Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Berbahagialah Wahai Para Ibu

Berbahagialah Wahai Para Ibu

Ratings: (0)|Views: 1|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Mar 27, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2014

pdf

text

original

 
27/3/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Berbahagialah Wahai Para Ibuhttp://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/03/27/berbahagialah-wahai-para-ibu/1/2
Berbahagialah Wahai Para Ibu
March 27th, 2014 by MHTI
Berbahagialah para ibu dalam Islam karena Allahmengganjar mereka dengan kemuliaan.Diriwayatkan bahwa Jahimah As Salami mohonizin pada Rasulullah untuk berjihad. Rasulullahbertanya apakah ia masih memiliki ibu. Saatbeliau tahu ia meninggalkan seorang ibu bilapergi berjihad, beliau menyuruhnya kembaliseraya bersabda: ”Hendaklah engkau tetapberbakti kepadanya , karena surga ada di bawahtelapak kakinya.” (HR Thabrani, An Nasa’Idengan sanad dihasankan oleh Syaikh Al Albani).Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. Ia bertanya,” Wahai Rasulullah siapakahorang yang pertama kali harus aku hormati?” Rasulullah saw menjawab :“Ibumu.” Laki-laki itubertanya lagi:”Lalu siapa?” Rasulullah saw menjawab: “Ibumu.” Laki-laki itu bertanya lagi: “Lalusiapa?” Rasulullah saw menjawab :”Ibumu.” Sekali lagi laki-laki itu bertanya: “Lalu siapa?” BaruRasulullah saw menjawab : “Ayahmu.” (Muttafaq ‘alaih)Pahala yang begitu besar sampai dijadikan surga di bawah telapak kakinya, tentu hanyadiberikan karena besarnya amanah yang harus dipertanggungjawabkan ibu. Tidak hanyasekedar mengandung dan melahirkan, ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Ialah yang memiliki fungsi mendidik generasi calon pemimpin khairu ummah, umatterbaik yang dijanjikan Allah. Di belakang pahlawan besar kaum muslimin sepanjang sejarahkegemilangannya, ada para ibu yang tangguh.Lantas bagaimana dengan para ibu sekarang? Peranmu wahai Ibu, adalah harapan yangdidamba untuk melahirkan dari umat ini para pemimpin dan pejuang Islam yang akanmenghantarkan umat pada kebangkitannya. Berat, namun sepadan dengan pahala yangdijanjikan Allah.Maka kalau seorang ibu mengabaikan amanahnya, melalaikan pengasuhan dan pendidikananak-anaknya , memilih untuk menyibukkan diri mengejar karier dan materi semata, layakkah Allah menjadikan surga di bawah telapak kakinya? Layakkah Rasulullah saw menjadikannyaorang pertama yang harus dihormati oleh anak-anaknya, lebih dari penghormatan merekakepada sang ayah? (Arini)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->