Untuk
l
= 1, deret
a
0
bersifat divergen (pada
x
2
= 1) sedangkan
a
1
bersifat konvergen. Secaraumum dapat digeneralisasi bahwa untuk nilai
l
tertentu, salah satu deret bersifat konvergensementara deret yang satunya lagi divergen pada
x
2
= 1.Dengan demikian untuk suatu harga
l
tertentu terdapat polinom untuk
y
, misalnya untuk
l
= 0→
y
=
a
0
;untuk
l
= 1→
y
=
a
1
x
dan seterusnya. Masing-masing mempunyai konstanta
a
0
ATAU
a
1
. Jikakonstanta tersebut dipilih sedemikian agar diperoleh nilai
y
= 1 untuk
x
= 1, maka diperolehsuatu suku banyak yang dinamakan POLINOM LEGENDRE, yang dituliskan sebagai
P
l
(
x
).Misalkan untuk
l
= 0, maka
y
=
a
0
. Agar
y
= 1, maka artinya
a
0
= 1.Dinyatakan
P
0
(
x
) = 1.Untuk
l
= 1 telah diperoleh bahwa
y
=
a
1
x
. Agar
y
= 1 untuk
x
= 1, maka artinya
a
1
= 1sehingga dinyatakan
P
1
(
x
) =
x
.Untuk
l
=2 telah diperoleh bahwa y=
a
0
.(
1-3x2
) Agar
y
= 1 untuk
x
= 1, maka artinya
a
0
=
-12
sehingga dinyatakan
P
2
(
x
) =
-121-3x2
=
123x2-1
Dengan cara yang sama dapat diperoleh ungkapan untuk
P
3
(
x
),
P
4
(
x
) dan seterusnya. Berikutini adalah polinom Legendre untuk beberapa nilai
l
:Polinom Legendre
P
l
(
x
) tersebut sering disebut juga sebagai FUNGSI LEGENDRE JENISPERTAMA. Terdapat juga FUNGSI LEGENDRE JENIS KEDUA yang merupakan solusiuntuk setiap
l
yang berupa deret tak hingga. Fungsi jenis kedua ini biasanya dilambangkandengan
Q
l
(
x
) namun penggunaannya tidak sesering fungsi jenis pertama.Plot fungsi Legendre jenis pertama untuk
l
= 2, 3, 4 dan 5.
Add a Comment