• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
[ sun hodos - edisi 1 - april 2009 ]10
MENARIK untuk direnungkan. Apakah GKI Seroja dengan segala pesonanya memberikandamai dan sukacita dalam kehidupan kita? Redaksi mencoba menggali di mana titik tolak, dimana pengalaman-pengalaman yang paling menentukan dalam kehidupan bergereja.Kenangan apa yang patut dibanggakan dan menjadi contoh untuk ditumbuhkembangkansaat ini dan di masa mendatang.
Kaya Potensi dan Prestasi
Prestasi! Kata yang tepat dan mewakili saat mata tertuju ke barisan piala, plakat dan piagamyang tertata di atas lemari di lantai 1 GKI Seroja. Kalau anda dulu masih sempat membuka-buka album foto kenangan GKI Seroja, tersirat jelas ragam potensi jemaat yang dikaryakanmenghasilkan prestasi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti prestasi adalahhasil yang telah dicapai dari yang telah dilakukan, dikerjakan. Sedangkan potensi adalah ke-mampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan daya.Dari penelusuran hasil wawancara ke narasumber, semua mengakui kayanya potensi danprestasi jemaat di GKI Seroja. “Penting juga ya, prestasi di masa lalu dikenang dan kita bang-gakan. Namun bukan berarti kita hidup di masa lalu kan? Apalagi kalau prestasinya jelas- jelas positif,” tutur Penatua Purnama Sihombing, anggota Majelis Jemaat (MJ) GKI Seroja diseksi pengkhotbah. Menurutnya kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan selama ini sebenar-nya sudah baik dan menarik. Banyaknya piala dan tanda penghargaan lainnya di gerejaseharusnya bisa memacu dan terus dikembangkan. “Malah ada program GKI Seroja yangdicontoh oleh GKI Samanhudi. Yaitu pelatihan keterampilan agar jemaat bisa menciptakanlapangan pekerjaan. Saat itu dikoordinir oleh Pak Marison dan Pak Samuel. Selama ini kitamengeluh keterbatasan dana untuk berkegiatan. Tapi ketika digumuli dan diumumkan, tahu-tahu ada saja yang membantu. Misalnya sarana LCD Projector untuk mendukung kegiatandan ibadah. Begitu juga pergumulan saat renovasi gedung gereja. Apapun yang awalnya kitapesimis ternyata bisa terjadi dan berkembang,” ungkapnya.Hal senada juga diakui Pendeta Setiawati Sucipto M.Min, pengerja GKI Seroja. “Dulu kitamengenal gereja kita ini gereja pilar. Kita beribadah dibawah 6 pilar. Untuk membangungedung yang sekarang ini dibutuhkandana kurang lebih Rp. 300 juta. Padahalsebelumnya GKI Seroja masih berkutat di
permasalahan defsit keuangan. Tidak lama
kemudian kita membangun lagi pastori di jalan Puspa, Cengkareng Timur. Dari manasemua kemampuan itu? Kalau menggunakannalar manusia, rasanya tidak mungkin,”ungkap beliau.Kembali lagi pengalaman yang diceritakanPurnama Sihombing, yang Juni 2009 nantiakan mengakhiri tugasnya di MJ GKI Serojabersamaan juga pelayanannya di BadanPekerja Majelis Klasis (BPMK) GKI Klasis Jakarta Utara. Prestasi yang paling dikenangdan patut diteruskan adalah banyaknyapenghargaan di bidang seni dan olahragadari semua komisi. Begitu juga denganbanyaknya kelompok paduan suara di masalalu. “Tapi kok sekarang hanya paduan suara
Serafm dan Anugerah saja? Malah keang
-gotaannya ada yang ganda. Mengingat jumlah jemaat yang banyak dan faktor kesukaan jemaat bernyanyi, seharusnya bisa dilibat-kan dong? Dan keanggotaannya konsen.”harapnya. Begitu juga mengenai pengiringmusik di gereja. Dia mengakui keahlian jemaat muda dalam bermain musik. Saran-nya jemaat muda berani mencoba variasialat musik selain organ yang biasa Bapak B.EGultom dan Bapak A. Tambunan mainkandi kebaktian umum. Mengingat potensi danprestasi masa lalu itu, ia yakin GKI Serojabisa semakin besar, berprestasi dan berpe-ngaruh. “Dikaitkan konteks kita di tengah-tengah masyarakat berikut pergumulannyaternyata kita mampu bertahan malah ber-buat lebih. Mudah-mudahan menjadi saranaperjumpaan kita dengan Tuhan.” tambahPenatua Purnama Sihombing.
SOROTAN
Sejarah
Bukan Sekadar 
 Momen ulang tahun adalah alasan untuk meninjau kembali sejarah. Sejenak kita menolehke belakang untuk mendapat gambaran mengenai GKI Seroja, khususnya mengenai potensidan prestasi yang telah terjadi dalam kurun waktu 36 tahun. Ada banyak rupa-rupa hal yang diwariskan. Bukan sekadar harta benda, tetapi ada yang jauh lebih berharga, yaitu pondasidan semangat. Kita bangga kalau semangat dan pondasi yang diletakkan itu kokoh sehingga generasi penerus bisa membangun sesuatu yang berguna di atasnya.
POTENSI & PRESTASI
Album Kenangan
      s        h        /        d      a       t
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...