Persatuan Sunni-Syiah: Nasihat Ahmad Deedat untuk kaum Muslimin
Aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk. Dengan Nama Allah Maha PengasihMaha Penyayang. Al-Quran yang suci menyebutkan: "
Dan jika kamu berpaling (dari Islamdan ketaatan kepada Allah), Dia akan menggantikan kamu dengan kaum yang lain, danmereka tidak akan seperti kamu
(QS. Muhammad : 38)".Bapak Pemimpin dan saudara-saudara, ketika kita melihat dengan ragu keajaiban darisebuah negara yang terlahir kembali. Keputusan Allah yang tidak dapat ditawar telahmenemukan buktinya dalam kebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa yangdisebutkan dalam ayat yang saya baca kepada Anda dari surah Muhammad. Bagian akhirdari ayat tersebut mengingatkan kita dan memperingatkan kita bahwa jika kalianberbalik dari kewajiban dan tanggung jawab, maka Dia akan menggantikan kaliandengan kaum/bangsa yang lain.
[Kekuasaan digilir untuk setiap bangsa]
Pribahasa Urdu menggunakan kalimat indah ini ketika menggambarkan beberapamusibah yang terjadi di sebuah komunitas ketika berbicara tentang sebuah negara yangdapat menggantikan mereka. Sebenarnya ini adalah bahasa Quran. Dan ini benar-benarterjadi melalui sejarah yang berulang. Pertama, Allah SWT memilih Yahudi Bani Israilsebagaimana yang Ia katakan dalam Quran Suci: "
Wahai Bani Israil, ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu dari semua umat yang lain di alam ini
(QS. Al-Baqarah : 47)".Dengan kemuliaan itu seharusnya mereka menjadi pembawa obor pengetahuan Tuhanuntuk dunia. Ini merupakan kehormatan, ini merupakan hak istimewa dan ini merupakanyang pertama bagi kaum Yahudi. Tapi karena mereka tidak mematuhi kewajiban,seorang Yahudi di antara Yahudi pengikut Nabi Isa AS sebagaimana direkam di kitabKristiani mengatakan kepada mereka: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwaKerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yangakan menghasilkan buah Kerajaan itu.” (Bibel, Mattius 21: 43). Dan bangsa itu, yangakan bangkit adalah umat Islam. Hal itu diambil dari bangsa Yahudi dan diberikankepada umat Islam.Umat Islam kemudian, di antara mereka yang pertamanya adalah bangsa Arab, yangdiberikan oleh Allah hak istimewa sebagai pembawa obor cahaya dan pengetahuanuntuk dunia, namun karena mereka bersantai dan gagal membawa hasil, Allahmengganti mereka dengan bangsa lain. Dalam sejarah, kita mengingat orang Turki danMongol menghancurkan kerajaan Islam dan ketika mereka menerima Islam, merekamenjadi pembawa obor cahaya dan pengetahuan bagi dunia.Sebagaimana Iqbal menggambarkan situasi ini dengan indah, “Wahai kalian orangMuslim, kalian tidak akan binasa jika Iran atau Arab binasa, bahwa kekuatan anggurtidak bergantung kemurnian botolnya. Botolnya adalah bangsa kita. Batasan kita dankekuatan Islam tidak bergantung pada batasan geografi atau bangsa.”Inilah yang Allah kehendaki lagi, Dia memilih Yahudi lalu memilih Arab dan ketika merekamenjadi lemah, Dia memilih Turki dan ketika mereka menjadi lemah bangsa lain… danseterusnya merupakan proses berlanjut. Jika kalian tidak mengerjakan kewajiban, Allah SWT akan memilih bangsa lain yang ingin.Di dunia saat ini ada ratusan juta lebih umat Muslim. Miliaran kalau kita ingin bangga! 90persen dari satu miliar merupakan Sunni. Kita telah berhenti memberikan kebaikan maka
Leave a Comment