atas, melainkan juga sesuatu yang secara taksadar tunduk sepenuhnya kepadaundang-undang Allah, yang kita saksikan pada alam semesta.
Pertama
, misi ajaran Islam sebagai pembawa rahmat dapat dilihat dari peran yang dimainkan Islam dalam menangani berbagai problematika agama,sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, kebudayaan, dan sebagainya.Dari sejak kelahirannya lima belas abad yang lalu Islam senantiasa hadir memberikan jawaban terhadap permasalahan di atas. Islam sebagaimanadikatakan H.A.R. Gibb bukan semata-mata ajaran tentang keyakinan saja,melainkan sebagia sebuah sistem kehidupan yang multi dimensial.Dalam bidang sosial, keadaan masyarakat terbagi-bagi kedalam sosialatau kasta yang dibedakan berdasarkan suku bangsa, bahasa, warna kulit,harta benda, jenis kelamin, dan lain sebagainya. Dengan sistem kelas yangdemikian, maka tidak akan terjadi mobilitas vertikal yang didasarkan pada pretasinya masing-masing.Selanjutnya dalam bidang ekonomi, ditandai oleh praktik mendapatkan uang dengan menghalalkan segala cara, seperti dengan praktik riba, mengurangi timbangan, menipu, monopoli, kapitalisme, dan sebagainya.Keadaan yang demikian itu pada gilirannya membawa mereka yang kayasemakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Persaingan yang tidak sehatterjadi diantara mereka. Manusia telah menjadi budah dari harta benda.Selanjutnya dalam bidang pendidikan, ditandai oleh keadaana di mana pendidikan atau ilmu pengetahuan hanya milik kaum elit. Rakyat dibiarkan bodoh sehingga dengan mudah dapat disesatkan akidahnya dan selanjutnyadengan mudah dapat diperbudak.Dalam pada itu pada masa kedatangan Islam di bidang kebudayaanditandai oleh keadaan masyarakat yang semata-mata mengikuti hawa nafsusyahwat dan nafsu duniawi. mereka gemar melakukan mabuk-mabukan,foya,foya, berzina, berjudi, dan sebagainya. Mereka tenggelam dalam dosa-dosa maksiat.Dari sejak kelahirannya Islam sudah memiliki komitmen dan responyang tinggi untuk ikut terlibat dalam memecahkan berbagai masalah tersebutdi atas. Islam bukan hanya mengurusi sosial ibadah dan seluk beluk yang