May 15, '08 4:48 AMfor everyone
Metabolisme merupakan reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada makhluk hidup. Prosesmetabolisme dibedakan menjadi dua jenis yaitu anabolisme dan katabolisme. Anabolisme(Biosintesis) yaitu reaksi biokimia yang merakit molekul-molekul sederhana menjadi molekul-molekul yang lebih kompleks. Misalnya pembentukkan protein dari asam amino. Secara umumproses anabolik membutuhkan energi. Sedangkan katabolisme yaitu reaksi biokimia yangmemecah atau menguraikan molekul-molekul kompleks menjadi molekul-molekul yang lebihsederhana. Proses katabolik melepaskan energi yang dibutuhkan oleh sel(Waluyo, 2004).Aktivitas metabolisme tidak terlepas dari adanya enzim. Berdasarkan tempatbekerjanya, bakteri memiliki juga jenis enzim yaitu endoenzim dan eksoenzim. Endoenzim yaituenzim yang berkerja dalam sel. Sistem endoenzim selain bersifat anabolik dapat juga bersifatkatabolik.sedangkan eksoenzim yaitu enzim yang disekresikan ke luar sel dan berdifusi kedalam media. Sebagian besar eksoenzim bersifat hidroliktik, yang berarti bahwa eksoenzimmenguraikan molekul kompleks menjadi molekul yang molekul-molekul yang lebih sederhana.Molekul-molekul yang lebih kecil ini kemudian dapat memasuki sel dan digunakan untukkepentingan sel(Waluyo, 2004).Sifat metabolisme bakteri dalam uji biokimia biasanya dilihat dari interaksi metabolit-metabolit yang dihasilkan dengan reagen-reagen kimia. Selain itu dilihat kemampuannyamenggunakan senyawa tertentu sebagai sumber karbon dan sumber energi (Waluyo, 2004).
E. coli
adalah suatu bakteri gram negative berbentuk batang, bersifat anaerobicfakultatif, dan mempunyai flagella peritrikat.
E. coli
dibedakan atas sifat serologinyaberdasarkan antigen o (somatic), K (kapsul) dan H (flagella) (Fardiaz,1992)Medium selektif yang dapat digunakan untuk mengisolasi
E.coli
misalnya DHL(
Desoxycholate Hydrogen Sulfide Lactose)
agar atau MacConkey Agar. Koloni E.coli pada DHLdan MacConkey Agar berwarna merah dan dikelilingi oleh areal yang menunjukkanpengendapan bile.
E.coli
akan menfermentasi laktosa di dalam medium menjadi asam,sehingga mengakibatkan terjadinya pengendapan bile dan penyerapan indikator merahnetral(Fardiaz,1992)Uji-uji biokimia yang dilakukan terhadap
E. coli
termasuk karakteristik pertumbuhanpada agar TSI (
Triple Sugar Iron
) dan agar SIM (
Sulfite Indole Motility
) atau LIM (
Lysine IndoleMotility
). Uji-uji biokimia ditujukan untuk menunjukkan E.coli dan bakteri-bakteri lainnya yangmempunyai sifat-sifat hamper sama, yaitu
Klebsiella
dan
Enterobacter
(Fardiaz,1992)Berikut beberapa uji Biokimia yang digunakan untuk identifikasi bakteri antara lain :a.Indol