/  2
 
“BULETIN AL-AQSHO”
Berita Muslim Mingguan ke-51, Dzulqo'dah 1430HPenyelenggara :
Slamet Abd.
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
APARAT KEAMANAN ISRAEL :MENANGKAP SHEIKH SALAH
Jumat, 30/10/2009http://eramuslim.com/berita/palestina/aparat-keamanan-israel-menangkap-sheikh-salah.htmAparat keamanan Israel menangkap Sheikh Raed Salah danpemimpin senior gerakan Fatah, Hatem Abdul Qader.Penangkapan dan penahanan terhadap kedua tokoh itu bersamaandengan penyerbuan pasukan Israel terhadap Masjidil Aqsha.Sheikh Raed Salah adalah ketua Dewan Wakaf dan pemimpinGerakan Islam Hamas di wilayah utara, keduanya ditangkap dan ditahan, bersamaan dengan penyerbuan pasukan Israel terhadapMasjidil Aqsha, yang kemudian menimbulkan amarah danperlawanan di fihak Palestina.
Raed Salah dan Abdel Qader di tangkap dan ditahan olehpolisi Yerusalem yang dituduh sebagai dalang gelombangperlawanan yang dilakukan rakyat Palestina terhadappendudukan Israel terhadap Al Aqsha.
Selain itu, pengadilan setempat juga melarang kedua tokohmemasuki kota Yerusalem, di mana terdapat tempat suci umatIslam yaitu Al Aqsha. Sementara itu, fihak pemerintah Yordanmembantah terlibat melakukan gerakan melawan Israel, yangberkaitan dengan aksi-aksi yang dilakukan penduduk Palestinayang menentang Israel.Perlawanan yang bersifat massif dari kalangan rakyat Palestinayang menentang tindakan Israel, yang ingin menghancurkanMasjidil Aqsha ini berlangsung secara massif. Negara-negara Arabsampai hari ini belum menunjukkan sikapnya atas tindakan Israelyang mengancam kelangsung Masjidil Aqsha. (m/jp)
KELOMPOK ZIONIS BERUPAYA LAKUKANPEMBANTAIAN JAMAAH AL AQSHA
Ahad, 01/11/2009http://www.infopalestina.com/ms/Yayasan al Aqsha mengingatkan adanya upaya dari kelompok-kelompok Zionis yang menargetkan masjid al Aqsha dan jamaahyang ada di sana, atau berupaya melakukan pembantaian terhadappara pengunjung masjid. Hal ini terungkap setelah adanya upayapenyusupan yang dilakukan warga pemukim Yahudi bersenjata kemasjid al Aqsha pagi tadi, Ahad (1/11).Yayasan al Aqsha menyatakan otoritas resmi Zionis Israelbertanggung jawab atas serangan yang terjadi terhadap masjid alAqsha, terutama di tengah-tengah serangan terakhir. Yayasan alAqsha memberikan isyarat kepada laporan berita yang dilansirmedia Israel dua hari terakhir, yang tidak menyangsikan adanyaaksi dari pihak Zionis untuk melakukan pembantaian di masjid alAqsha.
Yayasan al Aqsha mengatakan, “Semua yang mengamatisituasi di masjid al Aqsha dan kota al Quds melihat adanyapeningkatan eskalasi dan seruan berulang-ulang darikelompok-kelompok Yahudi yang didukung para rabi Yahudidan anggota Knesset Yahudi. Demikian para menteri Israel,semuanya menyerukan eskalasi penyerbuan masjid al Aqshadan menunaikan ritual Talmud di dalam masjid al Aqsha,dengan mendapatkan perlindungan dari pasukan penjajahIsrael.
Bahkan sebuah muktamar mahasiswa Zionis pada Ahad (25/10)lalu, mengeluarkan seruan yang meminta masyarakat Zionis untukmelakukan penyerbuan kolektif berulang-ulang terhadap masjid alAqsha. Disebutkan bahwa salah seorang peserta muktamarmeminta pembangunan kuil segera setelah masjid al Aqsha roboh.Di tambah lagi meningkatnya suara-suara Yahudi belakangan iniyang meminta pembagian masjid al Aqsha antara kaum muslimindan Yahudi.Yayasan al Aqsha mengingatkan aksi-aksi dan kejahatan yangdilakukan pasukan penjajah Zionis Israel terhadap jamaah shalatmasjid al Aqsha dalam minggu-minggu terakhir. Yang mana hal ituterjadi bersamaan dengan provokasi Zionis baik resmi maupunmasyarakatnya terhadap para jamaah shalat di masjid al Aqsha,yakni para aktivis yang membela masjid al Aqsha, walau hanyasekedar shalat di masjid al Aqsha. Siapapun yang memantau situasidan eskalasi ini melihat bahwa di sana ada eskalasi dalam upaya-upaya menarget masjid al Aqsha. (seto)
SHALAH : KITA PUNYA HAK PENUHUNTUK MASUK AL-AQSHA
Ahad, 01/11/2009http://www.infopalestina.com/ms/Ketua gerakan Islam di Palestina jajahan 48, Syaikh Raed Shalahmenegaskan, bahwa kita mempunyai hak penuh untuk masuk Al-Aqsha dan melindunginya dari yahudisasi Israel.Pernyataan ini diungkapkan Shalah dalam pertemuan komisipemantau tinggi Arab di wilayah Palestina 48, Sabtu siang (31/10).Terkait dengan serbuan Zionis ke Al-Aqsha kemarin, iamenegaskan bahwa warga Al-Quds dan wilayah Palestinamempunyai kesanggupan untuk melumpuhkan rencana Zionis.Sementara i'tikaf merupakan perlindungan secara manusiawi.Sesungguhnya solusi bagi semua masalah Palestina saat ini adalahmenghapuskan penjajahan atas Al-Quds maupun Al-Aqsha. Sayaakan terus berjuang dan tidak akan takut dengan semua tuduhanyang dialamatkan kepadanya. Saya telah katakan di depanmahkamah Zionis bahwa saya tidak akan mengakui undang-undang apapun dari Zionis.Semua undang-undang yang memperbolehkan kepolisian Zionismelakukan pemeriksaan terhadap dirinya semua batal. Syaikhmengatakan, kebijakan Israel terakhir merupakan pertama kalinyasejak tahun 1967 yang menghalangi kaum muslimin masuk Al-Aqsha. Tiba saatnya aku katakan, bahwa kami adalah pemilik yangsah untuk membela dan mempertahankan Al-Aqsha. Saya akanbekerja semaksimal mungkin untuk membendung yahudisasiZionis.
Ia juga mengatakan, “Saya akan masuk ke Al-Aqsha tanpamemperlihatkan identitasnya. Sebab pribumi yang mempunyairumah tidak perlu izin kepada siapapun untuk memasukirumahnya. Kami adalah bangsa terhormat berhakmempertahankan al-Aqsha dan mengagalkan semua upayayahudisasi Zionis. semua bangunan di Al-quds baik Al-Aqshamaupun gereja al-Qiyamah adalah prioritas utama kamidalam mempertahankannya. ”
Pada saat yang sama, Shalah meminta komisi pengawas Al-Qudsuntuk menggelar demo besar-besaran di sejumlah negara untukmendesak Zionis agar menghentikan kejahatannya. Dalam acaraitu, Shalah juga mengajukan beberapa usulan diantaranyamenerbitkan dokumen resmi -tinjauan historis- tentang Al-Qudsdan Masjid Al-Aqsha secara jelas dan terang, dan juga keteranganatas peristiwa yang terjadi di daerah Al-Quds dan wilayah lainya.
 
= JANGAN DIBACA SAAT KHUTBAH =

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...