Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
74Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Auditor Internal

Auditor Internal

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 6,933 |Likes:
Published by MUSTOFA ABDUL BASIR
INTERNAL AUDITOR
INTERNAL AUDITOR

More info:

Published by: MUSTOFA ABDUL BASIR on Oct 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2013

pdf

text

original

 
 DERMAWAN SUGIARTO C1C003105
Says:
http://praptapa.unsoed.net/?p=85Tugas IIResumePENERAPAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA DAN PENGAWASAN YANGBAIK DARI RENCANA INDUK REHABILITASI DAN REKONSTRUKSIWILAYAH ACEH DAN NIAS PASCA BENCANA TSUNAMIUntuk menjamin keberhasilan pencapaian tujuan atau sasaran rencana induk rehabilitasidan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut (R3WANS) serta untuk mencegahterjadinya korupsi dan penyimpangan lainnya, perlu diterapkan prinsip-prinsip tata-kelolayang baik (good governance) dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi.Keseluruhan langkah strategis dan kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan prinsip- prinsip tata-kelola yang baik dengan 4 (empat) prinsip utama, yaitu transparansi, partisipasi, akuntabilitas dan penegakan hukum (rule of law, law enforcement).Penerapan ke 4 (empat) prinsip utama tersebut harus sejalan dengan dengan prinsip tatakelola yang baik lainnya yaitu amanah (kejujuran, tanggap/responsiveness, dankeabsahan/legalitas), jaminan keadilan (fairness), berorientasi kesepakatan (concensusorientation), responsif (tanggap), efektif dan efisien (berhasil guna dan berdaya guna).Semua prinsip dan langkah strategis selain ditegakkan untuk program rehabilitasi danrekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut juga dipertimbangkan kegunaannya sebagailandasan kerangka etika pemerintahan umum di wilayah yang bersangkutan.Mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Acehdan Nias-Sumut, pedoman ini hanya mengatur pelaksanaan pengawasan oleh AparatPengawasan Internal Pemerintah (APIP) termasuk satuan pengawas internal atau unitaudit internal, pada badan rehabilitasi dan rekonstruksi, dan mendorong pengawasan olehmasyarakat dan stakeholders. Sedangkan pengawasan/pemeriksaan oleh BadanPemeriksa Keuangan (BPK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), DPR, DPRDPropinsi/Kabupaten/Kota dan Dewan Pengawas (oversight committe) terhadap pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut dilakukan sesuaidengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga perlu diupayakan adanyakoordinasi dan kerjasama yang baik.Penetapan kebijakan dalam rangka mencapai tujuan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayahAceh dan Nias-Sumut, sekurang-kurangnya memenuhi hal-hal sebagai berikut:a. Terdapat ruang untuk partisipasi dan konsultasi publik. b. Terukur, transparan dan dapat diterima oleh publik.c. Dibuat secara tertulis dan dikomunikasikan kepada publik.d. Menjadi acuan bagi pencapaian tujuan, program dan target.e. Konsisten dengan tujuan organisasi dan dengan pola pemecahan masalah baku yang berlaku dalam organisasif. Perlu dievaluasi secara berkalaBeberapa kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut antara lainmencakup:1). Pengadaan Barang/Jasa.2). Pengelolaan Keuangan.3). Pengelolaan Barang Bantuan
 
Pencatatan tentang keuangan, pelaksanaan kegiatan dan pengelolaan baranginventaris/persediaan/bantuan, harus mencerminkan kegiatan yang benar-benar terjadidan merekam data atau informasi yang relevan secara cukup. Keberhasilan pencatatanterlihat dari indikator sbb:· Dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi organisasi· Prosedur dan manualnya disusun dengan baik dan cermat· Sistem pencatatan didukung dengan kebijakan yang jelas dan memadai· Menggunakan dokumen sumber, formulir, tabulasi, daftar statistik dan buku-buku yangmemadai· Lengkap dan informatif · Mentaati sistem dan prosedur kerja yang telah ditetapkan· Dilaksanakan dengan akurat dan tepat waktu· Sederhana, konsisten, runtut/harmonis dan terintegrasi· Terpisah dari fungsi penguasaaan dan penyimpanan· Dilakukan review secara berkalaSatuan Pengawasan Internal atau unit pengawasan pada badan rehabilitasi danrekonstruksi mempunyai kedudukan yang independen. Dengan keberadaan SatuanPengawasan Internal, tidaklah menghilangkan kewajiban setiap pejabat di lingkunganBadan Pelaksana untuk melakukan supervisi. Satuan Pengawasan Internal melaksanakantugas kepengawasan sebagai berikut:· Menilai rencana kegiatan Badan Pelaksana.· Mengawasi pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut.· Menilai Laporan Berkala dan Laporan Pertanggungjawaban badan pelaksana.· Memfasilitasi dan berkoordinasi dengan APIP.Memberikan rekomendasi untuk perbaikanMengingat banyaknya Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) yang berpotensiuntuk melaksanakan pengawasan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksiwilayah Aceh dan Nias-Sumut diharapkan terciptanya sistim koordinasi pengawasan,sehingga dapat dihindarinya audit yang tumpang tindih. Untuk itu, harus dilakukan pertemuan secara berkala antar APIP melalui forum koordinasi baik pada tahap perencanaan pengawasan, pelaksanaan, pelaporan dan tindak lanjut hasil pengawasan.Dalam rangka membantu kelancaran pelaksanaan audit dan tindak lanjutnya, makaseluruh jajaran Badan Pelaksana hendaknya mengetahui dan berpartispasi aktif dalam beberapa tahap/proses kegiatan pengawasan sebagai berikut berikut:1. Pelaksanaan AuditRuang lingkup audit terhadap program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut pada dasarnya dilakukan terhadap semua aspek manajemen yang mencakupaspek keuangan, proses pelaksanaan kegiatan dan hasilnya (output, pemanfaatan outputdan dampaknya).2. Pelaksanaan Tindak LanjutPelaksanaan tindak lanjut hasil pengawasan/audit oleh Badan Pelaksana, pembinakepegawaian instansi/lembaga terkait, dan/atau aparat penegak hukum, pada satu sisimerupakan indikator responsifnya terhadap hasil audit, dan pada sisi lain juga merupakanindikator berhasilnya misi audit oleh APIP. Hasil audit tidak akan bermanfaat bagi peningkatan kinerja rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut apabilatidak dilaksanakan tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan APIP dalamLaporan Hasil Audit. Untuk itu, pemerintah perlu menekankan kepada pihak-pihak 
 
terkait untuk secara konsisten dan transparan menindaklanjuti hasil pengawasan/audit.3. Pemantauan dan Evaluasi atas Pelaksanaan Tindak LanjutUntuk menjamin dilaksanakannya tindak lanjut tersebut, maka Satuan Pengawas Internal perlu melakukan pemantauan atas pelaksanaan tindak lanjut oleh unit pelaksana terkait dilingkungan Badan Pelaksana.Pedoman penerapan tata-kelola yang baik (good governance) dalam pelaksanaanrehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut ini agar dilaksanakan secarakonsisten oleh Badan Pelaksana dan oleh instansi/lembaga lain yang terkait dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut yangdikoordinasikan oleh Badan Pelaksana. Mengingat kondisi daerah bencana alam (Acehdan Nias) dalam keadaan tidak normal seperti daerah lainnya yang tidak mengalami bencana, maka apabila terdapat peraturan perundang-undangan yang terkait dengan pelaksanaan program/kegiatan (seperti pengadaan barang dan jasa: satuan harga, proses pelelangan dan penunjukan langsung, kualifikasi dan domisili penyedia barang dan jasa, perpajakan/bea-cukai, dan sebagainya) yang tidak dapat sepenuhnya diberlakukan didaerah bencana tersebut (Aceh dan Nias), maka Badan Pelaksana dapat mengusulkankepada pemerintah untuk memberikan dispensasi secara legal.Pedoman ini dapat disempurnakan dan atau dijabarkan lebih rinci sesuai dengankebutuhan dan perkembangan di lapangan sepanjang bertujuan untuk menjamintercapainya tujuan dan sasaran/target program rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Acehdan Nias-Sumut. Penyempurnaan tersebut termasuk juga penyusunan prosedur kerja danformat yang diperlukan sesuai kebutuhan.Diharapkan penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelaksanaan rehabilitasidan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias-Sumut tidak hanya untuk keberhasilan program/kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh dan Nias- Sumut, tetapi juga dapat turut mendorong atau memberikan kontribusi bagi: 1) penerapan prinsip- prinsip atau nilai-nilai good governance dalam penanggulangan bencana alam di wilayahlainnya (antisipasi terhadap penanggulangan bencana alam yang mungkin terjadi diwilayah lain); dan 2) penerapan prinsip-prinsip good governance di lingkunganPemerintah Propinsi, Kabupaten dan Kota di NAD dan Sumatera Utara pada khususnya,serta lingkungan pemerintahan pada umumnya.Sumber : RENCANA INDUK REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI WILAYAHACEH DAN NIAS, SUMATERA UTARA, BUKU X: PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP TATA KELOLA YANG BAIK DAN PENGAWASAN, APRIL 2005
1.
Gardha Mahesaba C1C003031
Says:
FUNGSI AUDIT FRAUD DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DANGOOD CORPORATE GOVERNANCE PADA SEKTOR PUBLIK DAN SWASTATuntutan terhadap terwujudnya good governance pada setiap sektor, baik publik maupunswasta kini semakin gencar. Hal ini mengingat bahwa terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan di negeri ini ternyata salah satunya disebabkan oleh buruknya pengelolaan (bad governance) pada sebagian besar pelaku ekonomi baik sektor publik maupun swasta di Indonesia. Salah satu bukti yang menunujukan buruknya pengelolaan perusahaan antara lain tercermin dari tidak adanya upaya antisipasi manajemen terhadapaktifitas keuanganya. Di sisi lain ternyata sebagian besar utang luar negeri yang dimilikioleh perusahaan swasta merupakan utang jangka pendek yang digunakan untuk membiayai proyek-proyek investasi jangka panjang.

Activity (74)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ayu Mella liked this
Usra Mood liked this
boedoetae liked this
Ismania Avisha liked this
Ismania Avisha liked this
Janti Undari liked this
Frans Ferdinand liked this
Janti Undari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->