bersamaan dengan membenahi infrastruktur bagi pengembangan usaha kecil danmenengah tidak dapat dilakukan hanya oleh pelaku pasar secara parsial melainkan harusdengan pendekatan menyeluruh dari semua unsur. Berkaitan dengan hal ini, pemerintahsecara aktif melakukan proses pemberdayaan UKM yang didasarkan kepada beberapa halyakni sila kelima Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, pasal 33, Garis-garis Besar Haluan Negara 1999 dan Undang Undang No.9 tahun 1995.Perbankan memegang peranan penting, karena kesulitan utama pengembanganusaha kecil dan menengah pada umumnya kekurangmampuan mereka dibidang permodalan, jaminan dan manajemen dalam menjalankan usaha secara efektif danefisien.
Arah Kebijakan
Kebijakan pemberdayaan UKM diarahkan kepada usaha memperkokoh struktur dunia usaha yang berintikan UKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi untuk mengurangi kemiskinan dan peningkatan lapangan usaha.
Konsekuensi
Kebijakan pemberdayaan UKM tersebut di atas berimplikasi beberapa konkuensi antaralain :
•
UKM dituntut memiliki usaha yang sehat, efisien, tangguh dan mandiri,
•
Globalisasi ekonomi menuntut UKM meningkatkan daya saing, melakukandiversifikasi produk untuk pasar dalam dan luar negeri,
•
Perubahan Departemen Koperasi & PKM menjadi Kantor Menegkop danPenerapan Otonomi Daerah, dalam rangka meningkatkan peran masyarakat/duniausaha/swasta untuk membina UKM
SEKILAS UKM
Kriteria UKM
Ada beberapa kriteria UKM, antara lain :
Leave a Comment