Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
NASKAH PUBLIKASI

NASKAH PUBLIKASI

Ratings: (0)|Views: 631 |Likes:
Published by didik
prestasi akademik dan GAKI
prestasi akademik dan GAKI

More info:

Published by: didik on Oct 24, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

 
INTELEGENSI DAN PRESTASI BELAJARSISWA GONDOK DAN TIDAK GONDOK DI DAERAHENDEMIK GAKI DI KECAMATAN CANGKRINGANKABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTAKARYA TULIS ILMIAH
Disusun Oleh :D E D E H04/180706/EKU/0102PROGRAM STUDI S-1 GIZI KESEHATANFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTATAHUN 2006
 
1
INTISARIINTELEGENSI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA GONDOK DAN TIDAK GONDOK DIDAERAH ENDEMIK GAKI KECAMATAN CANGKRINGAN KABUPATEN SLEMANYOGYAKARTA
Dedeh
1)
, Hamam Hadi
2)
, Elza Ismail
2)
Latar Belakang
: Kebutuhan yodium setiap hari hanya 70 – 120
μ
g
untuk anak-anakdan 120
μ
g untuk orang dewasa, tetapi jika kebutuhan tersebut tidak terpenuhi makaakibatnya sangat fatal terutama terhadap penurunan intelegensi anak-anak sekolahyang pasti membawa implikasi masa depan. Anak yang tinggal di daerah rawan GAKYakan kehilangan IQ 13,5 point lebih rendah dibandingkan dengan anak yang tinggal didaerah cukup yodium.
Tujuan Penelitian
: Untuk mengetahui hubungan IQ, prestasi belajar pada siswagondok dan tidak gondok di daerah endemic GAKY berat.
Cara Penelitian
: rancangan cross-sectional dengan subjek penelitian siswa kelas 4,5dan 6 yang tinggal di kecamatan Cangkringan, untuk mengetahui grade gondokdilakukan palpasi oleh 3 orang palpator. Intelegensi dengan cara mengambil datasekunder skor IQ yang sudah dilakukan oleh lembaga psikologi dengan metoda CFITskala 2B. Prestasi belajar diukur dengan memberikan ulangan untuk pelajaran IPA,IPS dan Matematika. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan chi-squarepada program SPSS for Window 11,5.
Hasil :
dari seluruh subjek yang diteliti ( 39 ), siswa yang menderita gondok dengangrade 1 sebanyak 28 siswa dan yang tidak gondok sebanyak 11 orang.Siswa gondokyang memiliki IQ diatas rata-rata sebanyak 39,28%, sedangkan sisa yang tidakgondok yang memiliki IQ diatas rata-rata hamper seimbang yaitu (36,36%). Tidak adahubungan antara IQ dengan status gondok (p = 0,870). Prestasi belajar siswa yangtidak gondok berada diatas rata-rata sebanyak (63,64%) sedangkan pada siswagondok ( 42,86%).Tidak terdapat hubungan antara Prestasi belajar dengan statusgondok (p = 0,243).Terdapat hubungan antara IQ dan prestasi belajar dengan (p =0,0014). Faktor pendukung prestasi belajar berupa bimbingan belajar di rumah dankelengkapan buku tidak berhubungan dengan IQ dan prestasi belajar siswa, kesukaanterhadap mata pelajaran IPA dan IPS tidak berhubungan dengan IQ dan prestasitetapi kesukaan terhadap matematika memiliki hubungan dengan IQ dan prestasi danmatematika merupakan mata pelajaran yang banyak disukai oleh siswa.
Kesimpulan
: tidak ada hubungan antara gondok dengan IQ dan prestasi belajar.Tidak ada hubungan antara factor pendukung prestasi belajar dan ada hubunganantara prestasi belajar dengan IQ serta ada hubungan antara kesukaan siswaterhadap mata pelajaran matematika dengan IQ dan prestasi.
Katakunci :
gondok, defisiensi yodium, Intelegensi, prestasi belajar.
1)
Mahasiswa Program Stusi Gizi Kesehatan FK-UGM Yogyakarta
2)
Dosen Program Stusi Gizi Kesehatan FK-UGM Yogyakarta
 
2
PENDAHULUAN
Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) masih merupakan masalah gizidiantara 4 masalah gizi utama di Indonesia. Luas dan beratnya masalah GAKI sepertifenomena gunung es 1% – 10% terjadi kretinisme, 5%–10% kerusakan sebagian otakdan 30%-70% kurang enegi karena hipothiroid. Prevalensi GAKI tingkat nasionalpada tahun 1998 sudah menurun , tetapi di Yogyakarta khususnya di kecamatanCangkringan prevalensi TGR mencapai 39,5% berdasarkan survey GAKI tahun 1998( Dinkeskab, 2003).Defisiensi Iodium berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM)secara luas, meliputi tumbuh kembang termasuk perkembangan otak. Seorang anakyang menderita kretinisme mempunyai bentuk tubuh yang abnormal dan IQ tertinggalsekitar 20. Kekurangan Iodium pada anak menyebabkan kemampuan belajar rendah(Almatsier, 2004)Kekurangan Iodium sebagai zat gizi yang banyak sekali perannya dalam tubuhdapat menyebabkan anak-anak mengalami penurunan dalam tingkat kesegaran jasmani, emosi, tingkat intelegensi dan prestasi belajar. Penduduk yang tinggal didaerah endemik akan mengalami defisit IQ sebesar 13,5 point dibanding denganpenduduk yang tinggal di daerah yang cukup iodium.
METODE PENELITIANJenis dan Rancangan Penelitian
Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan
cross sectiona
,yaitu mengukur hubungan antara dua variabel dalam satu waktu dan dalam populasiyang sama.
Subyek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 4 ,5 dan 6 SD Pangukrejo di kecamatanCangkringan kabupaten Sleman Yogyakarta, sedangkan jumlah sampel dalampenelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu sebanyak 39 siswa meliputi siswakelas 4, 5 dan 6.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Sonia Vinski liked this
Andre Poey liked this
Mars Fauzan liked this
uni_fitri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->