Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
98Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gaya Pegas

Gaya Pegas

Ratings:

1.5

(2)
|Views: 8,354 |Likes:
Published by Tirtandro Meda

More info:

Published by: Tirtandro Meda on Oct 31, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

 
GayaPegasDitulis Oleh Administrator Friday, 07 December 2007
Q:
tanya tentang gaya pegas terutama gambar dari susunan seri dan susunan pararelnya
A:
Jika suatu pegas ditekan atau ditarik maka pegas itu akan memberikan gaya yang berlawanan dengan arah gaya tekan atau gaya tarik yang diberikan sebesar:dimana
 x
adalah perubahan panjang pegas dari keadaan setimbang dan
adalah konstanta pegas. Persamma pegas ini dikenal dengan hukum
 Hooke
.1. Untuk pegas yang disusun seri:
 x
1
adalah panjang pegas 1 dalam posisi seimbang dan
 x
2
adalah panjang kedua pegas dalam posisi seimbang. Gaya pegas pada titik A, yaitu titik antara kedua pegas tersebut adalah:dan gaya pada balok adalah: pada keadaaan setimbang gaya pegas yang dirasakan pada titik A adalah nol:maka gaya pegas yang dirasakan oleh balok adalah:dari sini dapat dilihat bahwa
total untuk dua pegas yang disusun seri adalah:atau bisa juga ditulis:2. Untuk pegas yang disusun paralel.Pertambahan atau perpanjangan pegas untuk pegas yang disusun paralel adalah sama. Misalkan
 x,
maka gaya pegas yangdirasakan oleh balok adalah:dari sini dapat dilihat bahwa
total untuk pegas yang disusun paralel adalah:
 
Energi pada Gerak Harmonik Sederhana
Monday Oct 13,2008 05:36 PM
By san
In getaranPada Gerak Harmonik Sederhana, gaya yang bekerja pada benda dan pegas tidak tetap alias selalu berubah-ubah. Oleh karenanya, lebih mudah jika kita menggunakan pendekatan energi. Untuk menekan atau meregangkan pegas, kita memberikan energi pada pegas tersebut. Energi yang disimpan pada pegas yang tertekan atau teregangmerupakan energi potensial.Ketika pegas yang kita tekan atau kita regangkan dilepaskan, maka energi potensial pegas berubah menjadi energi kinetik. Demikian juga pada ayunan sederhana. Ketika benda yang digantungkan pada seutas tali kita simpangkan sampai jarak tertentu dari posisi setimbangnya, pada benda tersebut terdapat EnergiPotensial. Jika ayunan dilepaskan sehingga benda bergerak, Energi Potensial akan berubah menjadi energi kinetik. Jadi benda yang bergerak harmonik memiliki energi potensial dan energi kinetik. Jumlah total energi potensial dan energi kinetik adalah energi mekanik. Sekarang mari kita tinjau energi pada pegas dan ayunan sederhana.
Energi Potensial pada Pegas
Untuk menghitung energi potensial pada pegas, terlebih dahulu kita hitung kerja alias usaha yang dibutuhkan untuk meregangkan pegas.Persamaan Usaha adalah W = F s, di mana F adalah gaya dan s adalah perpindahan. Pada pegas, perpindahan adalah simpangan x. Ketika kita menekan atau meregangkan pegas sejauh x, dibutuhkan gaya Fa yang berbanding lurus dengan x. Secara matematis ditulis
 F 
a
= kx
. Ketika ditekan atau diregangkan, pegas memberikan gaya denganarah berlawanan (F
 b
) yang besarnya adalah F
 b
= -kx.Untuk menghitung energi potensial dari pegas yang tertekan atau teregang, terlebih dahulu kita hitung usaha atau kerja yang dibutuhkan untuk merentangkannya. Kita tidak  bisa menggunakan persamaan usaha W = Fx, karena gaya F
a
baik ketika pegas diregangkan maupun ditekan selalu berubah-ubah sepanjang x.
(amati gambar di atas).
Olehkarena itu kita menggunakan gaya rata-rata. Gaya F
a
berubah dari 0 ketika x=0 sampai bernilai
kx
ketika pegas diregangkan atau ditekan sejauh x.Gaya rata-rata = F = ½ (0 + kx) = ½ kx. x adalah jarak maksimum pegas yang diregangkan atau ditekan. Usaha alias kerja yang dilakukan adalah :W = F
a
x = (1/2 kx) (x) = ½ kx
2
Dengan demikian, nilai Energi Potensial elastis adalah :EP elastis = ½ kx
2
Energi Kinetik pada Pegas
Perlu anda ketahui bahwa Energi Potensial tidak mempunyai suatu persamaan umum yang mewakili semua jenis gerakan. Untuk EP elastis telah kita turunkan pada pembahasan di atas. Berbeda dengan EP, persamaan EK bersifat umum untuk semua jenis gerakan. Energi Kinetik dimiliki benda ketika bergerak.Besar energi kinetik adalah :EK = ½ mv
2
m adalah massa benda dan v adalah kecepatan gerak benda.Jumlah total Energi Kinetik dan Energi Potensial dari pegas adalah Energi Mekanik. Energi tersebut bernilai tetap alias kekal. Secara matematis ditulis :EM = EP + EK Sekarang, mari kita tinjau lebih mendalam hukum kekekalan energi mekanik pada pegas. Getaran pegas terdiri dari dua jenis, yakni getaran pegas yang diletakan secarahorisontal dan getaran pegas yang digantungkan secara vertikal.
HUKUM KEKEKALAN ENERGI MEKANIK PADA PEGAS
 Pegas yang diletakan horisontal 
Misalnya kita letakan sebuah pegas di atas permukaan meja. Salah satu ujung pegas telah diikat pada dinding, sehingga pegas tidak bergeser ketika digerakan. Anggap saja permukaan meja sangat licin dan pegas yang kita gunakan adalah pegas ideal sehingga memenuhi hukum Hooke.Sekarang kita kaitkan sebuah benda pada salah satu ujung  pegas.
 
Jika benda kita tarik ke kanan sehingga pegas teregang sejauh x, maka pada benda bekerja gaya pemulih pegas, yang arahnya berlawanan dengan arah tarikan kita. Ketika benda berada pada simpangan x, EP benda maksimum sedangkan EK benda nol (benda masih diam).Ketika benda kita lepaskan, gaya pemulih pegas menggerakan benda ke kiri, kembali ke posisi setimbangnya. EP benda menjadi berkurang dan menjadi nol ketika benda berada pada posisi setimbangnya. Selama bergerak menuju posisi setimbang, EP berubah menjadi EK. Ketika bendatepat berada pada posisi setimbang (x = 0), gaya pemulih pegas bernilai nol tetapi pada titik ini kecepatan benda maksimum. Karena kecepatannya maksimum, maka ketika berada pada posisi setimbang, EK bernilai maksimum.Benda masih terus bergerak ke kiri karena ketika berada pada posisi setimbang karena benda memiliki kecepatan yang bernilai maksimum. Ketika bergerak ke kiri, Gaya pemulih pegas menarik benda kembali ke posisi setimbang, sehingga benda berhenti sesaat pada simpangan sejauh -x dan bergerak kembali menuju posisi setimbang. Ketika benda berada pada simpangan sejauh -x, EK benda = 0 karena kecepatan benda = 0. pada posisi ini EP bernilai maksimum.Pada penjelasan di atas, tampak bahwa ketika bergerak dari posisi setimbang menuju ke kiri sejauh x = -A (A = amplitudo/simpangan terjauh), kecepatan benda menjadi berkurang dan bernilai nol ketika benda tepat berada pada x = -A. Karena kecepatan benda berkurang, maka EK benda juga berkurang dan bernilai nol ketika benda berada pada x = -A. Akibat adanya gaya pemulih pegas yang menarik benda kembali ke kanan (menuju posisi setimbang), benda memperoleh kecepatan dan Energi Kinetiknyalagi. EK benda bernilai maksimum ketika benda tepat berada pada x = 0, karena laju gerak benda pada posisi tersebut bernilai maksimum. Proses perubahan energi antaraEK dan EP berlangsung terus menerus selama benda bergerak bolak balik. Total EP dan EK selama benda bergetar besarnya tetap alias kekal bin konstan.

Activity (98)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
bivot liked this
Lina Afriani liked this
Agus Setiawan liked this
Alya Larasati liked this
Hyuga Tiger Hm liked this
Rumaisa Kruba liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->