Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
160Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
INFEKSI NOSOKOMIAL rumah sakit

INFEKSI NOSOKOMIAL rumah sakit

Ratings: (0)|Views: 19,109|Likes:
Published by HASTOMO

More info:

Published by: HASTOMO on Oct 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
INFEKSI NOSOKOMIAL
MANAGEMEN RUMAH SAKITDIV EPIDEMIOLOGIDosen Haryono SKM.MkesDisusun oleh :
HASTOMO
DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAPOLITEKNIK KESEHATAN YOGYAKARTAJURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN2009
 
BAB IPENDAHULUAN
I.1 DefinisiInfeksi adalah adanya suatu organisme pada jaringan atau cairan tubuhyang disertai suatu gejala klinis baik lokal maupun sistemik. Infeksi yangmuncul selama seseorang tersebut dirawat di rumah sakit dan mulaimenunjukkan suatu gejala selama seseorang itu dirawat atau setelah selesaidirawat disebut infeksi nosokomial. Secara umum, pasien yang masuk rumahsakit dan menunjukkan tanda infeksi yang kurang dari 72 jam menunjukkan bahwa masa inkubasi penyakit telah terjadi sebelum pasien masuk rumahsakit, dan infeksi yang baru menunjukkan gejala setelah 72 jam pasien beradadirumah sakit baru disebut infeksi nosokomialInfeksi nosokomial ini dapat berasal dari dalam tubuh penderitamaupun luar tubuh. Infeksi endogen disebabkan oleh mikroorganisme yangsemula memang sudah ada didalam tubuh dan berpindah ke tempat baru yangkita sebut dengan self infection atau auto infection, sementara infeksi eksogen(
cross infection
) disebabkan oleh mikroorganisme yang berasal dari rumahsakit dan dari satu pasien ke pasien lainnya.I.2 Rumah SakitRumah sakit merupakan suatu tempat dimana orang yang sakit dirawatdan ditempatkan dalam jarak yang sangat dekat. Di tempat ini pasienmendapatkan terapi dan perawatan untuk dapat sembuh. Tetapi, rumah sakitselain untuk mencari kesembuhan, juga merupakan depot bagi berbagaimacam penyakit yang berasal dari penderita maupun dari pengunjung yang berstatus karier. Kuman penyakit ini dapat hidup dan berkembang dilingkungan rumah sakit, seperti; udara, air, lantai, makanan dan benda-bendamedis maupun non medis. Terjadinya infeksi nosokomial akan menimbulkan banyak kerugian, antara lain :
lama hari perawatan bertambah panjang
penderitaan bertambah
 biaya meningkatDari hasil studi deskriptif Suwarni, A di semua rumah sakit diYogyakarta tahun 1999 menunjukkan bahwa proporsi kejadian infeksinosokomial berkisar antara 0,0% hingga 12,06%, dengan rata-rata keseluruhan4,26%. Untuk rerata lama perawatan berkisar antara 4,3 – 11,2 hari, denganrata-rata keseluruhan 6,7 hari. Setelah diteliti lebih lanjut maka didapatkan
 
 bahwa angka kuman lantai ruang perawatan mempunyai hubungan bermaknadengan infeksi nosokomial.Selama 10-20 tahun belakang ini telah banyak perkembangan yangtelah dibuat untuk mencari masalah utama terhadap meningkatnya angkakejadian infeksi nosokomial di banyak negara, dan dibeberapa negara,kondisinya justru sangat memprihatinkan. Keadaan ini justru memperlamawaktu perawatan dan perubahan pengobatan dengan obat-obatan mahal, serta penggunaan jasa di luar rumah sakit. Karena itulah, dinegara-negara miskindan berkembang, pencegahan infeksi nosokomial lebih diutamakan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan pasien dirumah sakit dan fasilitaskesehatan lainnya.Di beberapa bagian, terutama di bagian penyakit dalam dalam, terdapat banyak prosedur dan tindakan yang dilakukan baik untuk membantu diagnosamaupun memonitor perjalanan penyakit dan terapi yang dapat menyebabkan pasien cukup rentan terkena infeksi nosokomial. Pasien dengan umur tua, berbaring lama, atau beberapa tindakan seperti prosedur diagnostik invasif,infus yang lama dan kateter urin yang lama, atau pasien dengan penyakittertentu yaitu penyakit yang memerlukan kemoterapi, dengan penyakit yangsangat parah, penyakit keganasan, diabetes, anemia, penyakit autoimun dan penggunaan imuno supresan atau steroid didapatkan bahwa resiko terkenainfeksi lebih besar.Sumber penularan dan cara penularan terutama melalui tangan dan dari petugas kesehatan maupun personil kesehatan lainnya, jarum injeksi, kateter iv, kateter urin, kasa pembalut atau perban, dan cara yang keliru dalammenangani luka. Infeksi nosokomial ini pun tidak hanya mengenai pasien saja,tetapi juga dapat mengenai seluruh personil rumah sakit yang berhubunganlangsung dengan pasien maupun penunggu dan para pengunjung pasien.I.3 EpidemiologiInfeksi nosokomial banyak terjadi di seluruh dunia dengan kejadianterbanyak di negara miskin dan negara yang sedang berkembang karena penyakit-penyakit infeksi masih menjadi penyebab utama. Suatu penelitianyang yang dilakukan oleh WHO menunjukkan bahwa sekitar 8,7% dari 55rumah sakit dari 14 negara yang berasal dari Eropa, Timur Tengah, AsiaTenggara dan Pasifik tetap menunjukkan adanya infeksi nosokomial denganAsia Tenggara sebanyak 10,0%. 3 Walaupun ilmu pengetahuan dan penelitiantentang mikrobiologi meningkat pesat pada 3 dekade terakhir dan sedikit demisedikit resiko infeksi dapat dicegah, tetapi semakin meningkatnya pasien- pasien dengan penyakit immunocompromised, bakteri yang resisten antibiotik,super infeksi virus dan jamur, dan prosedur invasif, masih menyebabkaninfeksi nosokomial menimbulkan kematian sebanyak 88.000 kasus setiap

Activity (160)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nasri Risma liked this
Iel Rizqi liked this
Ichann Mukhtar liked this
Rangga Munggaran liked this
Feri Nisa F liked this
Zuhriyah Yayah liked this
Elvina Sinurat liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->