“BULETIN AL-AQSHO”
Berita Muslim Mingguan ke-49, Dzulqo'dah 1430HPenyelenggara :
Slamet Abd.
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
Yahudi Ekstrim : "Masjid Al-Aqsa dan Haram Al-Sharif Harus Dipindahkan ke Makkah" .
Jumat, 16/10/2009.http://www.eramuslim.com/berita/palestina/yahudi-ekstrim-masjid-al-aqsa-dan-haram-al-sharif-harus-dipindahkan-ke-makkah.htm
Kelompok-kelompok Yahudi ektrimis di Israel makin terang-terangan ingin menghancurkan Masjid Al-Aqsa dan KubahBatu Haram Al-Sharif yang ada di Al-Quds (YerusalemTimur). Mereka menyatakan, kedua tempat suci umat Islamdunia itu sebaiknya dipindahkan ke Makkah, Arab Saudi.
Pernyataan tersebut dilontarkan organisasi Yahudi ekstrim antaralain Gershom Salomon, Orthodox Temple Mount dan Eretz YisraelFaithfull Movement. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth edisiRabu kemarin melaporkan bahwa organisasi-organisasi Yahudifanatik itu akan menyewa banyak insinyur untuk memindahkanMasjid Al-Aqsa dan Kuba Batu Al-Sharif ke Makkah.Pimpinan kelompok ultra nasionalis-kanan Israel, Yehuda Etzionpada surat kabar itu bahkan mengancam akan meledakkan MasjidAl-Aqsa dan Kubah Batu jika pemerintah Israel tidak maumenghancurkan dan memindahkan bangunan itu ke tempat lain.Etzion pada tahun 1980-an ditangkap dan divonis hukuman limatahun penjara karena merencanakan peledakan masjid-masjid diPalestina, terutama Masjid Al-Aqsa dan Haram Al-Sharif dan diabersumpah akan melakukan rencana itu lagi.Sejak rejim Zionis Israel menguasai Yerusalem Timur pada tahun1967, mereka secara ilegal menganeksasi dan menguasai tempat-tempat suci umat Islam dan Kristiani di wilayah itu. Para pemukimYahudi ekstrim berulangkali melakukan perusakan dan penyerbuanke masjid Al-Aqsa.Insiden terbaru terjadi awal bulan kemarin, ketika sekelompokpemukim Yahudi fanatik menyerbu masjid sehingga terjadibentrokan dengan Muslimin Palestina. Selanjutnya, rejim Zionismenutup lokasi masjid dan melarang warga Muslim Palestina yangberusia dibawah 50 tahun beribadah di Masjid Al-Aqsa.Bukan cuma para pemukim Yahudi yang berusaha merusak Al-Aqsa tapi juga pemerintahan Zionis Israel yang terus melakukanpenggalian di bawah kompleks Masjid Al-Aqsa yangmembahayakan pondasi masjid. Penggalian dilakukan sebagaibagian dari program Yahudisasi Al-Quds yang dilakukan rejimIsrael.Negara Yordania adalah negara yang diberi wewenang untukmenjaga dan melindungi tempat-tempat suci kaum Muslimin danKristiani di Yerusalem Timur, berdasarkan perjanjian perdamaianYordania-Israel tahun 1994. Tapi negara itu juga tidak memilikikekuatan untuk menghentikan tindakan Israel yang membahayakanMasjid Al-Aqsa dan tempat-tempat suci lainnya. (ln/prtv)
Khatib Al-Aqsha: Tegarlah di Masjid, Beladan Hadiri Pengajian Di Sana
Sabtu, 17/10/2009 http://infopalestina.com/ms/Khatib masjid Al-Aqsha, Syekh Yusuf Abu Saninah mengecamtindakan Israel melarang warga memasuki masjid Al-Aqsha untukmenjalankan shalat Jum'at (16/10). Ia menilai tindakan itupelanggaran yang bisa “menghancurkan” masjid. Abu Saninahyakin, siapapun yang menghalangi seseorang masuk masjid makaia akan mendapatkan kehinaan dalam kehidupan dunia dan akhirat.Sejak pagi Jumat kemarin, pasukan Israel melarang pemudaPalestina masuk ke masjid dan mereka diperiksa. Karenanya, iamenyerukan kepada jamaah untuk tegar di masjid dan membelanyaserta menghadiri majlis taklim yang ada di sana.
Ia menegaskan bahwa warga Palestina dan warga Al-Qudstelah dipilih Allah menjadi ahli berjaga dalam jihad di masjidAl-Aqsha. “Jangan mundur, jangan takut dan lemah. Sebabsiapa yang bertakwa kepada Allah, Ia akan memberikan jalankeluar dari penjajahan berupa pembebasan, diberikankeamanan dan kecukupan” tegas Abu Saninah. Abu Saninahmempertanyakan, bagaimana masalah Palestina justru dibelaoleh orang selain muslim, sementara pemimpin umat Islamhanya diam.
(bn-bsyr)
Kemenangan Palestina di Al-Aqsa
Selasa, 20/10/2009http://www.eramuslim.com/berita/palestina/kemenangan-palestina-di-al-aqsa.htmKetegangan antara pasukan Israel dan rakyat Palestina telahmereda ketika beberapa ratus orang Muslim Palestina terusmenduduki Masjid Al-Aqsa dan tak sedetikpun meninggalkannya.Konfrontasi antara Palestina dan Israel di Yerusalem danmelibatkan Masjid Al Aqsa dimulai ketika Israel menangkappemimpin Gerakan Islam, Raed Shaleh. Polisi Israel menuduhSalah yang melancarkan "perang agama" dan mengatakan iabersalah atas "penghasutan dan hasutan".
Raed Salah meminta rakyat Palestina untuk terus berada didalam dan sekitar Al-Aqsa untuk "melindungi dari makarYahudi." Selama bentrokan yang sudah terjadi lebih dariseminggu ini, tentara dan polisi Israel telah menangkapratusan orang Palestina. Puluhan tentara Israel luka-luka.Namun kekejaman tentara Yahudi bukan hanya di Al Aqsasaja, juga merembet ke beberapa kamp pengungsi dan kota-kota di Tepi Barat di mana ribuan orang Arab bergabungsolidaritas demonstrasi di Gaza, Suriah, Mesir dan Yordania.
Kemarahan rakyat Palestina dipicu karena ratusan ekstremis Israelmencoba memasuki Haram, di mana Masjid Al-Aqsa berada. ParaYahudi itu merayakan Yom Kippur dan Sukkot. Beberapaekstremis ingin menghancurkan masjid. Kemarahan ini diperburukketika para penduduk Gaza ditolak masuk ke Yerusalem untukberibadah di mesjid. Hanya perempuan saja yang diperbolehkanmasuk.Ketegangan sedikit mereda setelah intervensi Duta Besar Yordaniadi Tel Aviv. Pemerintah Israel setuju berjanji bahwa umat Islamakan diizinkan masuk dan memiliki akses bebas ke Al-Aqsa. EhabJallad, koordinator Komite Populer Perayaan Yerusalem sebagaiIbukota Kebudayaan Arab untuk 2009, yang bekerja sama denganWaqf Islam yang mengurus Masjid Al-Aqsa, melihat ini sebagaikemenangan."Ini adalah pertama kalinya sejak pendudukan Israel pada 1967Yerusalem Timur bahwa umat Islam tinggal di masjid selama satuminggu dan mencegah Ekstremis Yahudi masuk. Kami berencanauntuk mengorganisir rakyat di masa depan untuk mencegah upayalebih lanjut pengambil-alihan, " terang Jallad kepada IPS.
Dalam sebuah wawancara dengan IPS tidak lama sebelum iaditangkap Israel, Syeikh Raed Salah mengatakan bahwapemerintah Israel sebelumnya telah memberitahu beberaparekan-rekannya bahwa masjid akan dibagi. "Ini adalah garismerah. Kami tidak akan membiarkan orang-orang Israeluntuk mengambil alih Haram. Jika kita harus memilih antara
Add a Comment