Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
32Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
an Menurut Hukum Islam

an Menurut Hukum Islam

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 9,648|Likes:
Published by Dhika

More info:

Published by: Dhika on Nov 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/10/2012

pdf

text

original

 
PERKAWINAN MENURUT HUKUM ISLAM
A. PENGERTIAN PERKAWINAN
Perkawinan menurut hukum islam adalah pernikahan, yaitu akad yangsangat kuat atau mitssaqan ghalidzan untuk mentaati perintah Allah danmelaksanakannya merupakan ibadah.Perkawinan bertujuan untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yangsakinah, mawaddah dan rahmah.
B. SAHNYA PERKAWINAN
Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum.1.Agar terjamin ketertiban perkawinan bagi masyarakat islam setiap perkawinan harus dicatat.
2.
Pencatatan perkawinan tersebut dilakukan oleh pegawai pencatatan.
C. ASAS PERKAWINAN
Setiap perkawinan harus dilangsungkan dihadapan dan di bawah pengawasan pegawai pencatat nikah.
Perkawinan yang dilakukan di luar pengawasan pegawai pencatatnikah tidak mempumyai kekuatan hukum.
Perkawinan hanya dapat dibuktikan dengan akta nikah yang dibuatoleh pegawai pencatat nikah.
Dalam hal perkawinan tidak dapat dibuktikan dengan akta nikah,dapat dilakukan itsbat nikahnya ke pengadilan agama. Itsbat nikahyang dapat diajukan ke pengadilan agama terbatas mengenai hal-halyang berkenaan dengan : Adanya perkawinan dalam rangka penyelesaian perceraian, Hilangnya akta nikah, Adanya keraguantentang sah atau tidaknya salah satu syarat perkawinan.
 
Yang berhak mengajukan permohonan itsbat nikah ialah suami atauisteri, anak-anak mereka, wali nikah dan pihak yang berkepentingandengan perkawinan itu.Dalam hukum islam ada 2 pendapat tentang asas perkawinan :
Asas Monogami
adalah suatu asas yang mengatur sistem perkawinanyang hanya membolehkan seorang laki-laki mempunyai seorangwanita sebagai isterinya dan serang wanita hanya mempunyai satuorang laki-laki sebagai suaminya.
Asas Poligami
adalah suatu asas yang mengatur sistem perkawinandimana seorang laki-laki diperbolehkan mempunyai isteri lebih darisatu dalam waktu yang sama.Pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristrilebih dari seorang apabila dikehendaki oleh pihak – pihak yang bersangkutan dan harus memenuhi syarat – syarat suamidiperbolehkan berpoligami.
D. RUKUN DAN SYARAT PERKAWINAN
Rukun Perkawinan :1.Calon suami2.Calon isteri3.Wali nikah4.Dua orang saksi5.Ijab dan KabulCalon mempelai
1.
Untuk kemaslhatan keluarga dan rumah tangga, perkawinan hanya boleh dilakukan calon mempelai yang telah mencapai umur yangditetapkan, calon suami sekurang-kurangnya berumur 19 tahun dancalon isteri sekurang-kurangnya 16 tahun.
2.
Bagi calon mempelai yang belum mencapai umur 21 tahun harusmendapat izin dari pihak yang berwenang.Wali NikahWali nikah dalam perkawinan merupakan rukun yang harus dipenuhi bagicalon mempelai wanita yang bertindak untuk menikahkannya.
 
1.Yang bertindak sebagai wali nikah ialah seorang laki-laki yangmemenuhi syarat hukum islam yakni muslim,aqil dan baligh.2.Wali nikah terdiri dari : Wali nasab Wali hakimWali nasab terdiri dari empat kelompok dalam urutan kedudukan, kelompok yang satu didahulukan dan kelompok yang lain sesuai erat tidaknya susunankekerabatan dengan calon mempelai wanita. Wali hakim baru dapat bertindak sebagai wali nikah apabila wali nisab tidak ada atau tidak mungkinmenghadirkannya atau tidak diketahui tempat tinggalnya atau gaib atau adlalatau enggan.Saksi Nikah1.Saksi dalam perkawinan meru[aka rukun pelaksanaan akad nikah.2.Setiap perkawinan harus disaksikan oleh dua orang saksi.Yang dapat ditunjuk sebagai saksi dalam akada nikah ialah seorang laki-laki muslim, adil, aqli, baligh, tidak terganggu ingatan dan tidak tuna runguatau tuli.Akad NikahIjab dan Kabul antara wali dan calon mempelai pria harus jelas beruntun dantidak berselang waktu.Yang berhak mengucapkan kabul ialah calon mempelai pria secara pribadi.Dalam hal tertentu ucapan kabul nikah dapat diwakilkan kepada pihak laindengan ketentuan calon pria memberi kuasa yang tegas secara tertulis bahwa penerimaan wakil atas akad nikah itu adalah untuk calon mempelai priatetapi tidak boleh dilangsungkan apabila calon mempelai wanita keberatan.Mahar Calon mempelai pria wajib membayar mahar kepada calon mempelai wanitayang jumlah, bentuk dan jenisnya disepakati oleh kedua belah pihak.Penentuan mahar berdasarkan atas kesederhanaan dan kemudahan yangdianjurkan oleh ajaran islam.Larangan KawinDilarang melangsungkan perkawinan antara seorang pria dengan seorangwanita disebabkan :1. Karena pertalian nasab :
a.
Dengan seorang wanita yang melahirkan atau yang menurunkannyaatau keturunannya.

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
keong_littleone liked this
Awak Idris Flush liked this
thiarma liked this
Nazaruddin Nazar liked this
farana_ind877 liked this
Syaharuddin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->