http://www.bagaskarakawuryan.wordpress.com
Coba saja kamu bunyikan ring tone handphone-mu malam hari sekerasnya, itu tidak akanmendatangkan seluruh warga ke rumahmu sebab perduli atas keamananmu. Berbeda saatkamu pukul keras kentongan pos ronda, niscaya warga lingkunganmu tergugah nuranikeamanannya untukmu. Umumkan itu semua sebagai warisan Bil, agar kamu ingatmencuri itu tidak baik berdasarkan kebutuhan orang lain.Bil, apa itu nasionalisme?, apa itu –warisan-kebudayaan?, apa itu kehormatan-sebagainegara?, bahkan apa negara itu sendiri?, berdasar tari pendet, batik, cobet, bakiak dankentongan pos ronda. Apa kamu tega bilang negaramu didasarkan pada tari temari danbatik?. Apa kamu lega mengatakan bangsamu bersatu sebab cobet dan bakiak?. Beranikamu bilang Bil bahwa sistem keamanan untuk menjaga kedaulatan lingkunganmuberbasis kentongan?. Kamu perlu mengumumkan apa negaramu, apa nasionalisme kamu,dan seperti apa kebudayaanmu kepada negara lain agar mereka tidak mencuri darimu.Kekecewaan bercampur tawa geli kamu perlihatkan Bil, saat negarawan, politisi, birokrat,teknorat dan siapapun orang-orang berkapasitas di negara ini masih salah menyebut namasatu sama lain, lalai bagaimana memimpin upacara kenegaraan dan hal teknis lainnyayang dalam anggapanmu setiap orang mudah untuk melakukannya tanpa perlu menjadinegarawan, politisi, birokrat dan orang penting negara ini. Tidak sampai disitu Bil, banyak juga menganggap kondisi itu seperti dagelan. Menonton dagelan memang melenakan Bil,bisa membuat penontonnya lupa, lupa kalau punya nasionalisme-tariannya, lupa dengannegara-cobetnya, lupa dengan keamanan-kentongannya, lupa dengan baju batik-kebangsaannya, lupa kalau dicuri warisannya itu menyakitkan. Lupa untuk tidak menertawakan diri sendiri sebab masih sulit menempatkan cobet, bakiak dan kentongansesuai fungsinya.***Orang hidup tidak hanya dari dan dengan benda-benda, betapapun pentingnya benda-benda itu seperti makanan, minuman, pondok atau orang-orang lain. Orang juga hidup daridan dengan makna-makna berbagai benda, kegiatan, dan hubungan dirinya dengan semuaitu. Orang senantiasa diliputi kesadaran, pikiran, perasaan, pandangan, khayalan,kenangan, selera dan nilai-nilai pada saat berhubungan dengan dunia di sekitarnya (ArielHeryanto, 2001). Demikianlah Bil, benda-benda memiliki makna. Kamu bolehmenganggapnya berlebihan.Profesor Kazuo Ando (2009) dari Jepang dengan serius meneliti hubungan memengaruhiantara perangkat bajak (plough-device) sebagai perangkat teknologi (technology device)dengan penyebaran agama Budha Bengal Mahayana. Yang dilakukannya untuk menemukan fungsi sosial dari suatu devais teknologi dapat dijelaskan. Jika devaisteknologi melaksanakan fungsi tertentu bagi masyarakat, itu artinya devais teknologimelakukan aksi tertentu. Menemukan cara bekerjanya devais-teknologi itulah yangselanjutnya penting untuk dijelaskan agar penggunaannya dapat berguna bagipembangunan bangsanya. Kamu boleh juga menyebut itu berlebihan Bil, dan nyatanyawarga negara ini masih belum ada yang menjelaskan hubungan memengaruhi antara batik,tarian, cobet, kentongan, bakiak dengan nasionalisme dan negara Indonesia. Masih lebihpenting tertawa menonton dagelan daripada menemukan bagaiamana cara bekerjanyabatik, tarian (tentu saja cobet, kentongan dan bakiak) bagi nasionalisme, kehidupan negaradan tentunya pembangunan yang dilakukannya.
Leave a Comment