(
A
dvokasi
R
ehabilitasi
IM
unisasi
A
qidah yang
T
erpadu
E
fektif &
A
ktual)
CATATAN:
1.
Lihat di kolong rata-rata kasus yang ditangani, dari bulan Januari s/d Agustus 2009 rata-rata berjumlah 13,5 kasusper bulan. Sedangkan mulai bulan September s/d Oktober 2009 meningkat menjadi rata-rata 20,5 kasus yangditangani per bulan. Ini peningkatan luar biasa.
2.
Kasus-kasus seperti ini saat ini masih dianggap aib oleh keluarga, sehingga banyak saudara/tetangga, apalagi umatmuslim secara umum, tidak banyak mengetahui kasus-kasus seperti ini terjadi ditengah-tengah kita. Karenadianggap aib itu pula, hampir semua keluarga yang kami tangani meminta agar jangan sampai nama merekadisebut-sebut ke publik oleh ARIMATEA.
3.
Dari informasi ARIMATEA di beberapa daerah dan data di Pusat, maka hal yang menarik adalah saat inikasus/korban lebih banyak terjadi di perkotaan, khususnya justru di Jadebotabek di bandingkan kota lainnya.
“Sehubungan dengan itu, Dr. Bong Rin Ro, seorang teolog Asia terkemuka mengatakan bahwa "perjuangan utama pekabaran Injil Asia akan 'dipertarungkan' di kota-kota."
Dalam Perjanjian Baru, kita menyaksikan gerakan keba-ngunan umat melalui pencerahan Roh Kudus (Kis. 2). Gereja dalam Perjanjian Baru lahir di suatu kota, yaitu kotaYerusalem. Gerakan misi dalam Perjanjian Baru juga dimulai di suatu kota, yaitu kota Antiokhia (Kis. 13). Melalui pengutusan Paulus clan Barnabas dari jemaat Antiokhia, dimulailah gerakan misi ke "ujung - ujung burni ".
www.arimateapusat.blogspot,com / Humas ARIMATEA; 087868327978 / Perbanyak & sampaikan data ini ke sesama muslim,agar waspada 3
Ketika kita biasa mendengar, gerakan mereka umumnya didaerah pelosok, didaerah-daerah miskin, maka khusus gerakan Transformasi & penuaian jiwa diakhir zaman ini, justru mereka lebih menekankan bergerak di kota-kota. Ini dikarenakan visi transformasi& penuaian jiwa mencakup kemenangan-kemenangan diposisi-posisi kunci. Baik bidangekonomi, politik, maupun budaya. Maka untuk menuju kearah itu, secara khusus merekamembuat rumusan untuk menuju kemenangan tersebut, maka dimulai tahun 2005 lalu s/d2020 nanti. Mereka harus mendominasi bergerak dipusat-pusat kota dengan cara gerakanterselubung (hidden mission). Seperti tercantum dalam salah satu contoh buku internalmereka berjudul “GEREJA SE-KOTA, YANG MENTRANSFORMASI KOTA”.bDalam bukutersebut Pdt. Dr. Imam Santoso, Koordinator Komite Pengarah Jaringan Doa Nasional,menyatakan :
Add a Comment