“BULETIN AL-AQSHO”
Berita Muslim Mingguan ke-46, Syawal 1430HDewan Redaksi :
Slamet Abd.
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
Bentrokan Terjadi di Masjid Al-Aqsha AntaraJama’ah Sholat dan Aparat Zionis.
Ahad, 27/09/2009http://infopalestina.com/ms/Sedikitnya 15 muslimin Palestina terluka oleh peluru panas pihakaparat keamanan Zionis Israel yang merangsek ke halaman MasjidAl-Aqsha lewat pintu Magharibah hari ini, Ahad (27/9) ditemanioleh lebih dari 150 pemukim Yahudi garis keras.
Para saksi mata menyebutkan bahwa polisi Zionis dalam jumlah besar merangsek masuk ke masjid dan memukuli paramurabit (penjaga) Al-Aqsha. Polisi Zionis melepaskan bomsuara, gas air mata dan beberapa bom yang beracun. Tidak itusaja, aparat keamanan jahat ini melepaskan bom-bom tadi kearah masjid kiblat (Masjid Al-Aqsha).
Sejumlah sumber Infopalestina menyatakan bahwa bentrokan terusmeningkat antara murabit dengan tentara Zionis. Ketegangan inidilanjutkan oleh pemerintah Zionis dengan menutup masjid bagi jama’ah masjid yang berusia dibawah 50 tahun, setelah diketahui jumlah jama’ah yang terus berdatangan dengan jumlah besar.Aparat keamanan Zionis juga melukai Ketua Dewan WakafPalestina, Syeikh Abdul Azim Salhub saat masuk ke halamanmasjid melalui pintu tengah. (AMRais)
Rasyq Serukan Bangsa Palestina Mobilisasi UmumBela al-Aqsha.
Ahad, 27/09/2009http://infopalestina.com/ms/Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas Izet Rasyqmenyerukan bangsa Palestina di tanah pendudukan untukmelakukan mobilisasi umum guna membela masjid al Aqsha, yangmengalami serangan Zionis -yang berencana- untuk membaginya.Dia juga meminta umat Arab dan Islam bergerak cepat untukmembela masjid suci al Aqsha dan mengingatkan otoritas penjajahZionis agar tidak bertindak bodoh menyerahkan tempat-tempat sucidi al Quds.Dia mengatakan aksi penyerangan masjid al Aqsha, kemarin, yangmelibatkan para pejabat politik dan milisi pemerintah Zionis Israel,bersama para geng-geng pemukim Yahudi dan para rabbi,merupakan rencana permulaan, kemudian dilanjutkan mendudukiarea masjid selama beberapa hari sebagai langkah awal untukmembaginya. Semua itu terjadi dengan perlindungan dan dukungandari pasukan penjajah Israel.
Rasyd menjelaskan, “Kami sekarang menghadapi prosespelaksanaan rencana pembagian masjid al Aqsha.” Untuk itudia menyerukan kepada warga Palestina di Tepi Barat, alQuds dan di wilayah pendudukan tahun 1948 serta di JalurGaza untuk melakukan mobilisasi dan menggiatkan pergi kemasjid al Aqsha serta membelanya dengan berbagai cara dansarana.
Dia meminta bangsa Arab dan ummat Islam untuk bergerak cepatmembantu masjid al Aqsha. “Kita berhadapan dengan bahayapermanen yang mengancam masjid al Aqsha. Kita semua harusbergerak, semua menurut kemampuannya dan posisinya untukmembela al Aqsha.” Dia juga meminta Liga Arab, OKI dan Komisial Quds untuk menetapkan program untuk bergerak aktif demimelindungi masjid al Aqsha.Dia menegaskan petingnya mengakhiri perpecahan Palestina danmendahulukan kemaslahatan nasional yang tinggi di ataskepentingan golongan dan partai untuk menghadapi tantangan yangmengancam al Quds dan masjid al Aqsha secara khusus sertapersoalan Palestina secara umum.Dia menyerukan Mahmud Abbas dan para pemimpin gerakanFatah untuk melepaskan diri dari khayalan kompromi politik danbergabung secepatnya dalam dialog nasional. “Apa yang terjaditerhadap masjid al Aqsha mengharuskan semua bekerja dengantanggung jawab, demi mengembalikan persatuan nasional,”tegasnya. (seto)
Pakar Turki: Penyerbuan al Aqsha Hanya Percobaan, BahayaYang Lebih Besar Akan Segera Datang.
Ahad, 27/09/2009http://infopalestina.com/ms/Pakar dalam urusan al Quds dan masjid al Aqsha asal Turki, Dr.Ahmad Farul mengingatkan bahwa penyerbuan masjid al Aqshaoleh ekstrimis Yahudi hari ini tidak lain adalah percobaan yangdiikuti dengan langkah-langkah lebih brutal dalam jam-jam danhari-hari mendatang. Dia menyerukan warga al Quds dan Palestinaterjajah 1948 serta semua orang yang bisa bersiaga di masjid alAqsha untuk mengintensifkan keberadaannya di dalam masjiduntuk menghadapi segala serangan Zionis.Dalam pernyataan yang dilansir situs “Akhbar Filistin”, Ahad(27/09), Dr. Farul mengecam sikap Arab dan dunia Islam yangdiam terhadap apa yang dialami masjid al Aqsha hari ini. Lebihmenyedihkan lagi adalah arah kebanyakan Negara Arab yangmenaruh perhatian pada normalisasi dengan entitas Zionis Israel,dengan imbalan yang dipropagandakan pemerintah Amerikaseputar penghentian pembangunan pemukiman Yahudi oleh Israel.
Dia mengatakan, “Persoalan ini adalah persoalan semua kaummuslimin. Karena masjid al Aqsha adalah masjid seluruhkaum muslimin. Kami terus mengikuti perkembanganberbahaya yang semakin besar setiap hari terhadap masjid alAqsha. Saya yakin orang Yahudi memanfaatkan sikap diamdunia Islam dan berani menodai al Quds dan masjid sucinya.”
Dia menjelaskan bahwa ekstrimis Yahudi telah mempersiapkanpenyerbuan masjid al Aqsha sejak beberapa hari. Hal ini dibuktikandengan seruan yang disampaikan Dr. Ikrimah Shabri, kemarin,Sabtu (26/09), kepada warga al Quds dan orang-orang Palestinauntuk giat berkunjung ke masjid al Aqsha dan bersiap siagamenghadapi infiltrasi Zionis yang tidak pernah terjadi sebelumnya.Dia menegaskan tidak cukup dengan apa yang dipersembahkanorang-orang Palestina untuk melindungi masjid al Aqsha, namunharus ada teriakan suara seluruh dunia Islam dan sampai ke alQuds. Karena bahaya Zionis tidak hanya terhadap kota al Qudssaja, namun bahaya bagi seluruh dunia Islam.
Kalau suara yang menentang Yahudi berhimpun maka merekatidak akan berani menghancurkan masjid al Aqsha. Sulit bagiwarga al Quds sendirian membela masjid al Aqsha. Karenamereka membela tanpa senjata. Menurutnya, pada tahap iniArab dan kaum muslimin tidak melakukan apa-apa demi alQuds dan al Aqsha, mereka terlena oleh rayuan pembekuan“permukiman Yahudi” oleh Amerika dengan kompensasinormalisasi dengan Israel. Menurutnya sikap inilah yangmendorong Yahudi berani menyerbu al Aqsha. Dan setelahpenyerbuan ini maka kaum muslimin harus bangun dari tidurmereka.
Dia melanjutkan,”Saya yakin pernyerbuan hari ini adalah ujicoba.Orang Yahudi sedang menyiapkan penyerbuan lebih besar. Olehkarena itu warga al Quds harus waspada dalam setiap saat dandalam kondisi terbangun. Melawan rencana Zionis denganmemperbanyak dukungan dan mengintensifkan keberadaan merekadi dalam masjid al Aqsha.” Namun dia menegaskan bahwa
Leave a Comment