Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paulus

Paulus

Ratings: (0)|Views: 344 |Likes:
Published by Anita Pangestan
Cerita mengenai kisah hidup Paulus
Cerita mengenai kisah hidup Paulus

More info:

Published by: Anita Pangestan on Oct 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2010

pdf

text

original

 
LATAR BELAKANG DAN PERTOBATAN RASUL PAULUS
BACAAN ALKITABKisah Para Rasul 21:39; 22:3; 22:27-28; 9:3-20Nama aslinya adalah Saulus (nama yang diambil dari bahasa Ibrani), tetapi setelahbertobat mengambil nama dalam bahasa Yunani, yaitu Paulus. Saulus adalah seorang Yahudi dan ia sangat bangga dengan keyahudiannya itu. Ia berasal dari suku Benyamin dania juga memiliki kewarganegaraan Roma.
PENDUDUK ASLI TARSUS
Waktu kelahiran Paulus kurang lebih sama dengan kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Iadilahirkan di Tarsus, sebuah kota yang terkemuka zaman itu di wilayah Kilikia. Tarsusterletak hanya 1,2 km dari Laut Tengah. Oleh karena itu, Tarsus menjadi kota pusatperdagangan. Di samping itu, Tarsus juga menjadi kota ilmu pengetahuan. Banyak orangpendatang yang belajar di sekolah-sekolah terkenal di Tarsus, dan kemudian tersebar keseluruh bagian kekaisaran Roma. Di kota ini tinggal orang-orang Yunani dan orang- orang Timur, juga bangsa-bangsa yang lain.Di kota Tarsus Paulus mendapat kesempatan belajar tentang cara hidup bangsa yang bukan Yahudi. Oleh karena itu, ketika waktunya tiba, dia dapat memperkenalkan Injil Kristuskepada bangsa-bangsa lain dengan cara yang sangat baik.Dalam sejarah Perjanjian Baru sesudah kebangkitan Yesus, perhatian beralih dariPetrus dan para murid Yesus lainnya kepada seorang tokoh penting lain dalam kehidupan jemaat mula-mula - yakni Paulus, sang Farisi. Paulus bukan satu-satunya orang Farisi yangmenjadi Kristen (Kisah Para Rasul 15:5), tetapi ia memang yang paling terkenal. Berbedadengan banyak orang Kristen Yahudi lainnya, Paulus tidak lahir di Palestina. Sama sepertibanyak orang yang bertobat pada hari Pentakosta, ia seorang Yahudi Helenis. Ia berasal darikota Tarsus di provinsi Silisia, dan dia juga seorang warga negara Roma (Kisah Para Rasul22:3,27).
Masa muda Paulus
Mungkin sekali ada dua masa yang berbeda dalam kehidupan Paulus sewaktu muda:masa kanak-kanak yang dihabiskannya di Tarsus, dan masa muda serta awal kedewasaan di Yerusalem. Kata "dibesarkan" dalam Kisah Para Rasul 22:3 dapat berarti ketika masih bayiPaulus pindah dari Tarsus ke Yerusalem. Tetapi kebanyakan ahli berpendapat hal itu hanyamengacu pada pendidikannya. Paulus pulang ke Tarsus setelah pertobatannya (Kisah ParaRasul 9:30), jadi kelihatannya kota ini yang dianggapnya sebagai kampung halaman.Walaupun Paulus pertama-tama dan terutama adalah seorang Yahudi, ia jugabangga terhadap Tarsus, yang merupakan kota pendidikan tinggi serta juga pusatpemerintahan dan perdagangan. Tetapi ia tidak merasa senang dengan kebudayaan di kotaitu yang bersifat Yunani dan kafir. Orangtua Paulus merupakan orang-orang Yahudi dansekaligus menjadi warga negara Roma. Walaupun mereka berusaha melindungi Paulus daripengaruh kafir sewaktu remaja, tetapi keadaan kota Tarsus membuat setiap anak yangcerdas terpengaruh oleh bahasa dan ide-ide kebudayaan Yunani yang kafir. Pengaruh itutampak dalam tiga rujukan sastra Yunani oleh Paulus, yakni kepada penyair-penyairEpimenides (Kisah Para Rasul 17:28), Aratus (Titus 1:12) dan Menander (1Korintus 15:33).Sewaktu masih sangat muda, orangtua Paulus memutuskan ia harus menjadiseorang rabi (guru hukum Taurat). Sebagai seorang anak kecil di Tarsus, ia belajar tentangtradisi-tradisi umat Yahudi melalui pendidikan yang teratur di sinagoge setempat.Alkitabnya yang pertama kemungkinan besar adalah Septuaginta, terjemahan PerjanjianLama ke dalam bahasa Yunani.Sewaktu tinggal di Tarsus, Paulus juga belajar membuat tenda, sebab setiap murid hukum Taurat dianjurkan mempelajari suatu ketrampilan di samping menuntut ilmu. Hal ini sangatbermanfaat bagi Paulus pada kemudian hari, sebab dengan demikian dia sanggupmemperoleh nafkah sendiri sewaktu melakukan pekerjaan misionernya. Tidak lama kemudian, Paulus dikirim dari Tarsus ke pusat dunia Yahudi, yakni Yerusalem. Di Yerusalem ia menjadi murid Rabi Gamaliel, yang merupakan cucu danpengganti Rabi Hillel yang kesohor (kira-kira tahun 60 sM-20 M). Hillel telah mengajarkansuatu bentuk agama Yahudi yang lebih maju dan liberal, daripada saingannya, Syammai.Apa yang dikatakan Yesus tentang perceraian mungkin telah dicetuskan oleh pengikut-pengikut kedua rabi tersebut (Markus 10:1-12). Hillel menyatakan seorang lelaki dapat
 
menceraikan istrinya kalau istrinya itu tidak menyenangkan dalam hal apa pun juga -misalnya jika ia memasak makanan sampai hangus! Tetapi Syammai berpendapatperceraian hanya dibenarkan bila telah terjadi dosa moral yang berat. Apa yang Paulussendiri tulis mengenai pokok tersebut menunjukkan bahwa ia mengubah pendiriannyasetelah menjadi Kristen.Namun Paulus memperoleh sedikitnya satu manfaat besar dari pendidikannyamenurut tradisi Hillel. Syammai berpendapat bahwa orang- orang bukan-Yahudi tidakmempunyai tempat di dalam rencana Allah. Sedangkan saingannya bukan saja menyambutmereka, tetapi secara positif telah pergi menginjili mereka. Mungkin Paulus pertama kalimendengar dari Gamaliel bahwa ada tugas besar yang perlu dikerjakan di antara bangsa-bangsa bukan-Yahudi di kawasan kekaisaran Roma.Paulus mencatat kemajuan yang baik dalam studinya di Yerusalem. Menurut Paulussendiri, ia seorang murid yang sangat berhasil (Galatia 1:14). Ia menjadi begitu penting,sehingga ketika orang-orang Kristen diadili oleh karena iman mereka, ia diberi hak"memberi suara" terhadap mereka, baik dalam jemaat sinagoge ataupun di dewan tertinggiorang Yahudi, yakni Sanhedrin (Kisah Para Rasul 26:10).
PAULUS DI PENJARA DAN AKHIR HIDUP PAULUS
BACAAN ALKITABEfesus 2:1-102Timotius 2:1-15Kekaisaran Romawi memiliki beberapa penguasa yang jahat dan kejam, tetapi KaisarNero adalah penguasa yang paling kejam. Ia memerintah selama 14 tahun. Nero pernahterlibat di dalam semua tindak kejahatan yang pernah ada di sana. Ia bahkan telahmembunuh ibunya sendiri. Ia juga membunuh beberapa istri dan kawan-kawannya. Sejarahmenceritakan kepada kita bahwa Kaisar Nero pernah membakar kota Roma.Nero merasa bahwa ia adalah seorang pemusik yang hebat. Ia mengira jika ia dapatmenyaksikan sebuah api yang sangat besar, barangkali ia dapat bermain biola dengan lebihbaik. Ia menyalakan api, duduk di serambi yang tinggi, dan menyaksikan kota terbakarsambil memainkan biolanya. Kota Roma terbakar selama enam hari. Para penduduk kotaRoma sangat marah dengan terjadinya kebakaran itu. Tetapi Nero mengatakan bahwaorang-orang Kristenlah yang memulai kebakaran itu. Kemudian mulailah merekamenganiaya orang-orang Kristen. Ribuan orang Kristen dibakar dengan sangat kejamnya diatas tiang-tiang pembakaran.Pada waktu itu Paulus dikenal sebagai pemimpin orang-orang Kristen, sehinggapastilah kehidupannya berada dalam bahaya yang besar.
PAULUS DITANGKAP
Waktu Paulus ditangkap untuk yang kedua kalinya di Roma, ada kemungkinan iadijebloskan di dalam penjara bawah tanah: sebuah penjara yang dingin, gelap, dan sangatmengerikan. Pada saat ini teman-temannya tidak lagi berani mengunjunginya. Beberapadari mereka takut, jika mereka mengunjungi Paulus, mereka pastilah akan dibunuh.Paulus menulis surat kepada Timotius pada saat ia mengunjungi para jemaatnya untukterakhir kalinya. Timotius menjadi orang Kristen saat Paulus mengunjungi kota Listra untuk pertamakalinya. Ayah Timotius adalah seorang yang bukan Yahudi, sedangkan ibunya seorang Yahudi yang taat. Timotius masih sangat muda ketika Paulus mengajaknya pergi dalamperjalanan pemberitaan Injilnya yang kedua. Sejak itu, Timotius menjadi pemimpin jemaatyang sangat kuat. Paulus memanggilnya "anakku yang sah di dalam iman." Timotiuskemudian menjadi pemimpin jemaat di Efesus.
KELEBIHAN PAULUS
Paulus yang sebelumnya adalah orang yang begitu membenci pengikut Kristus,diubah menjadi pengikut Kristus yang teladan. Sungguh pekerjaan Allah dinyatakan dalamdia.Paulus adalah orang yang hebat, dapat menulis surat ke banyak jemaat danpenyebaran Firman olehnya sangat luar biasa. Namun, ia memilih untuk tetap rendah hati.Ia tidak mau menyombongkan diri karena ia tahu semua yang ia miliki hanyalah anugerah.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
virtex liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->