Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
45Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemeintahan Bani Abbasiyah

Pemeintahan Bani Abbasiyah

Ratings: (0)|Views: 3,627 |Likes:
Published by rofiqm55

More info:

Published by: rofiqm55 on Nov 08, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

 
PEMERINTAHAN DAULAH ABBASIYAHILMU DAN SAINS, MAZHAB FIQH, TEOLOGI DAN KEBUDAYAANI.Pendahuluan
Menelusuri catatan sejarah khususnya peradaban Islam adalah satu hal yangdapat membuat pola fikir seseorang berubah, beralih dari satu sisi pandang ke sisilain, dari ketidaktahuan menuju kefahaman, dan lebih utama lagi kepadakebijaksanaan dalam memahami untaian liku-liku sejarah itu sendiri, sehinggasejarah dapat difahami sebagai sebuah ilmu serta menjadi seni berapresiasi dalamkehidupan.
1
 Perjalanan panjang sejarah peradaban Islam, yakni Daulah Abbasiyah,ditulis sebagai sebuah drama besar babak ketiga dalam politik Islam setelahKhulafa’ Ar-Rasyidun dan Bani Umayyah, dimana Iraq menjadi panggungnya.
2 
Berbeda dengan penentuan urutan fase di atas, Robin Doak, menuliskan DaulahAbbasiyah ini dalam fase keempat pada perjalanan peradaban Islam,
3
dimana eraRasulullah SAW menjadi titik awal pertama sistem politik dan peradaban Islam.Makalah ini mencoba mengurai pokok-pokok perjalanan panjang DaulahAbbasiyah secara ringkas, dari awal berdiri, perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, ilmu dan Mazhab Fiqh, Teologi dan kebudayaan,sampai masa pudarnya kekuasaan khilafah.II.
Pendirian Daulah Abbasiyah
Proses pendirian Daulah Abbasiyah telah dimulai sejak berdirinya BaniUmayyah yang ‘merebut’ tahta kekhalifahan Islam dari Khalifah Ali bin AbiThalib, namun beberapa cara yang dilakukan selalu dapat dihentikan danditumpas oleh penguasa Umayyah. Terlebih lagi di masa Khalifah Umar bin
1
Louis Gottschalk,
Undestanding History : A Primer of Historical Method 
, Terj. Nugroho Notosutanto, Jakarta : Yayasan Penerbit Universitas Indonesia, 1975, hlm. 4.
2
Philip K. Hitti,
The History of Arabs; Rujukan Induk Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam,
terj. R. Cecep Lukman Yasin dan Dedi Slamet Riyadi, Jakarta : PT. SerambiIlmu Semesta, 2005, hlm. 358.
3
Robin Doak,
Great Empire of The Past; Empire of the Islamic World 
, California : FactsOn File Inc., 2005, hlm. 15.
1
 
Abdul Aziz (717 – 720 M), dengan kemampuannya yang brilian mendekati danmengakomodir kelompok oposisi yang ada saat itu, maka hubungan antarakeduanya dapat membaik.
4
Hal ini berbeda dengan khalifah Bani Umayyahsepeninggal Umar bin Abdul Aziz, yakni Yazid bin Abdul Malik (720-724 M).Tekanan dan penindasan terhadap kelompok oposisi (Pengikut Ali bin AbiThalib, kaum
Mawali
,
5
dan keluarga Bani Hasyim) menciptakan sebuahkerjasama baru dalam proses penggulingan Bani Umayyah. Yang mula-muladilakukan adalah penyebaran propaganda secara rahasia dan terorganisir dengan baik atas nama keluarga yang diridloi oleh Allah SWT yaitu keluarga NabiMuhammad SAW (
ar-ridlo min Muhammad 
), Bani Hasyim
6
dan keluarga serta pengikut Ali bin Abi Thalib menjadi rujukan tema propaganda ini. Merekamenyeru kepada masyarakat agar membela dan membantu dua keluargaketurunan Nabi SAW, bahkan didengungkan sebagai sebuah perjuangan suci.Ibrahim, tokoh propanganda Abbasiyah, yang ditangkap oleh KhalifahMarwan II, menunjuk Abu al-Abbas untuk meneruskan perjuangan danmenentukan kota Kufah
7
dan Khurasan
8
sebagai pusat propaganda. Abu Muslimal-Khurasani, pemimpin kota Khurasan yang ikut mendukung Bani Hasyim,membentuk juru penerang dalam propaganda. Ia tidak melibatkan pasukan perangdalam strateginya, mereka melakukan perjuangan dengan cara mengunjungidaerah-daerah lain untuk berdagang atau melaksanakan ibadah haji ke Mekkah.
94
Badri Yatim,
Sejarah Peradaban Islam Dirasah Islamiyah II 
, Jakarta : Rajawali Pers,2008, hlm. 47.
5
Sebutan untuk kaum non-Arab, yang hidup pada masa itu dan selalu disisihkan dalamaktifitas kehidupan (masyarakat kelas dua).
 Ibid,
hlm. 48.
6
Bani Hasyim adalah keturunan Hasyim bin Abdul Manaf, yang memiliki dua anak,Hasyim dan Abd Shams. Hasyim memeliki tiga cucu dari anaknya, Abdul Muthallib, yaitu (1).Abbas yang menurunkan Bani Abbas dan mendirikan kerajaan Abbasiyah. (2). Abu Thalib dan(3). Abdullah yang menurunkan Nabi Muhammad. Lihat G. R. Hawting,
The First Dynasty of  Islam, The Umayyad Caliphate AD 661-750
, Routledge : 2000, hlm. 112.
7
Sebelum menunjuk Kufah sebagai pusat perjuangan, kediaman Bani Hasyim adalah kotaHumaimah, sebuah kota kecil terletak dekat Damsyik. Pemindahan kota ini berefek besar secara politis, Kufah adalah kota yang menjadi basis pendukung Ali bin Abi Thalib, penganut fahamSyi’ah yang dalam sejarahnya menjadi musuh abadi Bani Umayyah.
8
Kota Khurasan dipilih karena penduduknya terkenal dengan keberanian, postur tubuhyang besar dan kuat, teguh pendirian dan mendukung Bani Hasyim, pemimpin saat itu adalah AbuMuslim al-Khurasani, seorang Hasyimiyah
9
Hassan Ibrahim Hassan,
Sejarah Kebudayaan Islam
, terj. Djahdan Humam, Yogyakarta :Kota Kembang, 1989, hlm. 99.
2
 
 Namun politik propaganda yang dilakukan oleh keluarga Bani Abbassebenarnya tidak murni untuk kerjasama dengan pengikut Ali bin Abi Thalib, propaganda ini di satu sisi untuk menggulingkan Bani Umayyah, di sisi lain hanyauntuk mengelabui pengikut Ali bin Abi Thalib, meskipun mereka mengakuisilsilah dari Nabi SAW, tetapi ada satu hal yang membuat keluarga Bani Abbastidak simpati yaitu persoalan keyakinan mereka yang berfaham akan keagunganAli bin Abi Thalib (Syi’isme) yang sangat kuat.
 Terbunuhnya Marwan bin Muhammad tahun 750 M di Mesir setelahmelarikan diri, menjadi tahun awal Daulah Abbasiyah berkuasa.
Namun, BaniUmayyah tidak sepenuhnya hancur tanpa sisa, masih ada Abdurrahman ad-Dakhilyang selamat dari pengejaran, melarikan diri ke Spanyol dan mendirikankerajaannya kembali.Masa pemerintahan Daulah Abbasiyah berlangsung selama 508 tahunMasehi atau 524 tahun Hijriyah, yakni dari tahun 132 H (750 M) sampai 656 H(1258 M).
Rentang waktu yang sangat panjang, dimulai oleh
 Abdullah Al-Saffah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Al-Abbas
pada tahun 750 M,namun penobatan Abu Abbas telah terjadi setahun sebelumnya, hari Jumattanggal 28 November 749 M, dilangsungkan di Masjid Jami’ Kufah, diiringidengan gema takbir Allahu Akbar dari para pendukung.
Gelar 
 As-Saffah
yangdisandangnya merupakan sebutan dari dan bagi dirinya sendiri yang berarti‘penumpah darah’.
Sebuah gelar yang sangat patriotik dan menakutkan, menjadisimbol kekuasaan Daulah Abbasiyah yang mengutamakan kekuatan tangan besi
10
 
 Ibid.
11
Badri Yatim,
Sejarah Peradaban Islam Dirasah Islamiyah II,
hlm. 49. Hassan IbrahimHassan menambahkan bahwa titik awal kekuasaan Daulah Abbasiyah adalah pasca ditaklukannyaJazid bin Umar bin Muhmmad, pemimpin Umayyah di perbatasan kota Kufah. Lihat
 Ibid 
, hlm.101. Sebagai bahan perbandingan, lihat G. R. Hawting,
The First Dynasty of Islam, The Umayyad Caliphate AD 661-750
, hlm. 118.
12
Badri Yatim,
Sejarah Peradaban Islam Dirasah Islamiyah II 
, hlm. 49.
13
Syed Amir Ali,
Short History of the Saracens
, London : Macmillan and Co., 1916, hlm.178.
14
Philip K. Hitti,
The History of Arabs; Rujukan Induk Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam,
hlm. 358. Sejalan dengan gelar 
as-Saffah
, perlakuan kejam itu tidak hanyakepada orang-orang Umayah yang masih hidup, melainkan juga kepada mereka yang sudahmeninggal, dengan cara mengeluarkan jenazah mereka dan membakarnya. Hanya makamMuawiyah bin Abi Sufyan dan Umar bin Abdul Aziz yang tidak digali.
3

Activity (45)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rasyid Abdullah added this note
tnx kk
Jazz Wiedodo liked this
Jakki Jakki M liked this
Ais Rahma liked this
Puji Lestari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->