• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
“Mengingati Palestina”
- Palestina Hari Ini -
IDUL FITRI 1429H DI PALESTINA,TEPI BARAT DITUTUP TOTAL
[01/10/2008 – 01:10] http://www.infopalestina.com  Al-Quds (terjajah) – infopalestina :
Pihak penjajah Zionis 'Israel' menyambut hariraya Idul Fitri 1429 ini dengan memberlakukanpenutupan total atas wilayah Tepi Barat dengan alasandatangnya tahun baru Yahudi yang berbarengandengan Idul Fitri.
Pihak militer Zionis 'Israel' mengumumkanpemberlakuan penutupan Tepi Barat mulai Senin malamhingga hari Rabu ini. Dengan alasan bertepatan dengandatangnya tahun baru Yahudi.Seorang juru bicara militer 'Israel' dalam keteranganpers dalam hal ini, mengumumkan bahwa selama masapenutupan ini bahwa keluar masuknya warga Palestina“pemilik kebutuhan manusia dan keperluan medis” hanyadisetujui di kantor koordinator.Sementara itu “masuknya tokoh-tokoh pentingPalestina, dokter, pengacara, tahanan yang menjalanipengadilan, tokoh agama, guru dan pegawai di lembaga-lembaga non pemerintah, juga disetujui di kantor-kantorkoordinator tersebut “, demikian seperti yang disebutkandalam keterangan pers.
Sebelumnya juga diberitakan bahwa pihakpenjajah Zionis 'Israel' selama bulan Ramadhan inimelarang masuknya penduduk Tepi Barat ke kota Al-Quds untuk menunaikan sholat Jum'at dan tarawihberjama'ah. Begitu juga melarang mereka menunaikanqiyamul lail dan i'tikaf di Masjid Al-Aqsha selamasepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan.
(AMRais)
- Al-Quds & Palestina 2020 -
SHALAH UNGKAP RENCANA ISRAELKOSONGKAN AL-QUDS DARI PALESTINA 2020
September 21, 2008, 5:32 pmhttp://suaraqassam.wordpress.com/2008/09/21/shalah-ungkap-rencana-israel-kosongkan-al-quds-dari-palestina-2020/Syaikh Raed Shalah, ketua gerakan Islam diPalestina 1948 mengungkap sebuah rencana Israel yangbertujuan menghapus eksistensi Palestina di Al-Quds danmencaplok masjid Al-Aqsha dan wilayah disekitarnya.
Ia menegaskan bahwa rencana paling berbahayabelakangan yang terungkap adalah Israel inginmembersihkan Al-Quds lama dari eksistensi Palestinahingga tahun 2020 disamping ada rencana jangkapanjang yang membersihkan Palestina hingga tahun2050. Karenanya, tindakan Israel sekarang adalahmenyita identitas atau mengusir atau menghancurkanrumah-rumah warga Palestina atau menyita tanah yangsemuanya mengarah kepada tujuan di atas.
Dalam wawancara dengan QudsPress, Raid Shalahmembicarakan soal proyek penjajahan Israel denganyahudisasi kota Al-Quds dengan yahudiasai aset danlembaga social disana. Israel selama ini melakukanpembersihan etnis Palestina dengan berbagai macam caratermasuk menyita identitas warga Al-Quds dan lain-lain.Tokoh yang mengisi sebagian besar usianya denganmembela masjid Al-Aqsha ini menegaskan bawha Israelberusaha menghancurkan Al-Aqsha secara bertahap.Tujuannya adalah membangun haikal (sinagog) direruntuhan masjid Al-Aqsha yang kini mereka menggalihabis-habisan terowongan di bawah masjid suci tersebut.Mereka juga membangun sinagog di tembok sebelah baratdan selatan masjid Al-Aqsha dan mengubah kuburan Ar-Rahmah yang berdempetan dengan masjid Al-Aqshamenjadi tempat pariwisata. Semua upaya ini bertujuanmembersihkan Palestina dari Al-Quds di tahun 2010.
Karena, tokoh Palestina ini menilai perundingandengan Israel hanya merupakan tindakan sia-sia. Sebabperundingan itu selalu mengecualikan kemungkinanberdirinya Negara Palestina, kemungkinan masa depanAl-Quds, kemungkinan hak pengungsi, dan hanyamengekalkan permukiman Yahudi di Tepi Barat. Ituadalah sebuah perundingan pelecahan dan penghinaanterhadap semua warga Palestina yang berakal.
Rencana itu di atas menurut Raid Shalah akanmencaplok wilayah hakiki masjid Al-Aqsha yang mencakup144 hektar terdiri dari kubah emas (masjid QubahShakhrah), masjid Jami Al-Qibali (masjid Al-Aqsha),mushala Marwani, masjid Al-Aqsha lama, masjid Al-Barraq, mushala dibawah qubah Shakhrah. Namun Israeltidak pernah mengakui wilayah perbatasan ini. Israel hanyamengakui wilayah Qubah Shakrah dan perbatsan Jami Al-Qibali.Raid Shalah mengecam tindakan Lembaga PBBuntuk Pendidikan dan Kebudayaan (UNESCO) yang hanyamenjadi agen Israel sebab selalu membela Negara zionissejak tahun 1967.Selama ini UNESCO pernah menemukan Israelmenggunakan bahan kimia dalam menggali terowongan dibahwa masjid Al-Aqsha namun kemudian lembaga ini diamsaja. Itu terjadi tahun 2007 hingga tembok barat masjid Al-Aqsha rubuh. Karena itu, Shalah meminta kepada UNESCOuntuk tidak tinggal diam dan melakukan tugaskemanusiaannya.(infoPalestina.com)
- Al Aqsho & Palestina 2004 Lalu -
ARAFAT HANYA SIMBOL
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2004/11/08/LN/mbm.20041108.LN92961.id.htmlTiba di Jakarta dua pekan silam, Syekh MuhammadSeyam langsung disibukkan oleh sederet kegiatan padasejumlah komunitas Islam di Indonesia. Riwayat danpengalaman yang melekat pada mantan imam besar MasjidAl-Aqsha Yerusalem ini memang sayang untuk dilewatkanbegitu saja. Cambangnya yang lebat seputih asap seakanmenjadi penanda perjalanan hidupnya yang telah menginjak69 tahun.Seyam menyaksikan dan mengikuti dari dekatkelahiran intifadah babak dua di Masjid Al-Aqsha.Pemicunya adalah tindakan Ariel Sharon yang memaksamasuk ke Al-Aqsha pada 28 September 2000. Sejak itugelombang demi gelombang perlawanan diciptakanPalestina untuk menjawab tekanan Israel.
"Untukmempertahankan kesucian Masjid Al-Aqsha, kami tidakpeduli berapa nyawa lagi yang akan melayang,"
ujarnyakepada Tempo.Syekh Seyam pernah empat tahun (1984-1988)menjadi imam besar dan khatib di masjid tersebut. Peran itudia jalankan seiring dengan tugasnya sebagai dosen diUniversitas Islam Gaza. Di kota ini Seyam dibesarkansetelah orang tuanya terusir dari Desa Al-Jora pada 1948.Belakangan, doktor sastra arab dari Universitas Al-AzharKairo ini sempat pula menjadi Rektor Universitas IslamGaza.Ketika Otoritas Palestina hasil Perjanjian Oslo 1993terbentuk, Arafat sempat memintanya masuk kabinet.Seyam menolak tawaran itu.
"Ada perbedaan prinsipmeski kami berteman akrab,"
dia memberikan alasankepada Tempo. Tapi Seyam setuju membantu Arafat untukikut menilai personel yang masuk kabinet. Dua pekan lalu,di sela-sela acaranya yang padat, dia menerima wartawanTempo Darmawan Sepriyossa dan Zacharias Wuragil untukberbincang.Berikut ini petikannya: Saat bertugas sebagai imam besarAl-Aqsha, apa saja pengalaman Anda berhadapan denganmiliter Israel ?
Kumpulan Berita Palestina – Al Aqsho, Dua Mingguan ke-1, Syawwal 1429 http://ibadalloh.homelinux.org
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...