[ sun hodos - edisi 1 - april 2009 ]8
”DALAM arti melibatkan sebanyak mungkinorang, sebanyak mungkin komisi-komisiatau badan pelayanan. Lebih memfokuskankepada tujuan. Tujuan itu bukan lagi datangdari satu-dua orang saja. Sama-sama, karenaini gereja bersama,” terang Penatua RintoTampubolon S.Si Teol. mengenai maksudkonsep Sun Hodos sebagai titik tolak pro-gram tahun pelayanan 2009-2010.Ia berharap, dengan menjalankan prinsipSun Hodos, program-program GKI Serojake depan akan menjadi lebih sinergis, efektif
dan efsien. Hal ini karena menurutnya
konsep Sun Hodos memiliki semangat kearah itu.Dengan demikian, lanjutnya lagi, konse-kuensi praktis dari pelaksanaan programyang berpijak pada Sun Hodos adalahperlunya dibangun rasa memiliki, antaratumbuhnya pemahaman bergereja yangutuh, serta adanya kemauan kita dalamrangka membuka wawasan seluas-luasnyaketika menentukan program-program apasaja yang kreatif, relevan dan terjangkau.
Imamat Rajani
Dalam tulisannya, Penatua Rinto menjelas-kan, Sun Hodos atau sunodia (dari bahasaYunani) merupakan gabungan kata sun:‘sama-sama atau bersama-sama’ dan katahodos: ‘jalan’. Jadi, sun hodos berarti ‘berja-lan bersama’. Berjalan bersama merupakanwujud dari kesatuan tubuh Kristus. Kesatu-an tubuh Kristus adalah bagian yang pentingbagi gereja dalam memenuhi tugas danpanggilannya. Oleh karena itu dalam ber-sunhodos Filipi 2 menjadi dasar spiritualitasyang penting bagi perjalanan kita bersama.Paulus mengatakan bahwa sukacita akanmenjadi sempurna ketika setiap kita dalamhidup bersama menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Tuhan Yesus Kristus.Kesempurnaan sukacita itu terjadi ketika dalam hidup bersama, kita sehati sepikir, dalamsatu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan diri sendiri atau pujianyang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lainlebih utama dari pada dirinya sendiri dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikankepentingannya sendiri tetapi kepentingan orang lain juga. Itu dasar agar kita dapat berjalanbersama.Di dalam berjalan bersama tersebut kita tidak boleh mengabaikan keberadaan orang lain.Kita tidak menjadikan orang lain sebagai objek tetapi subjek yang mempunyai fungsi danperannya masing-masing sesuai dengan karunia yang Tuhan sudah berikan kepadanya. Olehkarena setiap orang adalah ‘imamat yang rajani’ (I Petrus 2: 9). Setiap orang memiliki pang-gilan dan tujuan yang sama dari Tuhan yaitu melakukan Misi Allah, yaitu karya penyelamatanAllah di dunia. Dalam rangka berperan serta mengerjakan misi Allah itulah maka gerejamelaksanakan misinya baik dengan mewujudkan persekutuan dengan Allah dan dengansesama secara terus menerus berdasarkan kasih, maupun dalam bentuk kesaksian danpelayanan. Dalam mewujudkan dan melaksanakan misi Allah itu kita sebagai Gereja GKIyang mewujud dalam lingkup jemaat diajak untuk juga berjalan bersama melaksanakan misiAllah bersama dengan Klasis, Sinode Wilayah, dan Sinode sebagai wujud Gereja GKI dalamlingkup yang lebih luas.Melalui Sun Hodos setiap kita mau diingatkan senantiasa bahwa segala sesuatu yang kitalakukan dalam panggilan pelayanan ada dalam spiritualitas kebersamaan dan kesatuankita sebagai tubuh Kristus. Setiap kita memiliki tujuan yang sama dari Allah dan baiklah
Sun Hodos,
Mau Kemana?
SOROTAN
”Sun Hodos sebagai titik tolak program”, begitulah salah satu bunyi arahan Majelis Jemaat (MJ) yang disampaikan dalam pra Rapat Kerja (Raker) 20 Desember 2008.Harapan MJ tidak lain adalah agar program-program GKI Seroja ke depanmenjadi lebih baik, terfokus dan tentunya tepat sasaran.
s h / d o k s r j
Leave a Comment