Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mahasiswa Cerdas, Tolak Demokrasi!

Mahasiswa Cerdas, Tolak Demokrasi!

Ratings: (0)|Views: 0 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on May 06, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2014

pdf

text

original

 
6/5/2014Detik Islam » Mahasiswa Cerdas, Tolak Demokrasi!http://detikislam.com/featured/mahasiswa-cerdas-tolak-demokrasi/1/2
Telah diketahui bersama bahwa suara rakyat sangat dibutuhkan dalam pemilu demokrasi ini, sedangkan dalamhasil survei, tingkat Golput meningkat (pemilih.com). Jadi hal yang digencarkan saat ini adalah seruan untuk ikutberpartisipasi agar masyarakat aktif berkontribusi untuk menjadi pemilih. Dan salah satu potensi pemilihterbesar ada di civitas akademika kampus. Dalam hal ini, Mahasiswa sebagai pemilih muda. Peneliti Center for Strategic and International Study (CSIS), J. Kristiadi berpendapat, jika tidak diberikan pemahaman menjadipemilih cerdas, maka potensi Golput di kalangan pemilih muda relatif tinggi. Sungguh kontras dengan keadaandi lapangan, segala cara dilakukan oleh para calon legislatif untuk mendulang suara rakyat, tidak terkecualikepada Mahasiswa. Pada faktanya gencarnya opini untuk memilih, tidak ada nilai edukasi di dalamnya. Justruyang banyak terjadi adalah tindakan “Money Politik”. Bukankah itu merupakan pembodohan dan pembajakanpotensi intelektual Mahasiswa oleh Parpol dan pelaksana Pemilu?Mahasiswa dikenal sebagai kaum yang berwawasan tinggi, intelektual, dan memiliki nalar kritis serta idealisyang menjadikannya pantas disebut sebagai agen perubahan. Tentu suaranya menentukan corak perubahankehidupan sebuah bangsa kedepannya. Hanya saja jika keberadaan idealismenya mulai terkikis akibatkepentingan duniawi sehingga suaranya bisa dibeli dan akhirnya memperjuangkan demokrasi, akan dibawa kearah perubahan seperti apakah bangsa ini. Padahal telah terbukti sistem demokrasi yang aturannya berasal darimanusia yang lemah dan serba terbatas ini melahirkan peradaban serba bebas yang kebablasan, agama yangterlupakan, budaya tercemari, kekayaan negeri yang dibiarkan dikuasai asing. Jadi apalagi sebenarnya yangdiharapkan dalam sistem demokrasi? “Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakahyang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?”
(TQS. Al-Maidah : 50).
Maka dari itu marilah kita arahkan perubahan ini menuju ke perubahan hakiki yaitu kembali kepada aturan dari
Mahasiswa Cerdas, Tolak Demokrasi!
May 3, 2014
Headline
Share
Suara Pembacaby Redaksi -
0 209

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->