BAB IIPEMBAHASAN2.1Pengertian Semen
Semen adalah suatu campuran senyawa kimia yang bersifat hidrolisis artinya jikadicampur air dalam jumlah tertentu akan mengikat bahan – bahan lain menjadi satukesatuan massa yang dapat memadat dan mengeras.. Semen adalah hasil industri dari bahan baku : batu kapur sebagai bahan utama dan tanah liat atau bahan penggantilainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk, yang mengeras ataumembatu pada pencampuran dengan air. Batu kapur adalah bahan alam yangmengandung senyawa oksida (CaO), sedangkan tanah liat adalah bahan alam yangmengandung senyawa silika oksida (SiO), alumunium oksida (Al
2
O
3
), besi oksida(Fe
2
O
3
) dan magnesium oksida (MgO). Untuk menghasilkan semen, bahan bakutersebut dibakar hingga meleleh, sebagian untuk mem,bentuk
clinker
-nya, yangkemudian dihancurkan dan ditambah dengan gypsum dalam jumlah yang sesuai. Hasilakhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata –rata 40 kgatau 50 kg. Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengerasatau membatunya jika dicampur dengan air, dengan angka hidrolitasyang dapat dihitung dengan rumus:{ %SiO
2
+ %Al
2
O
3
+ Fe
2
O
3
} : { %CaO + %MgO }Angka hidrolitas ini berkisar antara < 1/1,5 ( lemah) hingga > ½ ( keras sekali).Akan tetapi dalam industri angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik, yaitu antara 1/1,9 hingga 1/2,15. Semen terbaik saat iniadalah semen portland yang ditemukan tahun 1624 oleh Joseph Aspdin.
2.2Bahan Baku Pembuatan Semen
1.Batu Kapur Batu kapur merupakan komponen yang banyak mengandung CaCO
3
dengan sedikittanah liat, Mgnesium Karbonat, Alumunium Silikat dan senyawa oksida lainnya.Senyawa besi dan organic yang membuat batu kapur berwarna abu- abu hingga kuning.2.Tanah Liat3
Leave a Comment