aktualisasi diri. Juga pandangan-pandangan humanismepsikedelik dan apersepsi yang dikembangkan oleh Herbartdan para pengikutnya. Pandangan-pandangan ini mengarahkepada perbuatan-perbuatan manusia yang bisa diterkamelalui teori introspeksi. Dengan merenung dan mengamatipola kerja dan pola pikir yang ada pada diri sendiri,kemudian direfleksikan untuk kejelasan-kejelasan sebuahgagasan, termasuk untuk menjelaskan tentang manusialainnya dalam perilaku kehidupannya.
○
Pandangan kedua adalah bahwa manusia dianggap sebagaiorganisme yang pasif-reaktif terhadap lingkungannya
.Segala perilaku kehidupannya banyak dipengaruhi olehlingkungan tempat tinggalnya. Orang berbuat itusebenarnya ia sedang mereaksi suatu stimulus yang datangdari luar. Jadi perubahan perilaku yang terjadi pada manusiasebenarnya merupakan adanya hubungan yang lancarantara stimulus dan respons (
S-R bond
). Konsep ini diawalioleh Pavlov; dan teorinya dikenal dengan behaviorismePavlovian, yang tampak dalam cabang danpengembangannya seperti koneksionisme, pembiasaanklasik, dan pembiasaan berinstrumen. Untuk ini pandanganfilsafatnya adalah
realisme saintifik
atau
empirikisme logis.
○
Pandangan yang ketiga adalah bahwa manusia itumempunyai kemauan, berinteraksi dengan lingkungannyasecara aktif. Ia tidak dianggap sebagai makhluk yang secarautuh dipengaruhi oleh lingkungannya, akan tetapi justru iaberusaha untuk membentuk lingkungannya sesuai dengankemauannya dan seleranya. Ia berusaha untuk memahamilingkungannya, dan oleh karena itu ia berpikir (
homosapiens
). Pandangan ini dikenal dengan kognitif; danteorinya disebut dengan psikologi kognitif. Pandanganfilsafatnya adalah
pragmatisme
atau
relativisme ruangkognitif.
Pandangan yang ketiga ini yang kelak berkembangmenjadi teori belajar konstruktivisme yang dikembangkanoleh psikologi kognitif, psikologi gestalt, dengan parapelopornya antara lain adalah EC Tollman, Piaget, Koffka,dan ML Bigge. (Bigge, 1982).Sebenarnya baik empirikisme logis maupun relativismepositif, keduanya bersifat empirikistis, karena mereka berpusatpada pengetahuan yang diperoleh dari atau melalui pengalaman.Namun untuk relativisme positif adalah berkenaan denganempirikisme psikologis. Pengalaman manusia tumbuh danberkembang keluar mengikuti kemauan-kemauannya. Disebut juga dengan empirikisme ruang kognitif karena ia berpandangan
3