Sungai-sungai di pulau ini ada yang bermuara ke utara seperti sungai (kokok disingkat K) K. Puleh, K. Sosong, K. Sengak, K. Amor-amor, K. Ree, k. Muntur, K.Rasing, K. Salut, K. Mayung, dan K. Rajak. Yang bermuara ke sebelah selatan barat : K. Meninting, K. Jangkuk, K. Sesaot, K. Babak, K. Dodokan, K. Jelanteng,dan K. Air Sayang. Yang bermuara ke selatan : K. Menanga dan K. Gianti. Danyang bermuara ke sebelah timur dan tenggara : K. Leper, K. Deso, K. Meringgik, K.Tebusilung, K. Jurangkaol, K. Aik Amapak, K. Palung, dan K. Tonggak.
b.Adat Istiadat
Masyarakat Pulau Lombok terutama etnis Sasak yang tinggal di desa-desasangat mempertahankan adat-istiadat dan system norma dalam kehidupankesehariannya. Masing-masing dusun atau desa mempunyai
awiq-awiq dusun
(aturan dusun atau desa) yang ditetapkan oleh para tokoh agama dan tokohmasyarakat dan bagi mereka yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuaikesepakatan.System pelapisan social (Social Startification) tradisional masyarakat SukuSasak berasaskan
triwangsa
. Asas Triwangsa (tiga keturunan) pada masyarakatSuku Sasak umumnya terdiri dari :
Pertama
,
tingkat tertinggi yang termasuk didalamnya
Raden
atau
Datu
. Strata tertinggi ini biasanya dipanggil
Raden
atau
Danune bagi
kaum laki-laki dan
dende
untuk kaum perempuan.
Kedua
, tingkat perdana yang termasuk di dalamnya
permenak
dan
perbapa
.
Sedangkan kaum perempuan dari strata kedua ini sering disebut
lale
atau
baiq
dan jika telah kawindipanggil
mamiq bini
.
Ketiga
, tingkat kaula bala yang terdiri dari jajar karang dan panjak pinak (hamba sahaya). Masyarakat dari tingkat ini sering dipanggil
Lok
untuk laki-laki yang belum kawin, dan
le
bagi perempuan yang belum kawin. Dan jika telah kawin maka akan dipanggil
amaq
untuk dan
inaq
untuk perempuan.Penetapan pelapisan social berdasarkan keturunan ini kemudian diaplikasikan pada tatanan yang normative yang sering disebut
aji krame
.
Dalam catatannya
1
Aji krame terdiri dari dua suku kata : aji dan karma. Aji berarti harga atau nilaisedangkan karma berarti suci atau terkadang berarti aerah atau kesatuan penduduk dalam suatuwilayah dalam wilayah adat. Dengan demikian Aji Krama berarti lambing adat atau nilai sucidari suatu strata social adat sasak berdasarkan wilayah adatnya.