• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Ahmad Dhani Setuju Poligami
Jakarta
(voa-islam) - Hadirnya klub Klub poligami, Ikhwan Polygami Club, asalMalaysia, di Indonesia mengundang pro dan kontra. Ahmad Dhani, Musisi yang sukanyleneh ini tidak mempermasalahkannya.Menurut Dhani, poligami adalah tradisi yang sudah ada berabad-abad yang lalu. Menurutmantan suami Maia Estianty itu, tak ada gunanya untuk menolak hal itu. Terutama bagi para perempuan."Asal usul kita poligami itu bukan karena ikut-ikutan, tapi karena emang udah ada sejak dulu. Kalau wanita tahu, tradisi itu berumur ribuan tahun, pasti mereka tidak akan adayang menolak (dipoligami)," ujar Dhani lagi.Pentolan Dewa19 itu berujar bahwa klub poligami hanya akan ramai di negara asia sertayang memiliki penduduk Islam mayoritas. karena poligami itu adalah budaya.Masih menurut Dhani, tradisi poligami di Indonesia juga kuat, dan sulit dihilangkan.Mengapa?"Kalau dihilangkan, berarti menghilangkan karakter Indonesia," ujarnya lagi.Bahkan Dhani pernah berujar ingin berpoligami. Alasannya karena bapak tiga anak itumerasa mampu."Poligami itu kalau tidak mampu ya jangan. kalau saya pasti mampu, karena sayaorangnya ganteng dan keren," ujar Dhani.Dalam Islam, konsep poligami memang dihalalkan, namun dengan syarat, yangmelakukannya harus mampu secara fisik dan mental. Tapi, jika mendirikan organisasi poligami untuk tujuan tertentu, sebagai sarana merekrut angggota sekte terlarangmisalnya, maka tak layak mendapat dukungan. (PurWD/voa-islam)
Klub Poligami Sudah Sampai di Indonesia
 
Klub Poligami Sudah Sampai di Indonesia
Bandung
(voa-islam) Klub poligami Indonesia sudah diresmikan di Hotel GrandAquila Bandung, Jawa Barat, Sabtu malam. Sebanyak 150 orang dari seluruh Indonesiaikut memeriahkan peresmian tersebut. Turut hadir juga ketua klub poligami MalaysiaGlobal Ikhwan Chodijah Binti Am.Di samping peresmian klub poligami, dalam kegiatan yang bertema `Poligami ObatMujarab Untuk Mendapatkan Cinta Allah`, digelar juga konser musik, operet dan penjelasan mengenai poligami.Untuk di Indonesia sekarang sudah ada 30 keluarga yang bergabung dalam klub poligami. Di antaranya berasal dari Papua, Jakarta, Tasikmalaya dan Garut.Klub poligami ini sendiri berawal dari Malaysia. Ketua Global Ikhwan Chodijah BintiAm mengatakan, global ikhwan akan mendirikan cabang klub poligami di Indonesia dandimulai dari daerah Jawa dan Sumatera, sudah itu baru ke seluruh Indonesia."Sebelum meresmikan klub poligami di Bandung, saya sudah berkeliling Indonesia untuk menyampaikan misi tentang poligami," katanya, seperti yang dilansir websitemenkokesra.go.id, Senin 19 Oktober 2009.Menurut dia, klub poligami di Malaysia sekarang sudah berjalan dengan lancar bahkansekarang klub poligami sudah memiliki 300 anggota yang tersebar di berbagai negara,seperti Indonesia, Australia, Singapura, Timur Tengah, Thailand dan negara-negaralainnya.
Poligami menjadi obat mujarab mendapat cinta Allah
Ikhwan Chodijah Binti Am menjelaskan, poligami menjadi obat mujarab untuk mendapatkan cinta Allah. kok bisa? Sebab, menurutnya, dengan poligami seseorang akansenantiasa mengalami kesusahan dalam hidupnya."Ketika dia dalam kesusahan maka dia akan meminta pertolongan kepada Allah.Kesusahan yang dialami seorang istri yang suaminya berpoligami sifatnya terus menerus,maka dia pun akan terus meminta tolong kepada Allah," ujarnya.
 
Ia mengaku, sebagai wanita awalnya menolak poligami, bahkan seluruh keluarganya punmenolak dengan alasan takut Chodijah tidak bahagia dan terlantar.Tapi, ia melanjutkan, setelah selama 30 tahun menjalani hidup sebagai seorang istri yangdipoligami, justru dirinya mendapatkan cinta Allah, karena senantiasa berkomunikasidengan-Nya.Chodijah tidak memungkiri jika pendirian klub poligami di Indonesia akan menimbulkan penentangan dari berbagai pihak apalagi kaum hawa."Hal itu juga terjadi di Malaysia ketika pertama kali dideklarasikan, namun sekarangsemua sudah bisa menerimanya," ujarnya. (PurWD/dbs)
MUI: Klub Poligami Tak Patut Didirikan
Jakarta
(voa-islam) - Klub poligami, Ikhwan Polygami Club, asal Malaysia kinimembuka cabang di Bandung, Jawa Barat. Peresmiannya dilakukan pada Sabtu malam(17/10/2009) lalu. kehadirannya menimbulkan polemik.Menanggapi polemik ini, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan menyatakansah-sah saja membentuk organisasi di negara demokrasi seperti Indonesia, selama bukanorganisasi kejahatan. Namun, beliau menyatakan tak patut mendirikan organisasi semacam ini, karena poligami hanya sebuah pilihan." tu bukan solusi untuk kehidupan berumah tangga," tambah dia.Beliau juga menyarankan agar tidak ditanggapi berlebih, nanti akan hilang sendiri."Masalah itu tidak perlu ditanggapi, nanti malah jadi besar. Seperti dulu ada [pemilik]Wong Solo yang mengadakan poligami award, nanti juga hilang sendiri," kata dia, Rabu21 Oktober 2009.Klub poligami, Ikhwan Polygami Club tidak perlu ditanggapi berlebih, nanti malah jadi besar. --Saran Ketua MUI--Amidhan menjelaskan, sekte Al Arqam, organisasi cikal bakal klub poligami yangdilarang pemerintah Malaysia, tak sekedar mendorong adanya poligami bahkanmempercayai bahwa jika istri berhati putih dia akan mencarikan istri lain bagi suaminya.Surga jadi imbalannya.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...