• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
“BULETIN AL-AQSHO”
Berita Muslim Mingguan ke-47, Syawal 1430HDewan Redaksi :
Slamet Abd.
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
Israel, Bersiaplah untuk Intifada Ketiga
Rabu, 07/10/2009 http://www.eramuslim.comSetelah ditahan semalaman, hakim pengadilan Yerusalemmembebaskan pimpinan Gerakan Islam Syaikh Raed Salah, Rabu(7/10). Namun pengadilan mengeluarkan surat perintah yang isinyamelarang Salah masuk ke wilayah Yerusalem selama satu bulanpenuh. Dalam kasus Salah hari Selasa malam, polisi Israel memintaagar penahanan Salah diperpanjang selama lima hari. Tapi polisi juga menyetujui keputusan untuk mengisolasi Salah ke kawasanUmm Al-Fahm selama 30 hari agar tidak masuk ke wilayahYerusalem.Syaikh Salah ditangkap polisi Israel dengan tuduhan melakukan"hasutan serius yang memicu aksi-aksi kekerasan" di Yerusalemdan sekitarnya. Polisi Zionis menuding Salah telah "mengobarkanperang agama" dan hakim pengadilan Shimon Feinbergmemutuskan bahwa Salah adalah orang yang berbahaya."Ia bisa melakukan hasutan jika dibiarkan ada di Yerusalem. Olehsebab itu pengadilan memerintahkan untuk melarang Salah masukYerusalem selama satu bulan atas jaminan pribadi dan pihakketiga," kata hakim Feinberg yang melarang wartawan meliputproses hearing di pengadilan.
Kuasa hukum Syaikh Salah, Khaled Zbarke menilai keputusanhakim sebagai konspirasi untuk membungkam Salah yangmemang vokal menyuarakan perlawanan terhadap rezimZionis yang ingin menghancurkan Masjid Al-Aqsa. MenurutZbarke, para ekstrimis Yahudi yang menjadi dalangpenyerbuan ke Masjid Al-Aqsa sengaja menggunakanperangkat hukum untuk menghentikan aktivitas Syaikh Salah.
Paska penyerbuan sekelompok Yahudi ekstrim ke Masjid Al-Aqsa,situasi tegang menaungi kota Al-Quds. Pejabat senior Fatah, HatemAbdel Kader dalam wawancara dengan Jerusalem Post meng-ungkapkan kekhawatirannya, penangkapan terhadap tokoh-tokohGerakan Islam akan mendorong perlawanan warga Palestina diTepi Barat yang bisa memicu pecahnya perlawanan Intifada ketiga."Situasi sekarang ini sangat sensitif," kata Abdel Kader yangpernah menjabat sebagai menteri urusan Yerusalem kabinetPalestina ini. "Keputusan Israel sangat berbahaya. Jika Israel tidakmau eskalasi kekerasan meluas, Israel harus menghindari isu-isuseperti ini. Kalau tidak, kami khawatir kondisi ini akan meledakyang bisa menimbulkan perlawanan Intifada ketiga," kata AbdulKader. (ln/JP/ Hrz)
Israel Tangkap Pemimpin Palestina Raed Salah di Quds
Rabu, 07/10/2009 http://www.eramuslim.comSetelah bentrokan hebat dengan pengunjuk rasa di YerusalemTimur, Israel menangkap Raed Salah, pemimpin Palestina. LaporanWorld Bulletin mengatakan bahwa Israel sengaja menciptakansituasi yang berbahaya di kota Kudus. Raed Salah, pemimpinGerakan Islam, mengatakan kepada sebuah surat kabar Israel padahari Senin (5/10) bahwa bentrokan akan berlangsung selama Israelterus menduduki kota dan mesjid.Salah beberapa kali ditangkap dan dipenjara selama dua tahunkarena selalu mengeluarkan pernyataan tentang "membela" tanahsuci melawan invasi Yahudi. Dia juga telah berulang kali disebutdalam beberapa hari ini bagi selalu menyerukan umat Islam diwilayah Palestina untuk membela dan mempertahankan Masjid Al-Aqsa.
"Masjid itu menyatukan umat Muslim, Palestina dan Arab,dan Israel tidak memiliki hak ke masjid atau YerusalemTimur," tandas Salah.
 Pada hari Selasa (6/10) kemarin, Salah ditangkap polisi Israel. Disisi lain, sebaliknya para para pemimpin otoritas Palestina malahmengeluarkan peringatan keras, dalam seminggu terakhir ini,kepada para pengunjuk rasa di al-Aqsa karena para pengunjuk rasaini melawan orang-orang Yahudi yang menyerang tempat suci itu,demikian Reuters mengatakan. Pasukan keamanan Israel secarateratur melarang pemuda Muslim memasuki masjid dan kompleksperumahan yang selama ini sudah sebagai "tempat suci" umatIslam.Ketegangan Meningkat"Israel memicu kebakaran, dan sengaja meningkatnya ketegangandi Timur dengan menduduki al-Quds. Mereka tidak mengambillangkah apapun untuk menenangkan situasi ini," kepala perundingperdamaian, Saeb Erekat, mengatakan dalam sebuah pernyataansebelum pertemuan akhir pekan ini dengan utusan Presiden AS,Barack Obama. “Mereka ingin menduduki Yerusalem Timur.”
"Israel bekerja setiap hari membangun permukiman, danorang Palestina tidak memungkinkan untuk membangunapapun, seperti yang kita lihat hari ini," Mahmoud Abbasberkomentar. Selasa kemarin juga merupakan hari rayaSukkot Yahudi. Hingga tidak heran, sekitar 70.000 orangberbaris di jalan-jalan Yerusalem, termasuk juga polisi Israel.
Sumber-sumber Palestina mengatakan Israel takut bahwa “percikanapi” sekecil apapun bisa membuat lepas kendali. Barat yangkatanya mendukung pemerintah Palestina pada hari Senin kemarinmenyatakan akan "menghadapi Israel" secara diplomatis karenapeningkatan ketegangan ini. Namun setelah dua hari, tidak adaperkembangan apapun dari usaha Barat.Sedangkan George Mitchell, utusan AS, menegaskan bahwaminggu akan dilanjutkan upaya-upaya menghidupkan kembaliperundingan damai yang terhenti antara Presiden PalestinaMahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.Al-QudsTahun 1967, Israel merebut dan menduduki Al-Quds dalam agresimereka selama enam hari. Usaha ini dikecam oleh masyarakatinternasional. Al-Quds adalah rumah bagi Masjid Al-Aqsa, kiblatpertama kaum Muslimin dan bangunan paling suci ketiga setelahKa'bah di Makkah dan Mesjid Nabi Muhammad di Madinah, ArabSaudi. Maknanya telah diperkuat oleh kejadian Al Isra'a dan AlMi'raj. Dan sekarang Israel telah merambah Al-Quds untukmengusir rakyat Palestina, termasuk membongkar sistematisrumah-rumah mereka. (sa/wb)
Pasukan Israel Lakukan Penangkapandi Perkampungan al Quds
Rabu 07/10/2009 http://infopalestina.comSumber-sumber lokal Palestina di kota al Quds menyebutkanbahwa pasukan penjajah Israel yang diluncurkan tadi malam danpagi tadi, Rabu (7/10), melakukan operasi penangkapan luas diberbagai perkampungan di al Quds. Mereka menangkap puluhanpemuda dan dibawa ke departemen penyelidikan di Yerusalem,dengan alasan ikut berpartisipasi dalam aksi protes terhadap aksipenyerbuan al Aqsha.
 
= JANGAN DIBACA SAAT KHUTBAH =
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...