kecelakaan yang sepele. Kepatahan tulang pinggul mungkin juga sulit untuk sembuh setelahoperasi perbaikan karena kwalitas tulang yang buruk.
D.
FaktorResiko
1.Wanita, Osteoporosis lebih banyak terjadi pada wanita. Hal ini disebabkan pengaruhhormon estrogen yang mulai menurun kadarnya dalam tubuh sejak usia 35 tahun. Selainitu, wanita pun mengalami menopause yang dapat terjadi pada usia 45 tahun.2.Usia, seiring dengan pertambahan usia, fungsi organ tubuh justru menurun. Pada usia 75-85 tahun, wanita memiliki risiko 2 kali lipat dibandingkan pria dalam mengalamikehilangan tulang trabekular karena proses penuaan, penyerapan kalsium menurun danfungsi hormon paratiroid meningkat.3.Ras/Suku, ras juga membuat perbedaan dimana ras kulit putih atau keturunan asiamemiliki risiko terbesar. Hal ini disebabkan secara umum konsumsi kalsium wanita asiarendah. Salah satu alasannya adalah sekitar 90% intoleransi laktosa dan menghindari produk dari hewan. Pria dan wanita kulit hitam dan hispanik memiliki risiko yangsignifikan meskipun rendah.
4.
Keturunan penderita osteoporosis, jika ada anggota keluarga yang menderitaosteoporosis, maka berhati-hatilah. Osteoporosis menyerang penderita dengankarakteristik tulang tertentu. Seperti kesamaan perawakan dan bentuk tulang tubuh. Ituartinya dalam garis keluarga pasti punya struktur genetik tulang yang sama.5.Gaya Hidup Kurang Baik, seperti konsumsi daging merah dan minuman bersoda,Minuman berkafein dan beralkohol, Malas Olahraga, Merokok, dll.
E. Pencegahan
1.
Asupan kalsium cukup; Mempertahankan atau meningkatkan kepadatan tulang dapatdilakukan dengan mengkonsumsi kalsium yang cukup. Minum 2 gelas susu dantambahan vitamin D setiap hari, bisa meningkatkan kepadatan tulang pada wanitasetengah baya yang sebelumnya tidak mendapatkan cukup kalsium. Sebaiknya konsumsikalsium setiap hari. Dosis harian yang dianjurkan untuk usia produktif adalah 1000 mgkalsium per hari, sedangkan untuk usia lansia dianjurkan 1200 mg per hari.
Leave a Comment