Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Benarkah Yesus Itu Allah

Benarkah Yesus Itu Allah

Ratings: (0)|Views: 23|Likes:
Published by Billie
Rangkuman dari buku "Benarkah Yesus Itu Allah"
Rangkuman dari buku "Benarkah Yesus Itu Allah"

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Billie on May 07, 2014
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2014

pdf

text

original

 
TUGAS REACTION PAPER FILSAFAT AGAMA
Oleh : Billie Jaya H.  NRP : 21413224 DEPARTEMEN MATA KULIAH DASAR UMUM UNIVERSITAS KRISTEN PETRA SURABAYA
 
RANGKUMAN : BENARKAH YESUS ITU ALLAH ( Josh McDowell ) Para orang yang mengenal Yesus, dengan segera menyadari bahwa dia sedang mengidentifikasikan Dia lebih daripada sekedar nabi atau guru tetapi menyatakan dirinya sebagai ilahi. Dialah jalan satu-satunya untuk berhubungan dengan Allah, sumber satu-satunya bagi pengampunan dosa dan satu-satunya jalan menuju keselamatan
. Gelar “Kristus”
menegaskan Yesus sebagai imam dan raja yang dijanjikan oleh nubuat-nubuat perjanjian lama dan dalam perjanjian baru jelas memperkenalkan Kristus sebagai Allah. Yesus menerima penghormatan dan penyembahan yang hanya boleh diterima Allah saja dan terkadang bahkan menuntut, supaya disembah sebagai Allah. Dalam Injil Yohanes, Yesus
 berkata, “BapaKu,” bukan “Bapa kita,” dan kemudian menambahkan,”masih bekerja sampai sekarang ini.”
Sehingga Yesus bukan saja menyatakan dirinya sama derajat dengan Allah melainkan juga Dia mengklaim bahwa Dia adalah satu dengan Allah Bapa. Bila Kristus mengampunkan dosa, Dia tidak menjalankan hak istimewa seorang manusia karena tak seorang pun, melainkan hanya Allah sajalah yang dapat mengampunkan dosa, maka dengan terang dibuktikkan bahwa Kristus, karena Dia mengampunkan dosa, adalah Allah. Pada kebanyakan pengadilan, orang diadili karena perbuatan mereka, tetapi Yesus diadili karena siapa diriNya Yesus menyatakan diriNya sebagai Allah. Kalau, pada waktu Yesus menyatakan  pernyataan-pernyataanNya mengenai diriNya Dia tahu bahwa Dia bukan Allah, maka itu  berarti bahwa Dia berdusta dan dengan sengaja menipu pengikut-pengikutNya dan Dia pun  juga seorang munafik karena Dia mengajarkan orang lain untuk bersikap jujur, sementara Dia sendiri mengajarkan dan menjalankan hidupNya sebagai suatu kebohongan besar-besaran. Lebih dari itu, tentulah Ia itu setan, karena Dia menyatakan kepada orang lain supaya mereka  percaya kepadaNya demi memperoleh kehidupan kekal mereka. Bagaimana mungkin ia bisa menjadi seorang guru moral yang agung dan dengan penuh kesadaran menyesatkan orang mengenai pokok terpenting dari ajaranNya, yaitu identitas diriNya sendiri. Philip Schaff, seorang ahli sejarah mengemu
kakan argumen “ Bila ditinjau dari sudut
-sudut logika, akal sehat, dan pengalaman, bagaimana mungkin, seorang penipu, yaitu seseorang yang penuh tipu daya, egoisme dan rusak akhlak, telah menciptakan tabiat paling murni dan mulia yang  begitu sempurna dalam hal kebenaran dan realitas , serta berhasil mempertahankannya sejak
semula hingga akhir secara konsisten?” Seorang yang menjalankan hidupnya sebagaimana
yang dilakukan Yesus, tak mungkin adalah seorang penipu. Berdasarkan hal-hal yang kita ketahui tentang Yesus, sulit kita bayangkan bahwa dia adalah orang yang tidak waras  pikirannya. Dia adalah seorang laki-laki yang mengatakan sebagian dari ucapan-ucapan yang
 
artinya paling dalam yang pernah dicatat manusia. Ajaran-ajarannya telah membebaskan  banyak orang yang sebelumnya terikat secara mental. Kecakapan dan kedalaman ajaran-ajaranNya mendukung kesehatan mentalNya secara menyeluruh. Bukti menunjukkan bahwa Yesus adalah Tuhan. Kalau metode ilmiah merupakan satu-satunya untuk membuktikkan sesuatu, maka anda tidak bisa membuktikkan bahwa anda sudah pergi ke kelas pertama anda pagi tadi. Metode ilmiah hanya bisa digunakan untuk membuktikkan hal-hal yang bisa diulangi. Iman Kristen bukanlah suatu keyakinan yang buta dan bodoh, melainkan lebih merupakan iman yang inteligen. Kita telah diberikan otak yang digerakkan oleh Roh Kudus untuk mengenal Allah serta hati untuk mengasihi Dia dan kemauan untuk memilih Dia. Kita perlu berfungsi dalam ketiga bidang itu untuk memiliki hubungan yang maksimal dengan Allah serta memuliakanNya Penerapan pengujian bibliografis meyakinkan kita bahwa perjanjian baru memiliki lebih banyak kewenangan manuskrip daripada tulisan sastra manapun dari zaman purba sehingga kita dapat menyimpulkan teks Perjanjian Baru yang otentik telah dibuktikkan. Kisah-kisah Perjanjian Baru dicatat oleh orang-orang yang merupakan para saksi matanya sendiri ataupun mereka yang menceritakan laporan-laporan yang telah mereka dengar dari  para saksi mata peristiwa-peristiwa tersebut atau ajaran-ajaran dari Kristus. Kedekatan dari kisah-kisah yang dicatat ini merupakan sarana yang amat efektif dalam memastikan ketepatan dari apa yang diingat oleh seorang saksi. Tak ada satu dokumen pun dari dunia purbakala yang dipersaksikan oleh serangkaian teks maupun sejarah yang begitu sempurna, dan memberikan rangkaian data sejarah yang begitu hebat yang dapat dipergunakan untuk  pengambilan suatu keputusan yang cerdas. Para rasul ( 10 dari 11 orang ) mati syahid berdasarkan dua hal: kebangkitan Kristus, dan kepercayaan mereka akan Dia sebagai Anak Allah. Mereka disiksa dan dianiaya dan akhirnya menghadapi kematian dengan cara-cara paling kejam yang dikenal zaman itu. Sulit sekali bagi kita mencari 10 orang dalam searah yang sudah mati untuk suatu dusta. Sehingga dapat kita simpulkan, Para rasul menjalani pengujian kematian untuk mendukung kebenaran dari apa yang mereka beritakan. Sebelum kematianNya, para rasul merasa yakin bahwa Yesus adalah mesias. Mereka tidak berpikir bahwa Dia bisa mati. Mereka yakin bahwa Dialah yang akan mendirikan Kerajaan Allah dan memerintah atas umat Israel. Sehingga ketika melihat seorang yang tak  berdaya lagi, maka semua pengharapan Mesianis mereka yang berada dalam Yesus pun hancur. Melalui kebangkitan Yesus dan kontak mereka kemudian dengan Dia yang

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->