pdf

text

original

 
BAB I
PENDAHULUAN
1.1LATAR BELAKANG
Momen inersia adalah besaran yang analog dengan massa yang dikenal padagerak rotasi. Momen inersia (I) dari sebuah partikel bermassa m dapat didefinisikansebagai hasil kali massa massa partikel dengan kuadrat jarak partikel pada atau darititik poros yang biasa ditulis dengan
 I = m.r 
2
Sebuah benda tegar tersusun atas banyak partikel terpisah yang mempunyaimassa masing-masing m
1
, m
2
, m
3
, … . Untuk menentukan momen inersia dari benda-benda seperti ini terhadap suatu poros tertentu maka mula-mula massamasing-masing partikel harus dikalikan dulu dengan jarak dari porosnya (r 
1
,
2
,
3
,…) kemudian menjumlahkannya.
1.2TUJUAN PERCOBAAN
Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mencoba mengenalkan danmenerapkan hukum II Newton pada gerak rotasi serta untuk menentukan momeninersia sistem suatu benda berwujud roda sepeda.
1.3PERMASALAHAN
Permasalahan yang muncul pada percobaan momen inersia ini adalahsulitnya menentukan besarnya momen inersia benda yang tidak pejal dan bagaimanacaranya menentukan besarnya momen inersia suatu sistem yang berwujud rodasepeda. Dalam percobaan ini muncul permasalahan yaitu bagaimana menentukanmomen inersia untuk as roda, roda dengan satu beban dan roda dengan dua beban.
1.4SISTEMATIKA LAPORAN
Laporan ini terdiri dari lima bab secara garis besar dan berisi tentang percobaan penentuan nilai momen inersia, untuk lebih jelasnya maka susunanlaporan adalah sebagai berikut. Bab I Pendahuluan yang di dalamnya berisi tentanglatar belakang, tujuan percobaan, permasalahan, sistematika laporan praktikum. BabII Dasar Teori merupakan penjelasan dan ulasan singkat tentang teori dasar yangmendasari kegiatan percobaan yang dilakukan. Bab III Cara Kerja dan Peralatan,dalam bab ini menerangkan tentang tata urutan kerja yang dilakukan dalam
 
melaksanakan kegiatan praktikum serta pengenalan peralatan yang diperlukan dalammelakukan praktikum. Bab IV Analisa Data dan Pembahasan, dalam praktikumtentunya kita akan memperoleh data-data sehingga perlu adanya penganalisaan lebihlanjut karena tidak sempurnanya alat ukur, ketidaktepatan cara mengukur, tidak sempurnanya alat indera dan lain-lain. Dengan memperhitungkan ralat-ralat dari datayang diperoleh dalam melakukan praktikum agar mendapatkan data yangmempunyai ketelitian yang sesuai. Bab V Kesimpulan, memberikan kesimpulan darikegiatan praktikum yang dilakukan.
BAB II
2
 
DASAR TEORI
Momen inersia adalah kelembaman suatu benda yang berotasi yangdirotasikan terhadap sumbu tertentu. Momen Inersia (I) adalah suatu besaran yangmemperlihatkan tentang usaha suatu sistem benda untuk menentang gerak rotasinya.Besaran ini dimiliki oleh semua sistem benda (khususnya padat) apapun bentuknya(bulat, persegi, segitiga, dll). Oleh karena itu momen inersia didefinisikan sebagaikecenderungan suatu sistem benda untuk berputar terus atau diam sebagai reaksiterhadap gaya torsi dari luar.Pada dasarnya menentukan momen inersia benda berwujud tertentu sepertisilinder pejal, bola dsb cenderung lebih mudah dibandingkan jika kita harusmenentukan besar momen inersia untuk bentuk benda yang tidak beraturan dengandistribusi massa yang tidak sama.Gambar 2.1Pada gambar di atas terlihat bila seutas tali tanpa massa dililitkan padasilinder yng dapat berputar bebas pada sumbu mendatar melalui porosnya. Salah satuujungnya diikatkan pada silinder dan ujung yang lain digantungi beban. Kemudiantali dilepaskan maka beban akan turun dengan percepatan a sehingga berlaku hukumII Newton.Silinder berjari-jari r akan berotasi dengan percepatan sudut konstan karenaadanya gaya yang bekerja pada tepian silinder. Dengan demikian momen putar terhadap silinder besarnya adalah
τ
= T.r 
Apabila momen inersia silinder I dansilinder dipercepat dengan percepatan anguler maka beban m akan turun dengan percepatan linier sebesar 
a = 
α
 .r 
dan momen putar terhadap silinder besarnya adalah
τ
α
 .I 
Untuk turun selama t detik, jarak yang ditempuh beban adalah
h = ½.a t 
2
 Secara matematis gambar di atas dapat diketahui momen inersianya sebagai berikut : 
α=τ
.I
 
am F 
 y
.
=Σ
 
a.I
=τ
 
a.mTg.m
=
 
a.I
τ=
 
)ag.(mT
=
3m 

Activity (318)

You've already reviewed this. Edit your review.
FahRy liked this
Mutia Nur Hayyu liked this
aziz1405 liked this
Rachmat Adi liked this
Erwin Arie liked this
Dani Efterpi liked this
Refnita Virgo liked this
Sri Dwi Aryani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->