Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Batubara Kaltim 02. Pengusaha Kaltim "Mati Dilumbung Padi'

Batubara Kaltim 02. Pengusaha Kaltim "Mati Dilumbung Padi'

Ratings: (0)|Views: 603 |Likes:
Published by setia wirawan

More info:

Categories:Business/Law, Finance
Published by: setia wirawan on Oct 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2010

pdf

text

original

 
Mendulang ‘Emas Hitam’ di Bumi Etam (2)
Pengusaha Batubara Kaltim‘Mati Dilumbung Padi’
Melakukan usaha penambangan batubara bukanlah pekerjaan mudah.Tetapi hasilnya memang sangat menggiurkan. Barang kali karena banyak  para pengusaha yang berorentasi pada hasil bukan pada proses makacukup banyak pengusaha yang beralih profesi ke usaha penambanganbatubara. Akibatnya bukan untung yang diraih, tapi tumpukan hutang dantumpukan masalah yang di dapat. Di Kaltim kondisi usaha penambanganbatubara untuk skala non PKP2B (dibawah 5000 Ha) sedang dilanda sakit yang sedang ngetrend saat ini, yakni ‘Flu Babi’ (panas dingin menunggu pulihnya kondisi market batubara), kenapa? 
Belum genap satu tahun belakangan ini, kita menyaksikan kondisi bisnisbatubara di Kaltim (diluar PKP2B) mengalami kondisi yang sangatmemprihatinkan. Pengurangan karyawan, pengurangan produksi danmeningkatnya sengketa tambang yang sampai ke kepolisian dan kepengadilan merupakan sinyal kuat bahwa bisnis batubara di Kaltimdiambang ‘kehancuran’. Tumpukan batubara di stocfile dalam jumlah besarmerupakan pemandangan yang kini umum dijumpai bila kita melakukankunjungan ke sejumlah perusahaan tambang. Padahal, setahun sebelumnyapara pemilik konsesi (KP Owner) atau mitra kerjanya sangat kerepotanmemenuhi target produksi yang terus meningkat, menyusul daya serappasar saat itu yang memang lagi booming. Fenomena diatas sangat kontrasdengan kondisi perusahaan-perusahaan besar yang merupakan pemain lamadi bisnis batubara.Keluhan bernada sumbang yang diikuti dengan kebijakan rasionalisasikaryawan, penurunan produksi dan penghentian rencana pengembanganbisnis nampaknya tidak berlaku dilingkungan perusahaan penambanganbatubata berskala besar (PKP2B). Sebaliknya, perusahaan-perusahaantambang batubara yang masuk katagori the big five, berlomba melakukanpeningkatan produksi, yang secara langsung akan berdampak padameningkatnya kinerja perusahaan.
 
Peningkatan kinerja perusahaan pastinya akan bermuara pada tingginyakepercayaan masyarakat pada perusahaan. Ini sangat berguna di bursasaham. Setidaknya kepercayaan masyarakat (investor) akan memudahkanperusahaan untuk melakukan ekpansi usaha melalui dana masyarakat yangdidapat dari penjualan saham.Saat ini, posisi puncak kapitalisasi pasar masih dikuasai saham PT BumiResources Tbk (BUMI), produsen batu bara nomor satu di Indonesia. Nilaikapitalisasi BUMI, pada periode Juni (2009), mencapai Rp 158,1 triliun atausekitar 8,5% dari kapitalisasi bursa sebesar Rp 1.832,6 triliun (Inilah. Com).Saham Telkom yang selama ini menjadi ‘Raja’ harus rela berada dibawahBUMI, dengan nilai kapitalisasi Rp 151,1 triliun atau sekitar 8,2% darikapitalisasi bursa. Meningkatnya nilai kapitalisasi saham PT BUMI tentu taklepas dari kinerja perusahaan-perusahaan yang berada dibawahnya, sepertiKaltim Prima Coal (KPC) yang terus meningkat dan memberikan devidenyang maksimal bagi para pemegang sahamnya. Bahkan untuk tahun ini, PTKPC akan melakukan peningkatan produksi cukup signifikan.Kondisi serupa terjadi pada Adaro (Kalsel), produser bataubara terbesarkedua setelah PT BUMI TBK, upaya keras operator tambang PT Adaromelakukan penambangan terintegrasi dalam meningkatkan kapasitasproduksi setiap tahunnya berimbas positif. Setidaknya, kalangan pelakupasar saham menilai Adaro dengan produksi pertahunnya mencapai 36 jutaton dengan cadangan batubara terukur 928 juta ton, merupakan perusahaanyang menguntungkan untuk investasi dalam bentuk saham.PT Adaro Indonesia Tbk pada 2009 akan membangun sistem conveyor batubara sepanjang 68 kilometer senilai Rp 3,7 triliun. Conveyor tersebut akanmenghubungkan lahan tambang Tutupan, Kabupaten Tabalong,Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan Sungai Barito di Kelanis,Kalimantan Tengah.Kapasitas angkut conveyor tersebut mencapai 40 juta ton batu bara pertahun. Pembangunan conveyor mulai dilaksanakan 2009 dan beroperasi2011. Secara keseluruhan pembangunan conveyor dan pembangkit listriktersebut akan menelan dana US$ 500 juta atau Rp 4,6 triliun. Sebanyak US$150 juta atau Rp 1,38 triliun merupakan dana internal perseroan, sisanyapinjaman perbankan. Tahun ini Adaro menargetkan produksi batu baramencapai 38 juta ton. Tahun depan, perusahaan ini menargetkan produksi45 juta ton. Batu bara yang diproduksi Adaro berjenis kalori subbituminousberkisar 4.700 kcal per kg–6.500 kcal per kilogram (Inilah.com).Table Produksi Batubara Nasional
 
Data Produksi Terakhir Coal
2003 112,667,588.242004 129,156,475.792005 151,840,294.712006 179,535,722.732007 178,790,755.682008 188,716,869.002009 (Mei) 61,737,035.66
Grafik dan table diatas jelas mengindikasikan produksi batubara Indonesiasetiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. Hal yang samatentu terjadi pada produksi batubara di Kaltim yang merupakan contributorutama pada produksi batubara nasional. Dari data-data kuantitatif tersebutmembuktikan penurunan produksi sebagai sebuah konsekwensi logis darimelemahnya daya serap pasar baik domistik maupun mancanegarasebenarnya tidak secara signifikan terjadi.Sungguh ironis, secara nasional kondisi bisnis batubara terus membaik yangditandai dengan makin menguatnya harga batubara di pasar internasionalyang secara parallel terus mendongkrak kinerja emiten tambang. Danperusahaan-perusahaan penghasil batubara terbesar, seperti Adaro, KPC,

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
hands477 liked this
Hary Subyarto liked this
yuyugumilar liked this
ut4r82 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->