Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal MM Vol 3 No 5 Artikel 1 Diah Natalisa

Jurnal MM Vol 3 No 5 Artikel 1 Diah Natalisa

Ratings: (0)|Views: 903 |Likes:

More info:

Published by: Iin Mochamad Solihin on Oct 31, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/15/2013

pdf

text

original

 
Jurnal Manajemen & Bisnis Sreiwijaya Vol. 3 No.5 Juni 2005
 
PEMAHAMAN TERHADAP SEGMENTASI PELANGGAN:SUATU USAHA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITASPEMASARAN JASA PENERBANGAN
 
Diah NatalisaDosen Manajemen Pemasaran dan Ketua Program Studi Magister Manajemen Unsri
 ABSTRACT  According to the purpose of journey, there are 3 segments of customers in airlineindustry: business traveler, leisure traveler, and visiting friends & relatives.Research done by Natalisa (1999) found that the level of customers’ satisfaction/dissatisfaction at the threesegments (business, leisure and visiting friends & relatives traveler) were differentiated bycustomers’ perception of service quality. The business traveler has a higher focus on servicequality and on time performance factors. In addition, the price factor was not thedifferentiating variable in the level of satisfaction/dissatisfaction for customers of leisure(vacation) and visiting friends & relatives segments. In conclusion, giving too much emphasis on discount policy (pricing strategy), which isnow as a major strategy used by airline companies in Indonesia, must be wisely implemented. Based on the data from airline industry in United States, many companies using low-farestrategy are facing bancruptcy.Key words: Marketing strategy, Segmentation, Pricing strategy
Konsep Pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaanuntuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang, dan mendapatkan laba.Arti pemasaran sering disamakan dengan pengertian penjualan, perdagangan, dan distribusi.Padahal istilah tersebut hanya merupakan bagian dari kegiatan pemasaran secara keseluruhan.Proses pemasaran itu sudah dimulai jauh sebelum barang-barang diproduksi dan tidak berakhirdengan penjualan. Kegiatan pemasaran perusahaan harus juga dapat memberikan kepuasankepada konsumen jika menginginkan usaha berjalan terus agar konsumen mempunyaipandangan yang baik terhadap perusahaan.Dengan memahami pengertian dan fungsi pemasaran, perusahaan akan menyadari artipenting pemasaran sebagai kunci untuk mencapai tujuan, sehingga perusahaan perlu mencarikonsep yang paling sesuai untuk digunakan sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatanpemasarannya. Dalam hal ini Kotler (1994) menyatakan bahwa:
the marketing concept holds that the key to achieving organizationalgoals consist in determining the needs and wants of target markets and delivering the desired satisfactions more effectively and efficiently thancompetitors.”
 
Diah Natalisa
2
Jurnal Manajemen & Bisnis Sreiwijaya Vol. 3 No.5 Juni 2005
 
Konsep pemasaran terdiri dari empat pilar utama, yaitu
target market 
,
customer 
 
needs
,
coordinated marketing
,
dan
 profitability
.
Skema yang lebih lengkap dapat dilihat pada Gambar1.
 Starting Point Focus Customer Ends
Target Customer Coordinated Profits throughmarket needs marketing customer satisfaction
Gambar 1 The Marketing Concept
Sumber: Philip Kotler,
"Marketing Management: Analysis, Planning, Implementation, and Control.
" 8th ed., (1994), p. 19
.Konsep pemasaran memiliki orientasi kepada konsumen, sehingga semua strategipemasaran harus disusun berdasarkan kebutuhan dan keinginan konsumen. Tanpa pemahamanmengenai perilaku konsumen, strategi pemasaran dengan menggunakan konsep pemasarantidak akan dapat disusun, sehingga tidak akan mampu memenuhi kebutuhan dan keinginankonsumen dan mencapai tujuan ekonomi perusahaan. Dalam prakteknya, konsep pemasaranmengalami perkembangan yang demikian pesat, seiring dengan semakin majunya teknologi,tingkat kehidupan masyarakat, dan lingkungan yang semakin dinamis.
Pemasaran jasa
 Produk yang dihasilkan di bidang jasa sangat berbeda dengan produk dalam bentuk fisik. Perbedaan yang mendasar antara produk dan jasa menyebabkan strategi pemasaran yangdigunakan juga akan berbeda. Pemasaran jasa akan menghadapi tantangan. Tantangan iniberhubungan dengan pemahaman mengenai keinginan dan harapan konsumen terhadap jasayang ditawarkan, menawarkan jasa yang tidak nyata menjadi nyata, dan memenuhi janjikepada pelanggan. Beberapa perbedaan dan implikasinya dalam bidang pemasaran dapatdilihat pada Tabel 1.
 
PEMAHAMAN TERHADAP SEGMENTASI PELANGGAN: SUATU USAHA UNTUK MENINGKATKANEFEKTIFITASPEMASARAN JASA PENERBANGANJurnal Manajemen & Bisnis Sriwijaya Vol. 3 No.5 Juni 2005
 
3
 
Tabel 1 : Services Are Different
GOODS SERVICES RESULTING IMPLICATIONSTangible Intangible
Services cannot be inventoried.Services cannot be patentedServices cannot be readily displayed or communicatedPricing is difficult
Standardized Heterogeneous
Service delivery and customer satisfaction depend on employeeactionsService quality depends on many uncontrollable factorsThere is sure knowledge that the service delivered matches whatwas planned and promoted
Productionseparate fromconsumptionSimultaneousproduction andconsumption
Customers participate in and affect the transactionCustomers affect each otherEmployees affect the service outcomeDecentralization may be essentialMass production is difficult
Nonperishable Perishable
It is difficult to synchronize supply and demand with servicesServices cannot be returned or resold
Sumber: Valarie A. Zeithaml and Mary Jo Bitner. "
Services Marketing
" (1996), p. 18-19
.Dibandingkan dengan strategi pemasaran suatu produk, strategi pemasaran jasatidaklah cukup dengan menggunakan
traditional marketing approach
. Menurut Groonroos(dalam Kotler, 1994), dalam pemasaran jasa dibutuhkan tiga jenis pemasaran. Gambar 2menjelaskan tiga tipe pemasaran yang dibutuhkan dalam industri jasa.
Gambar 2 : Three Types of Marketing in Service Industries
 
COMPANY
 Internal External Marketing
 
 Marketing
 
EMPLOYEE
 
CUSTOMERS
 Interactive Marketing
Sumber: Philip Kotler,
"Marketing Management: Analysis, Planning, Implementation, and Control."
8th ed., (1994), p. 470.

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
kensihimurs liked this
riane rahayu liked this
Neko Chan liked this
Neko Chan liked this
Pearly Shop liked this
CITRASALIMAN liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->