“BULETIN AL-AQSHO”
Berita Muslim Mingguan ke-45, Syawal 1430HDewan Redaksi :
Slamet Abd.
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
Israel Tutup Masjid Ibrahimi dan Lindungi YahudiLakukan Ritual.
Rabu, 23/09/2009
http://www.infopalestina.com/msPemerintah penjajah Israel sejak pagi hari ini, Rabu (23/9) menutupsemua gerbang masuk masjid (Al-haram) Ibrahimi di kota Khalil(Hebron) Tepi Barat bagi para jamaah shalat kaum muslimin danmemberikan perlindungan serta penjagaan kepada kaum penggasapYahudi melakukan ritual agama mereka dan merayakan hari rayaYahudi.Sejumlah sumber lokal di kota tersebut menyebutkan bahwapasukan Israel mengeluarkan keputusan menutup masjid Ibrahimihari ini dan tanggal 28 bulan ini bagi para jamaah shalat kaummuslimin. Israel melarang kaum muslimin dan melarangmengumandangkan suara adzan dengan alasan memberikan izinkepada kaum Yahudi untuk melakukan ritual agama mereka.Sementara itu Departemen Wakaf di Khalil meminta kepada semualembaga kemanusiaan internasional untuk intervensi terhadappolitik diskriminatif yang dilakukan Israel terhadap masjidIbrahimi secara terang-terangan.Departeman Wakaf dalam pernyataan sikapnya yang diterima olehInfopalestina menegaskan bahwa pelarangan kaum musliminmasuk ke masjid Ibrahimi adalah kelanjutan politik Israel yangingin “mengosongkan” masjid kuno itu dari warga Palestina.Namun ketegaran warga Palestina di Khalil dan keteguhan merekaakan menghalangi tindakan Israel menguasai masjid tersebut.Pasukan Israel sebelumnya menutup masjid Ibrahimi di hariterakhir di bulan Ramadhan dan hari pertama idul fitri bagi kaummuslimin. Israel hanya mengizinkan kaum muslimin shalat subuhdan shalat ied saja dengan alasan memberikan izin kepada kaumYahudi menunaikan hari rayanya. (bn-bsyr)
Israel Tetap Lakukan Serangan ke Gaza Selama IdulFitri.
Selasa, 22/09/2009http://eramuslim.com/berita/palestinaPesawat-pesawat tempur Israel melakukan pengebom terowongansepanjang Jalur Gaza selatan perbatasan dengan Mesir selama IdulFitri, kata sebuah kantor berita Palestina.Perekonomian di Gaza sangat tergantung pada terowongan-terowongan bawah tanah tersebut, yang semakin hari selaludiserang oleh pasukan Israel dan Mesir. Puluhan orang telah tewasdalam terowongan bawah tanah itu selama bulan, dan masihbanyak lagi selama hampir tiga tahun pengepungan terhadap jalurGaza. Terowongan bawah tanah yang menghubungkan Gaza danperbatasan Mesir telah menjadi Industri bagi sebagian warga Gazatdan hal industri inilah satu-satunya kesempatan kerja yang tumbuhdi Gaza.Penduduk setempat mengatakan kepada kantor berita Ma'an bahwa jet-jet tempur Israel menembakkan empat roket, menyebabkankerusakan namun tidak ada korban jiwa, kata kantor berita Maan.Juru bicara militer Israel mengatakan bahwa angkatan udara telahmenargetkan tiga terowongan di Rafah.Serangan udara datang beberapa jam setelah pasukan Israelmenembak mati dua pejuang Palestina yang mendekati perbatasanutara Gaza pada Sabtu malam.Mayoritas luas terowongan di Jalur Gaza selatan digunakan untukmengimpor pangan, bahan bakar, dan barang-barang konsumendari Mesir. Sejumlah kecil digunakan untuk menyelundupkansenjata.Warga Gaza hidup di bawah pengepungan Israel yang berat untukwaktu yang lama dan pemerintah Mesir masih bersikeras untuktidak membuka perbatasan Gaza walau harus mendapat kutukandan kecaman dari umat Islam seluruh dunia yang memprotes sikapMesir yang lebih membela Israel, warga Gaza tanpa putus asamencoba menggali terowongan bawah tanah dan walau harusmengambil risiko hidup mereka.(fq/mna)
Khatib Sholat Ied di Masjidil Aqsha PeringatkanUsaha Yahudisasi Al-Quds.
Senin, 21/09/2009http://eramuslim.com/berita/palestina/khatib-sholat-ied-di-masjidil-aqsha-peringatkan-usaha-yahudisasi-al-quds.htmSyaikh Yousef Abu Snene, yang merupakan Khatib dari Masjidsuci al-Aqsha di wilayah pendudukan Yerusalem, telahmemperingatkan bahwa kota suci Al-Quds telah menjadi sasarankampanye Yahudisasi oleh Zionis Israel.Khatib ini, yang sedang menyampaikan khutbah Idul Fitri diMasjid Aqsha pada hari Minggu kemarin, mengatakan bahwaotoritas pendudukan Israel (IOA) telah semakin meningkatkanusaha penghancuran terhadap kota suci Al-Quds.Dia juga mengatakan bahwa penjajah Zionis telah memperketatpengepungan terhadap Yerusalem, mempraktekkan pajak yangtinggi dan melakukan penggalian terhadap kompleks masjid Al-Aqsha, khususnya di wilayah selatan Masjid Aqsha, hal inimemperlihatkan bahwa otoritas pendudukan Israel IOA memangberniat untuk melakukan Yahudisasi teradap Yerusalem dan Al-Aqsha.Abu Snene mengatakan bahwa perpecahan di dalam barisan Islamakan memberikan kesempatan kepada "musuh" untukmelaksanakan lebih jauh lagi praktek Yahudisasi terhadap kotasuci, dan ia menyerukan adanya persatuan untuk menghadapiskema Yahudiasai yang dilakukan oleh otoritas pendudukanIsrael.(fq/pic)
60 Ribu Jamaah Shalat Id di Masjid al Aqsha
Senin, 21/09/2009http://www.infopalestina.com/ms/Meskipun pelintasan-pelintasan militer (check point) Israelbertebaran di kota lama di kota al Quds, namun lebih dari 60 ribu jamaah shalat memenuhi area masjid al Aqsha dan mendengarkankhutbah yang disampaikan Syaikh Yusuf Abu Esnina.Dalam khutbahnya Syaikh Yusuf menyerukan kepada para jamaahdan anak bangsa Palestina agar tidak meninggalkan al Quds dan alAqsha yang merupakan benih Palestina, simbul aqidah umat daneksistensinya. Dia mengatakan, “Al Aqsha yang sedang bersedihmenyeru kalian agar mengunjunginya, bukan saja pada bulanRamadhan, namun sepanjang tahun dan hari. Karena keberadaankalian di sini adalah jawaban tegas dan satu-satunya bagi orang-orang yang dengki.”Syaikh Yusuf menyampaikan kondisi yang dialami al Quds, mulaidari blokade, kewajiban pajak dan aktivitas yahudisasi, terutamapenggalian di sekitar masjid al Aqsha di sisi selatan menuju masjidal Aqsha yang menegaskan kegigihan Zionis Israel untukmenciderainya.Khatib al Aqsha juga menegaskan bahwa kondisi perpecahan yangdialami bangsa Palestina memberikan kesempatan kepada musuhuntuk lebih banyak lagi melakukan tekanan dan tindakan-tindakandzalim. “Bulum tiba kah saatnya untuk mengubut fitnah. Tidakkahsekarang saatnya untuk persatuan iman, persatuan barisan, kata-kata dan tujuan,” ungkapnya mempertanyakan. (seto)
Leave a Comment