Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
38Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konstitusi Dan Tata Perundang

Konstitusi Dan Tata Perundang

Ratings: (0)|Views: 3,765 |Likes:
Published by gokield

More info:

Published by: gokield on Oct 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
KONSTITUSI DAN TATA PERUNDANG - UNDANGAN DALAMKEHIDUPAN KENEGARAANI. PENDAHULUAN
Konstitusi merupakan seperangkat aturan main dalam kehidupan bernegara yang mengatur hak dan kewajiban warga negara dan negara.Konstitusi biasa disebut dengan Undang-Undang Dasar (UUD). Keberadaankonstitusi di suatu negara diharapkan dapat melahirkan sebuah negara yangdemokratis. Namun hal itu tidak akan terwujud apabila terjadi penyelewenganatas konstitusi oleh penguasa yang otoriter.Pada pembahasan ini akan diuraikan tentang unsur-unsur dalam konstitusimeliputi:1. Pengertian konstitusi2. Tujuan, fungsi dan ruang lingkup konstitusi3. Klasifikasi konstitusi4. Sejarah perkembangan konstitusi5. Sejarah kelahiran dan perkembangan konstitusi di Indonesia6. Perubahan konstitusi di Indonesia7. Lembaga kenegaraan pasca amandemen UUD ’458. Tata urutan perundang-undangan Indonesia
II. PEMBAHASAN1. Pengertian Konstitusi
Konstitusi berasal dari bahasa Perancis
“Constituer”
yang berartimembentuk. Maksud dari istilah tersebut adalah pembentukan, penyusunanatau pernyataan akan suatu negara. Dalam bahasa Latin, konstitusimerupakan gabungan dua kata
“Cume”
 berarti “bersama dengan ….” dan
“Statuere”
 berarti: “membuat sesuatu agar berdiri atau mendirikan,
 
menetapkan sesuatu”. Sedangkan Undang-Undang Dasar merupakanterjemahan dari istilah Belanda
“Grondwet”. “Grond”
 berarti tanah ataudasar, dan
“Wet”
 berarti Undang-Undang.Menurut istilah, konstitusi adalah keseluruhan dari peraturan- peraturan baik yang tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secaramengikat cart-cara bagaimana suatu pemerintahan diselenggarakan dalamsuatu masyarakat.Menurut
F. Lasele
konstitusi dibagi menjadi 2 pengertian, yakni:1. Sosiologis dan politis. Secara sosiologis dan politis, konstitusiadalah sintesa faktor-faktor kekuatan yang nyata dalammasyarakat.2. Yuridis. Secara yuridis konstitusi adalah suatu naskah yang memuatsemua bangunan negara dan sendi-sendi pemerintahan.
2. Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Konstitusi
Secara garis besar, tujuan konstitusi adalah membatasi tindakansewenang-wenang pemerintah, menjamin hak-hak rakyat yang diperintahdan menetapkan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat. Sedangkan fungsikonstitusi adalah sebagai dokumen nasional dan alat untuk membentuk sistem politik dan sistem hukum negara.Menurut
A. A. H. Struycken
ruang lingkup konstitusi meliputi:a. Hasil perjuangan politik bangsa di waktu yang lampau b. Tingkat-tingkat tertinggi perkembangan ketatanegaraan bangsac. Pandangan tokoh bangsa yang hendak diwajibkan, baik waktusekarang maupun untuk masa yang akan datang.d. Suatu keinginan dengan perkembangan kehidupan ketatanegaraan bangsa hendak dipimpin.
3. Klasifikasi KonstitusiK. C. Weare
mengklasifikasikan konstitusi menjadi 5, yaitu:a. Konstitusi tertulis dan tidak tertulis
 
Konstitusi tertulis adalah konstitusi dalam bentuk dokumen yang memiliki“kesakralan khusus” dalam proses perumusannya. Sedangkan konstitusitidak tertulis adalah konstitusi yang lebih berkembang atas dasar adat-istiadat dari pada hukum tertulis. b. Konstitusi fleksibel dan konstitusi kakuKonstitusi yang dapat diubah atau diamandemen tanpa adanya prosedur khusus disebut dengan konstitusi fleksibel. Sebaliknya, konstitusi yangmempersyaratkan prosedur khusus untuk perubahan atau amandemennyaadalah konstitusi kaku.c. Konstitusi derajat tinggi dan konstitusi tidak derajat tinggiKonstitusi derajat tinggi ialah konstitusi yang mempunyai kedudukantertinggi dalam negara. Sedangkan konstitusi tidak derajat tinggi ialahkonstitusi yang tidak mempunyai kedudukan serta derajat sepertikonstitusi derajat tinggi.d. Konstitusi serikat dan konstitusi kesatuanBentuk ini berkaitan dengan bentuk negara; jika negara itu serikat, makaakan didapatkan sistem pembagian kekuasaan antara pemerintah negaraserikat dengan pemerintah negara bagiane. Konstitusi sistem pemerintahan presidensial dan konstitusi sistem pemerintahan parlementer Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial :- Presiden dipilih langsung oleh rakyat atau dewan pemilih- Presiden bukan pemegang kekuasaan legislatif - Presiden tidak dapat membubarkan pemegang kekuasaan legislatif dan tidak dapat memerintahkan diadakan pemilihan.Ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial- Kabinet yang dipilih PM dibentuk atau berdasarkan ketentuan yangmenguasai parlemen- Para anggota kabinet sebagian atau seluruhnya adalah anggota parlemen- Kepala negara dengan saran PM dapat membubarkan parlemen danmemerintahkan diadakannya pemilu.

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dewi Taigers liked this
Niky Pasha liked this
Ahmad Syaerozi liked this
Alice EL-Rhaafi liked this
Reeb K Augustine liked this
Atul Samawautan liked this
Ariez Munandar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->