* Menghindari Ancaman ABRI* Merasa Aman* Bukan Saya* Pemerintah dan Bikini* Ralat Bohong* Watak Setengah ABRI* Identitas ABRI* Neraka Ganjarannya* Ke Luar Negeri Saja Terus* Kebebasan Setelah Berbicara* Politisi Tanpa Ambisi* ABRI dan Metromini* Ilmu Capek* Itu Tadi Ransel* Syukurlah* SDM yang Paling Berharga* Alangkah Bedanya* Salah Pilih* Menyerah* Uang Lebih Penting* Sajak Orang KepanasanTes Kelinci[ Previous ][ Next ]Kepolisian, ABRI, dan badan intelejen BIA saling menyombong bahwa merekalah yangterbaik dalam menangkap penjarah yang sedang marak saat sekarang. Soeharto merasaperlu untuk melakukan tes terhadap hal ini.Soeharto melepas seekor kelinci kedalam hutan dan ketiga kelompok pengikut tes diatas harus berusaha menangkapnyaBIA masuk ke hutan. Mereka menempatkan informan-informan di setiap pelosok hutanitu. Mereka menanyai setiap pohon, rumput, semak dan binatang di hutan itu. Tidakada pelosok hutan yang tidak di interogasi. Setelah tiga bulan penyelidikan hutansecara menyeluruh akhirnya BIA mengambil kesimpulan bahwa kelinci tersebutternyata tidak pernah ada.ABRI masuk ke hutan. Setelah dua minggu kerja tanpa hasil, mereka akhirnyamembakar hutan sehingga setiap mahluk hidup didalamnya terpanggang tanpa adakekecualian. Akhirnya kelinci tersebut tertangkap juga hitam legam, mati ... tentusaja.Kepolisian masuk hutan. Dua jam kemudian, mereka keluar dari hutan sambil membawaseekor tikus putih yang telah hancur-hancuran badannya dipukuli. Tikus putih ituberteriak-teriak: "Ya ... ya ... saya mengaku! Saya kelinci! Saya kelinci!"Titit dan Tutut[ Previous ][ Next ]Kita masih ingat ketika aktor agak terkenal Indonesia, Ongky Alexander menikahdengan Paula, anak buah Mbak Tutut, (yang konon kabarnya suka berlesbi-ria denganTutut konon lho).
�
Leave a Comment