Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
471Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
VARIABEL PENELITIAN

VARIABEL PENELITIAN

Ratings: (0)|Views: 32,699 |Likes:
Published by Darmawan Soegandar
permintaan dody di qdonk__14@yahoo.com semoga tesisnya cepat selesai!
permintaan dody di qdonk__14@yahoo.com semoga tesisnya cepat selesai!

More info:

Published by: Darmawan Soegandar on Oct 31, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

 
VARIABEL PENELITIAN
By: Darmawan Soegandar*
A. Pengertian
Pemahaman terhadap variabel dan hubungan antar variabel merupakansalah-satu kunci penting dalam penelitian kuantitatif. Posisi variabel yangsenteral menempatkannya sebagai dasar dari semua proses peneltian; mulaidari perumusan masalah, perumusan hipotesis, pembuatan instrumenpengumpul data, sampai pada analisisnya. Sehubungan dengan posisi pentingini, variabel menjadi penting artinya untuk menentukan bermutu-tidaknya suatuhasil penelitian.Secara leksikal, istilah variabel dapat diartikan sebagai sesuatu yangdapat beragam (bervariasi). Arti kata ini menunjukkan bahwa variabelmerupakan sesuatu yang di dalamnya terdapat atribut-atribut, unit-unit,dimensi-dimensi atau nilai-nilai yang beragam. Kerlinger mendefinisikan variabelsebagai ‘suatu sifat yang dapat memiliki bermacam nilai”, atau “simbol/lambangyang padanya dilekatkan bilangan atau nilai”.Pada hakikatnya, setiap variabel adalah suatu konsep, yaitu konsep yangbersifat khusus yang mengandung variasi nilai. Banyak ahli yang menyebutnyadengan konsep variabel. Yang dimaksud dengan konsep variabel di sini adalahkonsep yang bersifat
observatible
, maksudnya konsep yang sudah sangat dekatdengan fenomena-fenomena atau obyek-obyek yang teramati. Jadi konsepvariabel itu merupakan sebutan umum yang mewakili semua atribut, dimensiatau nilai yang perlu diamati. Karena itu tidak semua konsep disebut variabel,karena masih terdapat konsep-konsep yang tidak mengandung memenuhi ciriseperti itu.
B. Variabel Kategori dan Dimensi
Sebagai konsep yang mengandung nilai, variabel dapat dikelompokkanpada variabel kategori dan variabel dimensi. Kedua jenis variabel ini dapatdijelaskan sebagai berikut;
Variabel kategori adalah konsep yang memiliki beberapa gejala yang dapatdibedakan satu sama lain berdasarkan label, atribut atau unsur formal darigejala itu. Variabel kategori adalah variabel mengandung nilai-nilai yang tidakdapat diutarakan dalam bentuk angka, tetapi dalam bentuk kategori-kategori.
 
Karena itu, variabel ini disebut juga variabel kualatitatif.
Included terms
atauidividu-individu yang terdapat pada konsep itu dikelompokkan berdasarkanciri tertentu, tanpa melihat peringkatnya. Jadi, pada dasarnya tidak adakelebihan peringkat nilai satu sub-himpunan dari sub-himpunan lainnya.Mengkategorisasikan berarti menempatkan suatu obyek ke dalam sub-himpunan, sebagai bagian dari himpunan. Karena itu, individu-individu yangtermasuk dalam sub-kategori hanya mungkin dihitung secara nominal, danperbedaan antara satu sama lain hanya karena ciri atributnya (bukanharganya). Contoh variabel kategori ini adalah jenis kelamin (memiliki duagejala; laki-laki dan perempuan).Pembuatan kategori yang terbaik adalah dengan merujuk teori yangsudah ada. Tetapi jika sistem kategori yang baku belum ditemukan, makaseorang peneliti dapat membentuk kategori sendiri. Ada dua ketentuandalam membentuk kategori dari suatu variabel; 1) bersifat
exhaustive
;artinya semua unsur dari variabel tersebut harus dapat dimasukkan ke dalamsalah satu kategori, dan 2) bersifat
mutually exlusive
, artinya satu usnurhanya dapat dimasukkan ke dalam salah satu kategori.Pada era perkembangan ilmu yang pesat belakangan ini, para penelititelah berusaha untuk mengkuantifikasi variabel-variabel kualitatif. Menurutpara ahli ini, terdapat beberapa jenis variabel kualitatif yang dapat dihitungdengan angka-angka, sekalipun tetap menyadari bahwa tidak semuanyadapat diangkakan. Cara yang lazim digunakan untuk mengkuantifikasivaiabel kualitatif adalah dengan membentuk indeks dan skala.
Variabel dimensi adalah konsep yang menunjukkan suatu gejala berdasarkannilai atau tingkatan. Ini berarti bahwa variabel dimensi itu mengandungdimensi-dimensi yang dapat diukur dan diberi skore dengan angka. Karenaitu variabel dimensi ini disebut juga variabel kuantitatif.Pada penelitian kuantitatif, umumnya yang dipilih sebagai variabel adalahkonsep berdimensi tunggal. Konsep berdimensi tunggal (unidimensional)adalah konsep yang spesifik (bukan bersifat general) yang hanyamengandung satu jenis gejala. Sebagai contoh, pelaksanaan shalat fardhu.Konsep ini sudah spesifik, karena tidak bercampur aduk dengan shalat sunat,zikir dan sebagainya. Jika variabel penelitian adalah seperti ‘pengamalanagama’, maka konsep ini termasuk kategori berdimensi majemuk(multidimensional). Konsep ‘pengamalan agama’ mengandung banyak jenisgejala, seperti pelaksanaan shalat fardhu, pelaksanaan shalat sunat,
 
pelaksanan puasa, pelaksanaan zakat, kepatuhan kepada orangtua,hubungan antara sesama dan banyak lagi yang lain. Setiap jenis gejala pada‘pengamalan agama’ adalah satu variabel, karena itu sangat kompleks dansulit untuk diuji dengan metoda statistik. Karena itu, konsep multidimensionalhanya mungkin dijadikan variabel dalam penelitian yang berskala besar danbermaksud untuk menperoleh hasil yang mendalam.Variabel dimensi dapat dibedakan pada dua jenis;
diskret 
dan
kontinu
.Secara umum, perbedaan antara kedua jenis variabel ini adalah bahwa,variabel diskret merupakan hasil perhitungan sedangkan variabel kontinumerupakan hasil pengukuran. Secara literal, diskret berarti tidak mempunyaipecahan (utuh). Maksudnya, dalam variabel kuantitatif diskret (
discretequantitative variables),
tiap nilai variabel dipisahkan oleh satu kesatuantententu. Jadi, variabel diskret hanya dapat dinyatakan dalam satuan-satuan(satu, dua, enam), dan satuan-satuan itu tidak dapat dibagi lagi ke dalamsatuan yang lebih kecil. Dengan demikian, data yang diperoleh dari variabelini adalah data nominal. Sedangkan variabel kuantitatif kontinu (
continuousquantitative variables)
adalah variabel yang bersambungan, artinya di antaradua unit ukuran masih terdapat unit-unit ukuran lain yang secara teoritiktidak terhingga banyaknya. Contohnya, di antara 1,5 meter dan 1,6 metermasih terdapat ukuran 1,51, 1,52 dan seterusnya. Data yang diperoleh darivariabel kontinu ini terdiri dari data skala rasio, skala interval, dan skalaordinal. Kerlinger menyatakan; bahwa variabel kontinu itu memilikisehimpunan harga yang teratur dalam suatu cakupan (range) tertentu. Inimenunjukkan;
 pertama,
harga-harga suatu variabel kontinu mencerminkansuatu urutan peringkat (
rank order 
). Harga yang lebih besar menunjukkanlebih banyak sifat tertentu yang dimilikinya dibanding dengan harga yanglebih kecil, dan
kedua,
ukuran-ukuran kontinu termuat dalam suatu range dansetiap individu mendapat skor yang ada dalam range itu.Dalam penelitian kuantitatif, variabel yang paling baik adalah konsepdimensi. Alasannya, adalah karena 1) konsep dimensi dapat diterapkan untuksemua budaya, dan 2) konsep dimensi akan menghasilkan data berbentukskala sehingga lebih mungkin untuk dianalisis dengan metode-metodestatistik yang lebih akurat. Hal ini bukan berarti konsep kategori tidakberguna, sebab konsep ini juga masih dapat dianalisis dengan statistik non-prametrik dengan hasil perhitungan kasar atau dapat juga diubah dengancara-cara tertentu menjadi konsep dimensi.

Activity (471)

You've already reviewed this. Edit your review.
LuthfiVebzuard added this note
INI WEB YANG BAGUS BANGET CUMAN GOKIL DOWNLOADNYA GA GRATIS HUFT...
Suko Harimanto liked this
Ajie Witama liked this
galapuang liked this
vil66 liked this
Abdul Shomad liked this
fachriiya liked this
Faiz Twin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->