Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Islam Di Andalusia

Sejarah Islam Di Andalusia

Ratings: (0)|Views: 1,453 |Likes:
Published by galung_gung

More info:

Published by: galung_gung on Nov 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/14/2012

pdf

text

original

 
Edited by: cepirvan_tasik@yahoo.com
1
Al-Andalus
Dari Wikipedia bahasaIndonesia, ensiklopedia bebas
Interior Masjid Kordoba atau
mezquita
,peninggalan dari Al-Andalus yang kinidijadikan katedral Katolik Roma.
Al-Andalus
(Arab:
ا
 
al-andalus
) adalah nama dari bagianSemenanjung Iberia (Spanyol danPortugal) yang diperintah oleh orangIslam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.
[1]
Al-Andalus juga sering disebut
Andalusia
, namun penggunaan ini memiliki keambiguandengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia.Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukanUmayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yangmenguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari KekhalifahanUmayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuahkekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahandari kekhalifahan tersebut (1031-1492).Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut kembali Iberia dari tanganumat Islam (
 Reconquista
secara harfiah "penaklukkan ulang"), nama
 Al-Andalus
 umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yangdikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam diSpanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadinegara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnyakepada
 Los Reyes Católicos
(Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand danRatu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 denganditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikutioleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.
[2]
 
Asal kata "Al-Andalus"
Asal kata
al-andalus
masih belum disetujui para ahlibahasa dan sejarawan.Etimologi dari nama
 Al-Andalus
belum diketahui secarapasti. Nama ini digunakan untuk merujuk kepadasemenanjung Iberia atau daerah Selatan Iberia yang dikuasai umat Islam, dan buktipaling awal dari nama ini adalah pada koin yang dicetak oleh pemerintah Islam di Iberiasekitar 715 (tahun pencetakan juga tidak pasti karena koin dituliskan dalam Latin danArab, dan keduanya memberikan tahun yang berbeda).
[3]
Terdapat setidaknya tiga teori
 
Edited by: cepirvan_tasik@yahoo.com
2
etimologi yang pernah diusulkan oleh para ilmuwan Barat, semuanya menganggapbahwa nama ini berasal dari zaman kekuasaan Romawi di Semenanjung Iberia.Teori pertama adalah nama tersebut berasal dari Vandal, suku Jerman yang menguasaisebagian Iberia selama 407-429. Salah satu ilmuwan yang menerima teori ini adalahReinhart P. Dozy, sejarawan abad ke-19.
[4]
Teori kedua adalah berasal dari Arabisasikata "Atlantik". Pendukung teori ini adalah sejarawan Spanyol Vallvé.
[5]
Teori ketigayang diajukan oleh Halm (1989)
[6]
adalah bahwa nama ini berawal dari nama yangdiberikan suku Visigoth yang berkuasa di Iberia pada abad ke-5 hingga 9. Dalam bahasaLatin, Iberia Visigoth disebut
Gothica Sors
(tanah undian Goth). Halm memprediksikanbahwa dalam bahasa Gothic "tanah undian" mungkin disebut
*landahlauts
, dan iamenyarankan dari sinilah asal nama Al-Andalus berasal.Ketiga teori ini semuanya tidak memiliki bukti historis, sehingga dapat dikatakan amatlemah. Pelopor dan pembela dari ketiga teori ini semuanya adalah sejarawan. Namunbelakangan, ahli bahasa telah diikutsertakan dalam diskusi ini. Argumen-argumen dariilmu sejarah, linguistik dan toponimi (ilmu yang mempelajari nama daerah), selanjutnyamenunjukkan kelemahan semua teori diatas, dan bahwa nama Al-Andalus ternyataberasal dari masa Romawi.
[7]
 
Sejarah
Penaklukan dan masa-masa awal
Sebelum kedatangan umat Islam, daerah Iberia merupakan kerajaan Hispania yangdikuasai oleh orang Kristen Visigoth. Pada 711, pasukan Umayyah yang sebagian besarmerupakan bangsa Moor dari Afrika Barat Laut, menyerbu Hispania dipimpin jenderalTariq bin Ziyad, dan dibawah perintah dari Kekhalifahan Umayyah di Damaskus.Pasukan ini mendarat di Gibraltar pada 30 April, dan terus menuju utara. Setelahmengalahkan Raja Roderic dari Visigoth dalam Pertempuran Guadalete (711),kekuasaan Islam terus berkembang hingga pada 719 hanya daerah Galicia, Basque danAsturias yang tidak tunduk kepada kekuasaan Islam. Setelah itu, pasukan Islammenyeberangi Pirenia untuk menaklukkan Perancis, namun berhasil dihentikan olehkaum Frank dalam pertempuran Tours (732). Daerah yang dikuasai Muslim Umayyahini disebut provinsi
Al-Andalus
, terdiri dari Spanyol, Portugal dan Perancis selatansekarang.Pada awalnya, Al-Andalus dikuasai oleh seorang wali (gubernur) yang ditunjuk olehKhalifah di Damaskus, dengan masa jabatan biasanya 3 tahun. Namun pada tahun740an, terjadi perang saudara yang menyebabkan melemahnya kekuasaan Khalifah.Pada 746, Yusuf Al-Fihri memenangkan perang saudara tersebut, menjadi seorangpenguasa yang tidak terikat kepada pemerintahan di Damaskus.
 
Edited by: cepirvan_tasik@yahoo.com
3
Keamiran danKekhalifahanKordoba
Kekhalifahan Kordobac. 1000 pada masakejayaan Al-Mansur.Pada 750, baniAbbasiyahmenjatuhkanpemerintahan Umayyahdi Damaskus, danmerebut kekuasaan atasdaerah-daerah Arabia.Namun pada 756,pangeran Umayyah di pengasingan Abdurrahman I (Ad-Dakhil) melengserkan Yusuf Al-Fihri, dan menjadi penguasa Kordoba dengan gelar Amir Kordoba. Abdurrahmanmenolak untuk tunduk kepada kekhalifahan Abbasiyah yang baru terbentuk, karenapasukan Abbasiyah telah membunuh sebagian besar keluarganya. Ia memerintah selama30 tahun, namun memiliki kekuasaan yang lemah di Al-Andalus dan ia berusahamenekan perlawanan dari pendukung Al-Fihri maupun khalifah Abbasiyah.Selama satu setengah abad berikutnya, keturunannya menggantikannya sebagai AmirKordoba, yang memiliki kekuasaan tertulis atas seluruh Al-Andalus bahkan kadang-kadang meliputi Afrika Utara bagian barat. Pada kenyataannya, kekuasaan AmirKordoba, terutama di daerah yang berbatasan dengan kaum Kristen, sering mengalaminaik-turun tergantung kecakapan dari sang Amir yang sedang berkuasa. Amir Abdullahbin Muhammad bahkan hanya memiliki kekuasaan atas Kordoba saja.Cucu Abdullah, Abdurrahman III, menggantikannya pada 912, dan dengan cepatmengembalikan kekuasaan Umayyah atas Al-Andalus dan bahkan Afrika Utara bagianbarat. Pada 929 ia mengangkat dirinya sebagai Khalifah, sehingga keamiran inisekarang memiliki kedudukan setara dengan kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad dankekhalifahan Syi'ah di Tunis.Kekhalifahan terpecahmenjadi negara-negarakecil (
taifa
) pada 1031.Periode kekhalifahanini dianggap oleh parapenulis Muslim sebagaimasa keemasan Al-Andalus. Hasil panenyang diperoleh melaluiirigasi serta bahan

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hery Setyawan liked this
Fefdianti Ja'far liked this
Lis Ambarwati liked this
Dedy Syeh liked this
Liong Zaoldyecck liked this
Kahar Salleh K liked this
Kahar Salleh K liked this
kundur89 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->