ceremonies involving government and nations and their representatives”
(seperangkataturan tentang perilaku dalam tata kehidupan resmi dalam upacara yang melibatkanpemerintah dan negara serta wakil-wakilnya)
•
Protokole est le code de la politiesse internationale
(Protokol adalah suatu pedoman tata cara internasional)Pengertian Protokol kemudian berkembang sehingga dapat diartikan sebagai tata carauntuk menyelenggarakan suatu acara agar berjalan tertib, khidmat, rapi, lancar, danteratur serta memperhatikan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku, baik secaranasional, maupun internasional.
•
MENURUT Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 1987 :“Serangkaian Aturan Dalam
Acara Kenegaraan
Atau
Acara Resmi
Yang MeliputiAturan Mengenai
Tata Tempat
,
Tata Upacara
Dan
Tata Penghormatan
, SehubunganDengan Penghormatan Kepada
Seseorang
Sesuai Dengan Jabatan Dan/AtauKedudukannya Dalam Negara, Pemerintahan Atau Masyarakat”
C.
KEPROTOKOLAN DI INDONESIA
1)
Keprotokolan adalah norma-norma atau aturan-aturan ataukebiasaan-kebiasaan yang dianut atau diyakini dalam kehidupan bernegara,berbangsa, berpemerintahan dan bermasyarakat.
2.
Metode keprotokolan di indonesia adalah undang-undangprotokol yaitu peraturan perundang-undangan dibidang “domain” keprotokolandan yang berkaitan “related” dengan keprotokolan.
•
DOMAIN KEPROTOKOLAN
–
UU NO. 8 TH 1987 Tentang Protokol
–
PP NO. 62 TH 1990 Tentang Ketentuan Keprotokolan Mengenai TataTempat, Tata Upacara Dan Tata Penghormatan.
•
Related Keprotokolan
–
UU NO. 43 TAHUN 1999 (Tentang Pokok-pokok Kepegawaian)
–
UU NO. 22 TAHUN 2003 (Tentang Pemerintah Daerah)
–
UU NO. 32 TAHUN 2004 (Tentang Pemerintahan Daerah)
–
PP NO. 40 (Tentang Bendera Kebangsaan RI)43 (Tentang Penggunaan Lambang Negara RI),44 (Tentang Lagu Kebangsaan Indonesia Raya) TAHUN 1958
–
PP NO. 21 Tahun 1975 (Tentang Sumpah/ Janji Pegawai Negeri Sipil)
2