Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Individu Blok 10 Skenario 1 (Stroke)

Laporan Individu Blok 10 Skenario 1 (Stroke)

Ratings: (0)|Views: 1,346 |Likes:
Published by Bening Biru

More info:

Published by: Bening Biru on Nov 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN KELOMPOK BLOK X NEUROLOGISKENARIO 1
“PENATALAKSANAAN PASIEN YANG MENDERITA
TRANSCIENT ISCHEMIC ATTACK 
(TIA) MAUPUN YANG TELAHBERLANJUT MENJADI STROKE ”
DISUSUN OLEH :
 Nama: Cherelia Dinar(G0008071)Ciecie Arina(G0008073)Deanita Puspitasari(G0008075)Deliza Ardela(G0008077)Devika(G0008079)Alveus Kristianto E P(G0008195)Andhika Aji N(G0008197)Apriyani Darma W(G0008199)Artha Wahyu W(G0008201)Bening Rahimi T(G0008203)Destia W(G0008205)Kelompok: A-6 Nama tutor: dr. Margono, MK
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS SEBELAS MARET2009
 
BAB IPENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Aktivitas manusia bergantung pada pengolahan neuron yang tersendiri, terorganisasi,dan kompleks. Banyak pola neuron penunjang kehidupan, seperti pola yang mengontrol pernafasan dan sirkulasi. Kelemahan tubuh sering terjadi dengan kualitas yang besar maupunkecil. Keadaan ini berhubungan dengan saraf sebagai media penghantar rangsang. Banyak  penyakit yang dapat menyebabkan kelemahan anggota gerak baik remanen maupun permanen,salah satunya adalah stroke. Stroke adalah penyakit gangguan fungsi otak akibat adanya defisitneuron. Otak sebagai pengatur semua fungsi dalam homeostasis sangatlah berperan penting.Adanya gangguan pada otak akan menyebabkan tidak terkoordinasinya sistem dalam tubuh.Pada skenario “Kelemahan Anggota Gerak” pasien seorang wanita 64 tahun datangdengan keluhan tiba-tiba terjatuh pada saat bangun tidur dan anggota gerak sebelah kanankesemutan, tidak bisa digerakkan, dan bicara pelo. Tidak ada riwayat nyeri kepala, penurunankesadaran, maupun muntah. Dua hari yang lalu pasien tiba-tiba sulit bicara dan kemudiansembuh sendiri tanpa pertolongan dokter. Penderita mempunyai riwayat pernyakit serupakurang lebih satu tahun yang lalu dan mondok selama seminggu. Setelah mondok, dia seringlupa pada anaknya dan menanyakan hal yang sama padahal sudah dijawab. Kurang lebih sudahempat tahun pasien secara teratur berobat ke puskesmas dan diberi obat antihipertensi olehdokter. Pasien tersebut juga memiliki kegemaran makan makanan berlemak dan kurang olehraga. Pasien disarankan untuk menadapatkan perawatan, pengobatan, dan pemulihan anggotageraknya. Pasien dan keluarganya setuju dan menanyakan tentang kesembuhannya.Dari skenario diatas, banyak masalah yang dapat ditemukan dan dapatdiklarifikasikan. Dalam mengetahui penyebab masalah dan penyelesaiannya harus diketahuiterlebih dahulu fisiologi saraf dalam tubuh dan hubungannya dengan proses homeostasissehingga mempermudah memecahkan berbagai pertanyaan yang mungin timbul dari kasustersebut.
B.PERUMUSAN MASALAH
Masalah yang ditemui dengan adanya penyakit ini adalah1.Mengapa pasien tiba-tiba terjatuh pada saat bangun tidur?2.Bagaimanakah mekanisme yang terjadi dalam proses bicara?Gangguan apakah yang menyebabkan dia sulit bicara? Apakah berhubungan dengan N. XII?Mengapa dua hari yang lalu bisa sembuh sendiri?3.Mengapa anggota gerak sebelah kanan tidak bisa digerakkan? Apakahdisebabkan adanya lesi pada hemisferium kiri? Bagaimana mekanisme patologisnya?4.Nyeri kepala, penurunan kesadaran, dan muntah itu menandakan apa?Mengapa tidak ditemukan gejala tersebut pada pasien?5.Mengapa setelah gejala penyakit sebelumnya hilang namun kemudian pasien sering lupa? Apakah pasien menderita demensia?6.Apakah hubungan hipertensi dengan penyakit pasien sekarang?7.Apakah hubungan penyakit pasien dengan makan makanan berlemak,dan kurang olah raga?8.Apakah diagnosis penyakit pada pasien ini? Apa etiologinya?Bagaimana patofisiologi, cara mendiagnosis, penatalaksanaannya?9.Apakah pasien dapat sembuh dari penyakitnya (prognosis)?
 
C.TUJUAN
Tujuan penulisan laporan ini agar mahasiswa mampu1.Mengetahui dan menjelaskan fisiologis dan anatomis sistem saraf.2.Mengetahui penyakit, klasifikasi dan patofisiologi dari stroke.3.Mengetahui penatalaksanaan dan komplikasi dari ikterus pada penyakit stroke.4.Mengetahui penatalaksanaan terbaik dengan memperhatikan stadiumyang diderita pasien saat ini.
D.HIPOTESIS
Seorang wanita 64 tahun didiagnosis menderita stroke yang berhubungan dengankegemarannya makan makanan berlemak, dan kurang berolah raga.

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Indria Rizki liked this
Adi Sucipto liked this
Afgrin Green liked this
Afgrin Green liked this
Afgrin Green liked this
Erfika Yuliza liked this
Erfika Yuliza liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->