• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
EMOTIONAL WELLNESSby OSHO
Bagian Pertama:
Memahami Asal-usul Emosi
 Emosi tak pernah diam. Emosi tak akan pernah menjadi permanen. Sebab itulah iadisebut “emosi”---yang berasal dari kata “motion” yang berarti gerak. Ia bergerak;atas dasar ini, ia kemudian disebut “emosi.” Dari satu situasi ke situasi lain, Andaterus-menerus berubah. Saat ini Anda bersedih, saat lain Anda gembira; suatu saat, Anda jadi pemarah, saat lain Anda jadi penyayang. Sekarang Anda sangat mencinta,besok Anda dipenuhi kebencian; suatu pagi terasa begitu indah, tapi malamnya terasamenjemukan. Semua ini berlangsung terus-menerus. Ini bukanlah sifat Anda sesungguhnya, sebab di balik semua perubahan ini, ada sesuatu--seperti sebuahbenang-- yang mengikat semuanya bersama-sama.
 
 Dalam sebuah karangan bunga misalnya, Anda melihat bunga-bunga, tapi tidak melihat seutas benang. Emosi seperti sebuah rangkaian bunga. Ada bungakemarahan, adakala bunga kesedihan, kadang kegembiraan, kadang perasaan tak menyenangkan, kadang penderitaan. Inilah bunga-bunga emosi. Seluruh kehidupan Anda adalah rangkaian bunga-bunga itu. Dan, tentu ada seutas benang yang mengikatnya menjadi sebuah rangkaian; sebab, jika tidak, maka Anda telah hancur berkeping-keping sejak dulu. Anda meneruskan kehidupan, sebagai sebuah keutuhan. Lantas, mengapa seutas benang? Bintang kutub utara-kah? Kalau begitu, apa pula yang abadi dalam diri?
DAHULUKAN YANG UTAMAMekanisme Pikiran
Emosi-emosi anda, sentimen-sentimen anda, pikiran-pikiran anda---seluruh perangkat pikiran anda---telah dimanipulasi dari luar. Secara ilmiah, semua itu kini telah menjadilebih jelas; namun, tanpa penelitian ilmiah pun, ujaran-ujaran mistik telah dan masihterus menyatakan hal yang sama secara persis selama ribuan tahun---pikiran anda telahdipenuhi oleh semua ini, yang bukan milik anda; anda melampaui mereka. Anda telahmengidentifikasi mereka, dan itulah satu-satunya masalah.Misalnya, seseorang menghina anda dan anda menjadi marah karenanya. Anda berpikir anda sedang marah, tapi pendekatan ilmiah menyatakan bahwa membahas penghinaan orang lain hanyalah pemfungsian sebuah mekanisme seperti
remote control 
.Orang yang telah menghina anda itu sedang mengontrol perilaku anda. Kemarahan anda
 
ada dalam genggaman tangannya; anda sedang berperilaku seperti sebuah boneka yangdikendalikan.Saat ini, para ilmuwan telah berhasil menyisipkan elektroda pada pusat-pusatsyaraf tertentu dalam otak. Sebuah fenomena yang hampir tidak dapat dipercaya. Paramistikus telah membahas fenomena ini semenjak ribuan tahun silam, dan baru-baru inisaja para ilmuwan telah menemukan ratusan pusat-pusat syaraf di dalam otak yang berfungsi mengontrol seluruh perilaku kita. Sebuah elektroda dapat disisipkan pada pusattertentu---misalnya, pusat rasa marah. Tak seorang pun yang menghina anda, tak seorang pun yang meremehkan anda, tak seorang pun yang mengucapkan sesuatu kepada anda;anda sedang duduk dalam diam, dalam keadaan gembira, dan seseorang menekan sebuahtombol pada sebuah
remote contro
dan anda menjadi marah! Ini adalah upaya merasayang sangat aneh, karena anda tidak dapat melihat satu alasan-pun, mengapa andamenjadi marah. Bisa jadi, anda akan menafsirkannya secara rasional. Anda melihatseorang yang sedang melewati pintu masuk sebuah
hall 
dan anda ingat bahwa dia telahmenghina anda---anda akan menemukan beberapa pembenaran sekadar untuk menghibur diri agar tidak merasa sedang gila. Sedang duduk dalam diam ... dan tiba-tiba merasasedemikian marah tanpa provokasi apa pun?Dan pengendali
remote
yang sama dapat bekerja untuk membuat anda bahagia.Dalam keadaan duduk di kursi anda, anda mulai tertawa terbahak-bahak, dan andamelihat sekeliling---jika seseorang sedang mengawasi anda, dia akan berpikir bahwaanda sedang tidak waras! Tak seorang pun yang telah mengatakan sesuatu, tak adasesuatu pun yang telah terjadi, tak seorang pun yang terpeleset kulit pisang, lalu,mengapa anda tertawa terbahak-bahak? Anda akan membuatnya rasional, anda akan
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...