barang siapa yang membenci mereka dengan hatinya maka ia adalah mu’min selain itu tidak ada lagi iman walau seberat biji sawi
2
”Dalam hadits lain Rosululloh
bersabda : Artinya
“perumpamaan orang yang tengahmenjalankan hukum Alloh
dan orang yang terjerumus didalamnya bagaikan orang yangmengundi tempat diatas perahu. Sebagian mendapat tempat di atas dan sebagian mendapat tempat di bawah. Yang di bawah apabila membutuhkan air harus naik ke atas dan sudah tentumengganggu orang yang di atas, maka berkatalah orang-orang yang di atas :”kami tidak akanbiarkan kalian naik kemari karena mengganggu kami”maka orang yang dibawah pun berkata”lebih baik kita lubangi saja tempat kita ini supaya tidak mengganggu orang yang di atas!!”. Apabila tindakan mereka dibiarkan oleh orang-orang yang di atas pasti binasalah semua penumpang perahu itu, tetapi jika tindakan itu bisa dicegah maka selamatlah semua penumpang perahu itu
3
”.
Tentu saja nasehat serta amar ma’ruf nahi munkar ini jangan disalah artikandengan hujatan dan caci makian atau sejenisnya
. Sebab seorang mukmin bukanlah seorangtukang cela, tukang laknat dan suka berkata keji sebagaimana yang tersebut dalam hadits nabi
4
dan juga berlawanan dengan maksud nasehat itu sendiri, yaitu agar kembali pada kebenaran danmemperbaiki kesalahan dan kekeliruan yang ada. Seorang muslim yang ikhlas tentunya ia akanmencari kebenaran dimana saja ditemukan kebenaran baginya.Ibarat barang yang hilang yang selalu dicarinya
5
jangan sekali-kali ia anggap nasehatsaudaranya seagama sebagai suatu yang negatif dan dipandang sinis seperti yang mengatakan :
mengapa harus mencerai beraikan barisan kaum muslimin ?
atau
jangan hembuskanperbedaan dan permusuhan ditengah-tengah umat !!
atau yang berkata :
jangan melempardebu dari luar atau jangan membuat lemah barisan kaum muslimin.
Dan banyak lagiseruan yang lain.Seruan-seruan itu
justru akan melemahkan kaum muslimin
yaitu dengan runtuhnya benteng nasehat yang dimiliki umat ini dan justru membuat gembira musuh-musuh Islam.Bukankah dengan nasehat yang penuh kasih sayang, kesabaran diatas kebenaran umat ini akanterpelihara diatas kebenaran? siapakah yang menjamin dirinya terbebas dari kesalahan??. Maka
janganlah dada kita sesak untuk menerima nasehat tersebut.
PERINTAH BERSATU DI ATAS AL-HAQ
Alloh
telah memerintahkan kita agar kita berpegang teguh dengan talinya dan jangan bercerai berai. Persatuan yang diidam-idamkan kaum mulimin adalah persatuan diatas aqidahyang satu. Sebab persatuan yang tidak diatas aqidah yang satu adalah persatuan yang semu yangmalah mendatangkan perpecahan dan permusuhan diantara kaum muslimin dan akan tercipta jurang pemisah diantara mereka. Alloh
berfirman :
÷
β
Î
*
s
ù
(
#
θ
ã
Ζ
t
Β
#
u
™
È
≅
÷
V
Ï
ϑ
Î
/
!
$
t
ΒΛ
ä
⎢Ψ
t
Β
#
u
™
Ï
µ
Î
/
Ï
‰
s
)
s
ù
(
#
ρ
y
‰
t
G
÷
δ
$
#
(
β
Î
)
¨
ρ
(
#
ö
θ
©
9
u
θ
s
?$
o
ÿ
©
ς
Î
*
s
ù
ö
Ν
è
δ’
Î
û
5
−
$
s
)
Ï
©
(
2
HR.Muslim No. 50
3
HR.Bukhori no. 2493 dan Ahmad IV/269 dan 270, dengan sanad SHAHIH
4
Beliau mengisyaratkan dalam haditsnya, yang artinya :
“Bukanlah orang mu’min itu tukang cela, tukang laknat, pandir dan berkata kotor”
(HR.Tirmidzi 1984, Ahmad I/405, Thabrani dalam
Mu’jamul Kabir
10/225 no. 1048,Al Hakim dalam
Al Mustadrak
30. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam
Ash-Shahihah
320 dan
Shahih Adabul Mufrad
312)
5
Alangkah indahnya kebenaran, sebagaimana syair :
Kembali kepada kebenaran merupakan fadhilah dan terus-menerus di atas kebathilan merupakan kehinaan
Sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Qoyyim dalam
Madaarijus salikin
juz 2 hal 38 :
Kami sangat mencintaiSyaikhul Islam, tapi kami lebih mencintai kebenaran daripadanya. Dan ketahuilah semua orang selain Rasulullah
dapat diambil perkataannya dan ditinggalkan.
Leave a Comment