digambarkan di atas salah satu pertanyaan yang layak diajukan ialah “seberapa besarkan peranan as-syafi’i dalam merumuskan ushul fiqih menjadi sebuahdisiplin ilmu tersendiri? Untuk menjawab pertanyaan itu tidak bias hanyamengandalkan perkiraan semata, tapi membutuhkan analisis yang sangat tetapuntuk menjawabnya.Oleh karena itu, dalam makalah ini kami akan sedikit menjawab pertanyaan itu mudah-mudahan tetap sasaran analisis kami ini.
B.Perumusan Masalah
Jadi, masalah pokok yang akan dibahas dalam makalah ini adalah perjalanan ushul fiqh hingga menjadi sebuah disiplin ilmu tersendiri danrelevansinya dengan as-Syafi’i. Namun, kajian ini memerlukan tinjauan terhadap masalah terkait, yaitu (1)sebesar apakah peranan syafi’I dalam merumuskan ushul fiqh; (2) factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan ilmu ushul fiqh; (3) sebarapa besarkah kahkepedulian para ulama terhadap ushul fiqh yang dibuktikan dengan karya-karyayang dihasilkannya.
C.Ruang Lingkup Pembahasan
Karena pembahasan yang ada ini cukup singkat, maka pembahasan dalammakalah ini hanya meliputi perjalanan ushul fiqh hingga menempati posisinyayang sangat urgen.
D.Tujuan Penelitian
Berdasarkan gambaran permaslahan di atas, dapatlah dikemukakan bahwatujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut.