Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sifat Sholat Nabi

Sifat Sholat Nabi

Ratings: (0)|Views: 1,669|Likes:
Published by thelover_zrd
Dakwah Islam
Dakwah Islam

More info:

Published by: thelover_zrd on Nov 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2010

pdf

text

original

 
 
Sifat Sholat Nabidengan ilustrasi
 
Thelover_zrd@yahoo.comPekanbaru - Riau+628527814117714 Dzulqaidah 1430 H11/2/2009
Syaikh Muhammad  Nashiruddin Al-Albaani
 
“Sholatlah kalian seperti kalianmelihat aku sholat.”
 
(HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)
 
 
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaani
 
2
Sifat Sholat Nabi 
1. MENGHADAP KA’BAH
 
1.
 
Apabila anda
 – 
wahai Muslim
 – 
 
ingin menunaikan shalat, menghadaplah ke Ka‟bah
(qiblat) dimanapun anda berada, baik shalat fardlu maupun shalat sunnah, sebab initermasuk diantara rukun-rukun shalat, dimana shalat tidak sah tanpa rukun ini.2.
 
Ketentuan menghadap qiblat ini tidak menjadi keharusan lagi bagi ‟seorang yang sedang berperang‟ pada pelaksanaan s
halat khauf saat perang berkecamuk dahsyat.Dan tidak menjadi keharusan lagi bagi orang yang tidak sanggup seperti orang yangsakit atau orang yang dalam perahu, kendaraan atau pesawat bila ia khawatirluputnya waktu.Juga tidak menjadi keharusan lagi bagi orang yang shalat sunnah atau witir sedang iamenunggangi hewan atau kendaraan lainnya. Tapi dianjurkan kepadanya
 – 
jika halini memungkinkan
 – 
supaya menghadap ke qiblat pada saat takbiratul ikhram,kemudian setelah itu menghadap ke arah manapun kendaraannya menghadap.3.
 
Wajib bagi yang melihat Ka‟bah untuk menghadap langsung ke porosnya, bagi yangtidak melihatnya maka ia menghadap ke arah Ka‟bah.
 
HUKUM SHALAT TANPA MENGHADAP KA’BAH KARENA KELIRU
 
4.
 
Apabila shalat tanpa menghadap qiblat karena mendung atau ada penyebab lainnyasesudah melakukan ijtihad dan pilihan, maka shalatnya sah dan tidak perlu diulangi.5.
 
Apabila datang orang yang dipercaya saat dia shalat, lalu orang yang datang itumemberitahukan kepadanya arah qiblat maka wajib baginya untuk segera menghadap kearah yang ditunjukkan, dan shalatnya sah.
2. BERDIRI
Wajib bagi yang melakukan shalat untuk berdiri, dan ini adalah rukun, kecuali bagi :Orang yang shalat khauf saat perang berkecamuk dengan hebat, maka dibolehkanbaginya shalat di atas kendaraannya.
 
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaani
 
3
Sifat Sholat Nabi 
Orang yang sakit yang tidak mampu berdiri, maka boleh baginya shalat sambil duduk danbila tidak mampu diperkenankan sambil berbaring.Orang yang shalat nafilah (sunnah) dibolehkan shalat di atas kendaraan atau sambil
duduk jika dia mau, adapun ruku‟ dan sujudnya cukup dengan isyarat kepalanya,demikian pula orang yang sakit, dan ia menjadikan sujudnya lebih rendah dari ruku‟nya.
 Tidak boleh bagi orang yang shalat sambil duduk meletakkan sesuatu yang agak tinggidihadapannya sebagai tempat sujud. Akan tetapi cukup menjadikan sujudnya lebih
rendah dari ruku‟nya
-seperti yang kami sebutkan tadi- apabila ia tidak mampumeletakkan dahinya secara langsung ke bumi (lantai).
SHALAT DI KAPAL LAUT ATAU PESAWAT
1.
 
Dibolehkan shalat fardlu di atas kapal laut demikian pula di pesawat.2.
 
Dibolehkan juga shalat di kapal laut atau pesawat sambil duduk bila khawatir akan jatuh.3.
 
Boleh juga saat berdiri bertumpu (memegang) pada tiang atau tongkat karena faktorketuaan atau karena badan yang lemah.
SHALAT SAMBIL BERDIRI DAN DUDUK 
1.
 
Dibolehkan shalat lail sambil berdiri atau sambil duduk meski tanpa udzur (penyebabapapun), atau sambil melakukan keduanya. Caranya; ia shalat membaca dalam keadaanduduk dan ketika menjel
ang ruku‟ ia berdiri lalu membaca ayat
-ayat yang masih tersisa
dalam keadaan berdiri. Setelah itu ia ruku‟ lalu sujud. Kemudian ia melakukan hal yang
sama pada rakaat yang kedua.2.
 
Apabila shalat dalam keadaan duduk, maka ia duduk bersila atau duduk dalam bentuk lain yang memungkinkan seseorang untuk beristirahat.
SHALAT SAMBIL MEMAKAI SANDAL
Boleh shalat tanpa memakai sandal dan boleh pula dengan memakai sandal.1.
 
Tapi yang lebih utama jika sekali waktu shalat sambil memakai sandal dan sekali waktutidak memakai sandal, sesuai yang lebih gampang dilakukan saat itu, tidak membebani

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
raih_zenita2807 liked this
radia_nazdat2915 liked this
radia_nazdat2915 liked this
radia_nazdat2915 liked this
radia_nazdat2915 liked this
radia_nazdat2915 liked this
rarifin liked this
atdag liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->