Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UMEIR BIN SA'AD

UMEIR BIN SA'AD

Ratings: (0)|Views: 0|Likes:
Published by Rahmad Iszahendani
UMEIR BIN SA'AD
UMEIR BIN SA'AD

More info:

Published by: Rahmad Iszahendani on May 04, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2014

pdf

text

original

 
UMEIR BIN SA'AD
"Tokoh Yang Tak Ada Duanya"
 
Masih ingatkah anda sekalian akan Sa'id bin Amir ...? Yaitu seorang zahid dan abid yang selalu melindungkan dirinya kepada Allah, yang telah diminta oleh Amirul Mu'minin mar untuk men!adi gubernur dan kepala daerah Syria ... ? ada bahasan tokoh sebelumnya telah kita bi#arakan dan kita saksikan hal$hal mena'a!ubkan mengenai keshalehan, ketinggian akhlak dan si%at zuhudnya ... & ah, sekarang pada lembaran$lembaran ini kita akan bertemu pula dengan saudara, bahkan saudara kembarnya, baik dalam keshalehan, maupun dalam ketinggian akhlak dan si%at zuhud itu, begitupun dalam kebesaran !i(a yang !arang tandingannya. )a adalah meir bin Sa'ad& *aum Muslimin memberinya gelar "Tokoh yang tak ada duanya". +ukup kiranya meyakinkan, bah(a gelar ini diberikan se#ara bulat oleh para shahabat asul yang sama$sama mempunyai kelebihan, pengertian dan #ahaya kebenaran Ayahnya Sa'ad al$-ari radhiallahu anhu ikut menyertai asulullah dalam perang adar dan peperangan$peperangan lain sesudahnya, serta setia memegang !an!inya, sampai ia kembali menemui Allah karena gugur sebagai syahid di pertempuran -adisiah mela(an ersi. Diba(anya anaknya se(aktu datang kepada asulullah hingga anak itu pun turut bai'at dan masuk )slam .... Semen!ak meir memeluk )slam, dan men!adi ahli ibadah yang tidak berpisah dari mihuab mes!id, ia meninggalkan segala keme(ahan dan pergi bernaung ke ba(ah sakinah atau ketenangan. Sukarlah anda akan menemukannya di barisan pertama ..., ke#uali pada !ama'ah shalat, memang ia mempertahankan sha% yang pertama itu untuk menge!ar pahala barisan muka...dan di medan !ihad, ia selalu bergegas menge!ar barisan terdepan, karena ia selalu mendambakan diri untuk mendapatkan syahid. Selain dari hal$hal seperti itu, maka ia tetap tekun memperbanyak amal kebaikan, kepemurahan, keutamaan serta ketak(aan.... )a seorang yang #epat menyadari kesalahan dan sering menangisi dosanya ... & Seorang yang tiada terpikat oleh harta dunia dan selalu men#ari !alan kembali kepada Tuhannya.... Seorang musa%ir yang merindukan pulang kepada Allah, dalam setiap per!alanan dan di setiap pemukiman .... Sungguh, Allah telah men!adikan hati para shahabat lainnya kasih$sayang kepadanya, hingga ia pun men!adi buah hati dan tumpuan kasih mereka. Semua itu karena kekuatan imannya, kebersihan /l(anya, ketenangan  !alan hidupnya, keharuman akhla0nya, dan ke#emerlangan penampilannya, menerbitkan kegembiraan dan kenangan bagi setiap orang yang menggauli atau melihatnya. Dan tak, seorang atau satu pun yang diutamakannya lebih dari Agamanya ... & ada suatu hari didengarnya /ullas bin Su(aid bin Shamit, yang masih !adi kerabatnya, sedang berbin#ang$bin#ang di rumahnya, katanya1 "Seandainya laki$laki ini memang benar, tentulah kita ini lebih !elek dari keledai$keledai ... &" yang dimaksudkan dengan laki$laki di sini ialah asulullah shallallahu alaihi (asalam Sedang /ullas sendiri termasuk di antara orang$orang yang memeluk )slam karena terba(a$ba(a keadaan. Se(aktu meir bin Sa'ad mendengar kata$kata tersebut, bangkitlah kemarahan dan kebingungan dalam hatinya yang biasa tenang dan tenteram itu. *emarahan disebabkan oleh seorang yang telah mengaku menganut )slam berani merendahkan asul dengan kata$kata yang ke!i itu ....Dan kebingungan karena %ikirannya ber!alan #epat tentang tanggung !a(abnya terhadap apa yang telah didengarnya dan tak dapat diterimanya .... Akan disampaikannyalah segala apa yang telah didengarnya kepada asulullah shallallahu alaihi (asalam agaimana #aranya, padahal ia harus bersi%at !u!ur dalam mengemukakannya ... ? Ataukah ia akan berdiam diri sa!a lalu memendam di dalam dadanya semua yang didengarnya ... ? agaimana ? Dan di mana letak kebenaran penunaian dan #inta setianya kepada asul, yang telah membimbing mereka dari kesesatan dan mengeluarkan
 
mereka dari kegelapan ... ? Tetapi kebingungannya tidaklah ber!alan lama, karena !i(a yang tulus selalu menemukan !alan keluar bagi penyelesaiannya ... & Dan dengan segera meir berubah men!adi seorang laki$laki perkasa dan Mu'min yang ta0(a ..., maka ia pun menghadapkan pembi#araan kepada /ullas bin Su(aid, katanya1 "Demi Allah, hai /ullas& 2ngkau adalah orang yang paling ku#intai, dan yang paling banyak ber!asa kepadaku, dan yang paling tidak kusukai akan ditimpa sesuatu yang tidak menyenangkan ... & Sungguh, engkau telah melontarkan sesuatu u#apan, seandainya u#apan itu kusebarkan dan sumbernya daripadamu, nis#aya akan menyakitkan hatimu..... Tetapi andainya kubiarkan sa!a kata$kata itu, tentulah Agamaku akan binasa padahal ha0 Agama itu lebih utama ditunaikan. Dari itu aku akan menyampaikan apa yang kudengar kepada asulullah ... &" Demikianlah meir telah memenuhi keinginan hatinya yang shaleh se#ara sempurna .... ertama ia telah menunaikan ha0 ma!lis sesuai dengan amanat, dan dengan !i(anya yang besar membebaskan diri dari berperan sebagai orang yang mendengar$dengarkan kata orang lalu menyampaikannya kepada orang lain. *edua itu telah menunaikan ha0 Agamanya yaitu dengan menyingkapkan si%at kemuna%ikan yang meragukan. Dan ketiga ia telah memberi kesempatan kepada /ullas untuk kembali dari kesalahan dan memohon ampun kepada Aliah atas kekeliruannya, yakni se(aktu se#ara terus terang dikatakannya kepadanya, bah(a persoalan ini akan disampaikannya kepada asulullah shallallahu alaihi (asalam Seandainya ia sedia bertaubat dan memohon ampun, maka hati meir akan lega karena tak perlu lagi meneruskannya kepada asulullah shallallahu alaihi (asalam. Tetapi rupanya /ullas telah dipengaruhi betul$betul oleh rasa sombong dengan dosanya itu, dan tidak ada perasaan menyesal sedikitpun atau keinginan untuk bertaubat. 3ingga terpaksalah meir meninggalkan mereka, katanya1 "Akan kusampaikan kepada asulullah sebelum Tuhan menurunkan (ahyu yang melibatkan diriku dengan dosamu ... &" asulullah setelah mendapat laporan dari meir mengirimkan orang men#ari /ullas, tetapi setelah /ullas dihadapkan ia mengingkari katanya itu, bahkan ia mengangkat sumpah palsu atas nama Allah ... & Tetapi ayat al$-uran telah datang memisahkan antara yang ha0 dengan yang bathil1 "Mereka 4orang$orang muna%ik5 bersumpah dengan nama Allah, bah(a mereka tidah mengatahan sesuatu 4yang menyakitkan hatimu5. adahal mereha telah mengu#apkan kata$kata ku%ur, dan mereka telah ka%ir sesudah )slam, serta mereka men#ita$#itakan sesuatu yang tak dapat mereka #apai .... Dan tak ada yang menimbulkan dendam kemarahan mereka hanyalah lantaran Allah dan asul$ya telah men!adikan mereka berke#ukupan disebabkan karunia$ya .. . . Seandainya mereha bertaubat, maka itulah yang terlebih baik bagi mereka, dan seandainya mereka berpaling, Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih di dunia dan ahhirat. Mereka tidak akan mempunyai pembela maupun penolong di muka bumi" 4-.S. At$Taubah1675 Dengan turunnya ayat -uran ini, terpaksalah /ullas mengakui pembi#araannya, dan meminta ampun atas kesalahannya, teristime(a di kala diperhatikannya ayat yang mulia yang memutuskan menghinakannya, tetapi di saat yang sama men!an!ikan rahmat Allah seandainya ia bertaubat dan men#abut kata$katanya1 "Maka seandainya mereka bertaubat, itulah yang terlebih baik untuk mereka... &" Dan karenanya tindakan meir ini men!adi kebaikan dan berkat kepada /ullas, hingga ia bertaubat dan setelah itu keislamannya men!adi baik .... abi memegang telinga meir dan berkata kepadanya sambil memuaskan hatinya dengan pu!ian$pu!ian1 "3ai anak muda, sungguh nyaring telingamu ... dan Tuhanmu membenarkan tindakanmu ... &" Aku sungguh beruntung sekali dapat menemukan meir untuk pertama kali, semen!ak aku menulis buku mengenai mar bin *battbab mulai empat tahun yang lain. *isahnya bersama Amirul Mu'minin mar sungguh mempesonakanku, hingga rasanya tak ada lagi #erita lain yang lebih mempesona dari itu .... ah, #erita inilah sekarang yang akan kupaparkan kepada anda sekalian, agar anda ikut menyaksikan suatu kebesaran istime(a dalam ke#emerlangan yang mengagumkan. Anda tahu bah(a Amirul Mu'minin mar radhiallahu anhu selalu berhati$hati memilih para gubernurnya, seolah$olah ia memilih orang$orang yang sama mutunya dengan dirinya.... )a selalu memilihnya dari orang$orang yang zuhud dan shaleh, dan orang$orang yang diper#aya dan !u!ur ... yang tidak menge!ar pangkat atau kedudukan bahkan tak hendak menerima !abatan tersebut ke#uali karena Amirul Mu'minin memaksanya untuk men!abatnya .... Sekalipun pandangan ta!am dan pengalamannya luas, namun dalam memilih gubernur$gubernur dan pembantu$pembantu utamanya ini beliau selalu menimbangnya dalam (aktu yang pan!ang dan mengamatinya dengan teliti. eliau selalu mengulang$ulang pesan atau %at(anya yang mengesankan itu sebagai berikut1
 
"Aku menginginkan seorang laki$laki bila ia berada dalam suatu kaum, padahal is adalah rakyat biasa, tetapi menon!ol seolah$olah ia lah pemimpinnya .... Dan bila ia berada di antara mereka sebagai peinimpinnya, ia menampakkan diri sebagai rakyat biasa .... Aku menghendaki seorang gubernur yang tidak membedakan dirinya dari manusia kebanyakan dalam soal pakaian, makanan dan tempat tinggal....Ditegakkannya shalat di tengah$tengah mereka...berbagi rata dengan mereka berdasarkan yang ha0 ...dan tak pernah ia menutup pintunya untuk menolak pengaduan Mereka ...&" Maka berdasarkan norma$norma dan peraturan yang keras inilah, ia di suatu hari memilih meir bin Sa'ad untuk men!adi gubernur di 3ems. meir berusaha menolak dan melepaskan diri dari !abatan tersebut tetapi sia$sia, karena Amirul Mu'minin tetap mengharuskan dan memaksanya untuk menerimanya..., meir pun memohon kepada Allah petun!uk dengan shalat istikharah, dan kemudian melaksanakan tugas ke(a!ibannya.... Dan setelah ber!alan setahun masa !abatannya di 3ems itu, tak ada hasil pemungutan pa!ak Yang sampai ke Madinah .... ahkan tak ada sepu#uk surat pun yang datang kepada Amirul Mu'minin daripadanya.... Amirul Mu'minin memanggil penulisnya, katanYa1 "Tulislah surat kepada meir agar ia datang pada kita&" Maka di sinilah saya akan meminta keidzinan anda untuk melaporkan pertemuan di antara mar dan meir, sebagaimana ter#antum dalam buku saya "Di hadapan mar", sebagai berikut1 "Di suatu hari !alan$!alan kota Madinah menyaksikan seorang laki$laki dengan rambut kusut dan tubuh berdebu. )a diliputi kelelahan karena ber!alan !auh. 8angkah$langkahnya seakan$akan ter#abut dari tanah disebabkan )amanya kepayahan dalam per!alanan, dan tenaganya yang sudah habis terkuras....Di atas pundak kanannya terdapat buntil kulit dan sebuah piring 9 9 sedang di pundak kirinya kendi berisi air ... & )a bertelekan pada sebuah tongkat, yang tidak akan terasa berat bila diba(a oleh orang yang kurus dan lemah .... menghampiri ma!lis mar dengan langkah yang gontai, lain u#apnya1 "Assalamu'alaikum ya Amirul Mu'minin .. .&" mar membalas salamnya kemudian menanyainya. 3atinya sedih melihatnya dalam kedaan payah dan letih itu. "Apa kabar hai meir?" /a(ab meir1 "*eadaanku sebagaimana yang anda lihat sendiri .... ukankah anda melihat aku berbadan sehat dan berdarah bersih, dan dunia di tanganku yang dapat kukendalikan semauku ..." $ Apa yang kamu ba(a itu? $$ Yang kuba(a ialah buntil atau bungkusan tempat memba(a:bekal ..., piring tempat aku makan, kendi tempat air minum dan (udlu, kemudian tongkat untuk bertelekan dan guna mela(an musuh !ika datang menghadang .... Demi Allah, dunia ini tak lain hanyalah pengikut bagi bekal kehidupanku ... & $$ Apakah anda datang dengan ber!alan kaki? $$ enar& $$ Apa tak ada orang yang mau memberikan binatang kendaraannya untuk kamu tunggangi ...? $ Mereka tidak mena(arkan dan aku tidak pula memintanya.$Apa yang kamu lakukan mengenai tugas yang kami berikan padamu? $$ Aku telah mendatangi negeri yang anda titahkan itu. ;rang$orang shaleh di antara penduduknya telah kukumpulkan. *uangkat mereka mengurus pemungutan pa!ak dan kekayaan negara. ila telah terkumpul, kupergunakan kembali pada tempatnya yang (a!ar untuk kepentingan merka. Dan kalau ada kelebihan, tentulah sudah kukirimkan ke sini ... & < *alau begitu kau tak memba(a apa$apa untuk kami? $$ Tidak ... &" Maka berserulah mar dalam keadaan bangga dan berbahagia1 "Tetapkan kembali !abatan gubernur bagi meir ... &" yang di!a(ab oleh meir dengan mengelakkan diri se#ara bersungguh$sungguh, katanya1 "Masa yang demikian itu telah berlalu... aku tak hendak men!adi pega(ai anda lagi, atau pega(ai pe!abat setelah anda... &" +erita ini bukanlah skenario yang kami atur sendiri, dan bukan pula #erita yang dibuat$buat ... tetapi benar$benar peristi(a se!arah yang pada suatu masa pernah disaksikan oleh bumi Madinah selaku ibu kota )slam yakni di saat$saat ke!ayaan dan kebesarannya. Maka dari tipe golongan manakah tokoh$tokoh utama dan luar biasa itu ... ? Selalulah mar radhiallahu anhu mengangankan dan mengatakan1 "Aku ingin sekali mempunyai beberapa orang laki$laki yang seperti meir akan !adi pembantuku untuk melayani *aum Muslimin

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->