Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HAK HAK TERSANGKA

HAK HAK TERSANGKA

Ratings: (0)|Views: 1,548 |Likes:
Published by The Devil Advocate

More info:

Categories:Business/Law, Finance
Published by: The Devil Advocate on Oct 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2013

pdf

text

original

 
Hak-Hak Tersangka/ Terdakwa Menurut KUHPPasal 50:
(1)Tersangka berhak segera mendapat pemeriksaan oleh penyidik dan selanjutnyadapat diajukan kepada Penuntut Umum.
Pasal 51:
a.Tersangka berhak untuk diberitahu dengan jelas dalam bahasa yangdimengerti olehnya tentang apa yang disangkakan kepadanya pada waktu pemeriksaan dimulai. b.Terdakwa berhak untuk diberitahukan dengan jelas dalam bahasa yangdimengerti olehnya tentang apa yang didakwakan kepadanya.
Pasal 52:
Dalam pemeriksaan dalam tingkat penyidikan dan pengadilan, tersangka atau terdakwa berhak memberikan keterangan secara bebas kepada penyidik atau hakim.
Pasal 53:
(1)Dalam pemeriksaan dalam tingkat penyidikan dan pengadilan, tersangka atauterdakwa berhak untuk setiap waktu mendapat bantuan juru bahasa sebagaimanadimaksud pasal 177.(2) Dalam hal tersangka atau terdakwa bisu atau tuli diberlakukan ketentuansebagaimana dimaksud dalam pasal 178.
Pasal 54:
Guna kepentingan pembelaan, tersangka atau terdakwa berhak mendapatkan bantuanhukum dari seorang atau lebih penasihat hukum selama dalam waktu dan pada setiaptingkat pemeriksaan, menurut tatacara yang ditentukan dalam undang-undang ini.
Pasal 55:
Untuk mendapatkan penasihat hukum tersebut dalam pasal 54, tersangka atau terdakwa berhak memilih sendiri penasihat hukumnya.
Pasal 57:
(1)Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak menghubungi penasihat hukumnya sesuai dengan ketentuan undang-undang ini.
 
Pasal 58:
Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak menghubungi dan menerimakunjungan dari dokter pribadinya untuk kepentingan kesehatan baik yang adahubungannya dengan proses perkara maupun tidak.
Pasal 59:
Tersangka atau terdakwa yang dikenakan penahanan berhak diberitahukan tentang penahanan atas dirinya oleh penjabat yang berwenang, pada semua tingkat pemeriksaandalam proses peradilan, kepada keluarganya atau orang lain yang serumah dengantersangka atau terdakwa atau orang lain yang bantuannya dibutuhkan oleh tersangka atauterdakwa untuk mendapat bantuan hukum, atau jaminan bagi penangguhannya.
Pasal 60:
Tersangka atau terdakwa berhak untuk menghubungi dan menerima kunjungan dari pihak yang mempunyai hubungan kekeluargaan atau lainnya dengan tersangka atau terdakwaguna mendapatkan jaminan bagi penangguhan penahanan ataupun untuk usahamendapatkan bantuan hukum.
Pasal 61:
Tersangka atau terdakwa berhak secara langsung atau dengan perantaraan penasihathukumnya mengubungi atau menerima kunjungan sanak keluarganya dalam hal yangtidak ada hubungannya dengan perkara tersangka atau terdakwa untuk kepentingan pekerjaan atau untuk kepentingan kekeluargaan.
Pasal 62:
(1)Tersangka atau terdakwa berhak mengirim surat kepada penasihat hukumnya, danmenerima surat dari penasihat hukumnya dan sanak keluarganya setiap kali yangdiperlukan olehnya, untuk keperluan itu bagi tersangka dan terdakwa disediakanalat tulis menulis.(2)Surat menyurat antara tersangka atau terdakwa dengan penasihat hukumnya atausanak keluarganya tidak diperiksa oleh penyidik, penuntut umum, hakim atau penjabat rumah tahanan negara kecuali apabila terdapat cukup alasan untuk diduga bahwa surat menyurat itu disalahgunakan.
Pasal 63:
Tersangka atau terdakwa berhak menghubungi atau menerima kunjungan rohaniwan.
 
Pasal 65:
Terdakwa atau tersangka berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atauseseorang yang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yangmenguntungkan bagi dirinya.
Pasal 66:
Tersangka atau terdakwa tidak dibebani kewajiban pembuktian.
Pasal 72:
Atas permintaan tersangka atau penasihat hukumnya penjabat yang bersangkutanmemberikan turunan berita acara pemeriksaan untuk kepentingan pembelaannya.
Pasal 113:
Jika seorang tersangka atau saksi yang dipanggil memberi alasan yang patut dan wajar  bahwa ia tidak dapat datang kepada penyidik yang melakukan pemeriksaan, penyidik itudatang ke tempat kediamannya.
Pasal 114:
Dalam hal seorang disangka melakukan suatu tindak pidana sebelum dimulainya pemeriksaan oleh penyidik, penyidik wajib memberitahukan kepadanya tentang haknyauntuk mendapatkan bantuan hukum atau ia dalam perkaranya itu wajib didampingi oleh penasihat hukumnya sebagaimana dimaksud dalam pasal 56.
Pasal 115 :
(1)Dalam hal Penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap Tersangka,Penasehat Hukum dapat mengikuti jalannya pemeriksaan dengan cara melihatserta mendengar pemeriksaan.(2)Dalam hal kejahatan terhadap keamanan negara Penasehat Hukum dapat hadir dengan cara melihat tetapi tidak dapat mendengar pemeriksaan terhadapTersangka
Pasal 117 :
(1)Keterangan Tersangka dan atau Saksi kepada Penyidik diberikan tanpa tekanandari siapapun dan atau dalam bentuk apapun.(2)Dalam hal Tersangka memberi keterangan tentang apa yang sebenarnya ia telahlakukan sehubungan dengan tindak pidana yang dipersangkakan kepadanya,Penyidik mencatat dalam berita acara seteliti-telitinya sesuai dengan kata yangdipergunakan oleh Tersangka sendiri.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muh Syukri liked this
Muh Syukri liked this
Wisnu Darmawan liked this
Anung Priambodo liked this
Garde Yurkka liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->