Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
31Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FILSAFAT

FILSAFAT

Ratings: (0)|Views: 3,308|Likes:

More info:

Published by: princess-dindachan-7106 on Oct 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/06/2013

pdf

text

original

 
FILSAFAT DAN PERWUJUDAN DIRI(Belajar Filsafat dan Berfilsafat) Oleh Konrad Kebung
 Filsafat harus diajarkan sekian rupa sehingga para mahasiswa memperoleh suatu pemahaman yang benar dan kokoh tentang manusia, alam dan Tuhan. Mereka juga dapatmempelajari filsafat jamannya terutama filsafat yang sangat berpengaruh dari dan dalamdaerahnya sendiri atau dalam hubungan dengan perkembangan ilmu-ilmu terbaru. Sejarahfilsafat harus diajarkan sekian rupa sehingga para mahasiswa, dengan memahami prinsip- prinsip dasar pelbagai sistem, menentukan mana yang benar dan harus diterima, danmana yang salah dan karena itu harus ditolak. Metode mengajar hendaknyamengutamakan inspirasi dan menanam sikap mencinta untuk mencari, menghargai danmembela kebenaran serta pengakuan yang jujur atas batas-batas pemahaman manusia.Kaitan antara filsafat dan masalah-masalah yang benar tentang hidup harus diutarakandengan saksama, demikian pula hubungan filsafat dengan masalah-masalah yangsungguh mempengaruhi pikiran para mahasiswa. Para mahasiswa juga dibantu untuk melihat kaitan-kaitan antara argumen filosofis dengan misteri-misteri keselamatan –  pokok-pokok yang menjadi inti bahasan dalam teologi di bawah bimbingan cahaya iman.
 
Pendahuluan
 Sejak berdirinya Seminari Tinggi Ledalero pada tahun 1935 (berawal di Matalokodan berpindah ke Ledalero pada tahun 1937), mata kuliah filsafat sudah diajarkan di sinidisanding dengan teologi sebagai bidang studi utama untuk pendidikan calon imam, biarawan dan misionaris. Secara tradisional filsafat dilihat sebagai ilmu yang lebih berbicara tantang manusia dan tata alami sedangkan teologi berbicara tentang hubunganmanusia dengan Tuhan atau Yang ilahi melalui iman dan wahyu. Di universitas-universitas besar tempo dulu di mana ada jurusan teologi di sana juga terdapat jurusanatau studi-studi filsafat. Teologi, sebagai refleksi manusia atas iman dan wahyu ilahidalam terang akal budi manusia harus didukung oleh studi-studi filsafat yang berurusandengan manusia dan tata alami.Diterangi oleh filsafat abad pertengahan dan Skolastisisme yang bercorak teosentris teologi, sebagai ilmu yang membuat refleksi tentang Tuhan dan pelbagaiatributnya, dilihat sebagai ilmu yang lebih luhur ketimbang studi-studi tentang alam danmanusia. Dalam terang ini filsafat selalu dilihat sebagai pelayan teologi(
ancilla
 
theologiae
). Pemahaman seperti ini bahkan masih membekas hingga zaman kinidan ini jelas terlihat dalam sistem, jenjang dan kurikulum pendidikan calon imam, yaitu bahwa teologi harus dipelajari setelah studi filsafat. Karena itu di seminari-seminaritinggi selalu ada pembagian dalam unit filosoficum (untuk yang tengah belajar filsafat)dan teologicum (bagi yang tengah mempelajari teologi dan persiapan akhir untuk kaul-
 
kaul dan tahbisan-tahbisan suci). Dalam pemahaman ini, seorang harus lebih dulumenyelesaikan studi filsafat sebelum ia melangkah ke studi teologi. Namun sejalan dengan proses berpikir manusia pada umumnya dan bahwa ilmu-ilmu semakin memiliki kekhasan dalam dunia berpikir, pemahaman filsafat sebagai pelayan teologi pun bergeser. Studi filsafat dilihat sebagai bagian paling penting untuk memahami gagasan-gagasan dan ide dalam teologi dan keduanya kini memiliki hubungankemitraan dan tidak lagi hubungan atas-bawah, lebih luhur-lebih rendah, dan yangserupa. Justru dalam berteologi orang dapat berfilsafat dan dalam berfilsafat orang jugadapat berteologi.Ensiklik mendiang Sri Paus Yohanes Paulus II,
 Fides et Ratio
(14 September 1998) mengemukakan suatu pemahaman yang seimbang antara filsafat dan teologi. SriPaus menegaskan bahwa filsafat tidak melulu dilihat sebagai persiapan bagi teologi dankarena itu bukan lagi
ancilla theologiae
. Keduanya justru dilihat sebagai mitra-mitradalam tugas yang sama untuk menemukan dan mencapai kebenaran yang universal dantransenden. Di sini Sri Paus menegaskan adanya satu matra religius dalam filsafat dansatu matra filosofis dalam teologi, mengingat objek keduanya adalah kebenaran yangterdalam dan transenden. Dalam artian ini hubungan antar filsafat dan teologi dapatdijelaskan sebagai satu terkandung di dalam yang lain. Melalui pandangan yang lebihseimbang seperti ini kita dapat berbicara dan memahami integrasi filsafat dan teologi. DiLedalero sejak tahun 70-an sudah banyak dibicarakan dan dipraktikkan integrasi kuliahfilsafat dan teologi. Sejak pada level filsafat para mahasiswa juga sudah mempelajari banyak perkuliahan teologi.Untuk itu saya ingin mengetengahkan garis besar pengajaran filsafat yang pernahdiberikan di Ledalero dalam perjalanan sejarah Seminari. Di sini saya tidak berbicaratentang pelbagai disiplin filsafat yang pernah disajikan di ruang kuliah. Yang lebih sayasoroti dalam kaitan dengan proses berpikir kita adalah menyangkut isi (content), orientasidan metode perkuliahan, serta hasil atau tanggapan dari mahasiswa. Melalui uraiansingkat ini kita dapat memahami perkembangan proses berpikir manusia dari waktu kewaktu, dari generasi ke generasi. Lewat mengikuti perkembangan proses berpikir ini kita juga dapat memahami bagaimana orang berfilsafat dari masa ke masa sesuai dengankonteks hidup mereka. 
1. Belajar Filsafat dan Berfilsafat
 Kita sering mendengar para mahasiswa berkisah tentang bagaimana mereka belajar filsafat. Sebagai suatu ilmu yang belum terlalu populer di mata dan pikirankebanyakan orang di wilayah kita, masih terdapat terlalu banyak prasangka terhadapfilsafat. Filsafat dianggap sebagai ilmu yang sukar, suatu studi tentang objek-objek spekulatif yang bersifat abstrak dan penuh rahasia, atau kemampuan memanipulasi pikiran sederhana atau pengungkapan ide-ide sederhana dalam bahasa dan terminologiyang hebat, bombastik dan sukar; ilmu yang tidak memiliki nilai dalam kehidupan praktis, hanya menekankan konsep dan teori, pemutarbalikkan sistematis dari semua pandangan dan pikiran sederhana dan biasa, dan pengganggu iman kristen yang sangatdogmatis.
Prasangka-prasangka ini merupakan tantangan besar dalam dunia filsafat, dankarena itu filsafat kerap dituding sebagai pengganggu iman dan ajaran Kristen, bahkan
 
dalam kalangan religius ada anggapan bahwa studi filsafat kerap dicurigai sebagai ajangkejatuhan atau kegagalan para imam atau biarawan.Justru melalui pandangan-pandangan yang tidak seimbang berdasarkan prasangkadi atas dan karena filsafat itu selalu dilihat (terlalu sempit) sebagai ilmu, yang memilikiobjek yang pasti, maka filsafat akhirnya dilihat sebagai suatu ilmu yang berat dan sukar.Immanuel Kant ( 1724-1804 ) adalah pemikir Jerman yang secara eksplisit memeroteskenyataan ini. Menurut Kant, kita tidak belajar filsafat melainkan
berfilsafat 
. Belajar filsafat berarti melihat filsafat melulu sebagai suatu ilmu tertutup sebagaimana kitamempelajari sejarah atau suatu objek material tertentu. Kita seharusnya berfilsafat. Itu berarti kita selalu harus mampu berpikir sendiri, berdaya kreasi dan berusaha untuk selalumenemukan sesuatu yang baru. Filsafat merupakan suatu proses berpikir yang hidup dan bukannya suatu ilmu mati. Filsafat adalah suatu proses atau usaha pencaharian yang terusmenerus; suatu cara berpikir yang terbuka bukan seperti ilmu pada umumnya yang selalumenuntut jawaban-jawaban tertentu sesuai dengan objeknya. Filsafat juga merupakansebuah pertanyaan dan bukannya tanda seru (!), pernyataan (statement) atau proposisi.Justru dalam keterbukaan seperti ini filsafat berbeda dari ideologi atau dogma yang padaumumnya bersifat tertutup.
 
1.1. Filsafat dan Hidup
 Para pemula dalam bidang filsafat biasanya sangat cemas ketika mereka mulaimemasuki bidang studi ini. Keraguan dan kecemasan ini biasanya pelan-pelan pudar ketika orang sudah mulai menekuni bidang ini. Dan terasa lebih menarik lagi ketikaorang sadar bahwa filsafat adalah bagian yang tak terpisahkan dari hidup mereka. Andatidak perlu mencari jauh-jauh apa kiranya yang menjadi inti filsafat. Ternyata tanpa Andasadar, Anda telah berfilsafat.Persoalan menyangkut hidup adalah persoalan universal yang dihadapi oleh setiapmanusia di mana saja. Sejak masa kanak-kanak orang sudah mulai melontarkan banyak  pertanyaan dan menemukan jawaban-jawabannya tersendiri mengenai hidup ini. Banyak  pertanyaan sering keluar dari persoalan-persoalan biasa dalam hidup, tetapi kadangkala pertanyaan itu melenceng jauh di luar pemahaman dan daya jangkau akal manusia itusendiri. Setiap orang mampu melontarkan pertanyaan tentang hidup dan pengalamannya,dan senantiasa berusaha untuk menemukan jawaban atas pelbagai pertanyaan dan persoalan hidupnya. Dan karena setiap orang dapat bertanya dan memberikan jawaban,maka juga setiap orang dapat berfilsafat.Kalau setiap orang dapat melontarkan pertanyaan dan dapat berfilsafat serta dapatmenemukan jawabannya tersendiri, untuk apa kita masih membutuhkan para pakar dalamdunia filsafat, yang memiliki kesibukan berpikir dan membuat rencana bagaimanamereka harus menata hidup ini. Setiap ahli filsafat tentu juga tidak bisa memberikansuatu jawaban absolut yang berlaku untuk semua orang dalam setiap lingkungan dan fasesejarah.
Namun kenyataan bahwa seorang ahli filsafat masih sangat berguna dalammembantu memecahkan banyak masalah dalam kehidupan manusia. Ia tampil sebagaiseorang dokter yang dapat mendiagnose penyakit dan menunjukkan permasalahan sertamemberikan terapi yang tepat untuk penyakit itu.Filsafat membahas pelbagai macam permasalahan manusia sehari-hari. Pada beberapa dasawarsa terakhir, para filsuf di dunia barat lebih memperhatikan sejarah

Activity (31)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nuki Khe liked this
Putry Keong liked this
Andy Aja Dah liked this
Anjo Rilexs liked this
Indana Kyo liked this
Vh3nX liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->