“BULETIN AL-AQSHO”
Kumpulan Berita Muslim Mingguan ke-39, Sya'ban 1430HDewan Redaksi :
Abdulloh
,
Khaemi Fauzi
,
Nadhirin
Penanggung-Jawab :
Hadi Sumarsono
http://aqsaworkinggroup.comhttp://ibadalloh.homelinux.orgMasjid Hizbulloh, Gg.Sadewa Pesanggrahan-Wonokerto, PekalonganMasjid Hizbulloh, Gg.Raseh Purwosari-Comal, Pemalang
Al Quds Internasional Ingatkan Pelataran al AqshaBisa Longsor.
Kamis,13/08/2009http://www.infopalestina.com/ms/Yayasan al Quds Internasional di Gaza mengingatkan ancamanterjadinya longsor di Kota Lama di al Quds dan sekitarnya, sertadi dalam pelataran masjid al Aqsha akibat terowongan danpenggalian yang terus dilakukan otoritas penjajah Zionis Israel.Ketua al Quds Internasional di Gaza, Ahmad Abu Halabiadalam penyataannya, Rabu (12/08), mengatakan bahwa longsor-nya tanah yang terjadi pada hari Senin lalu di jalan utara tengahkampung Halwa di Silwan, selatan masjid al Aqsha, adalahdisebabkan oleh penggalian yang dilakukan negara penjajahIsrael dan lembaga-lembaga Zionis.
Dia menegaskan bahwa bahaya longsor mengancam masjidal Aqsha dan pagar-pagarnya, terutama dari sisi selatan danbarat.
Abu Halabia menyerukan masyarakat internasional, lembaga-lemabga HAM dan hukum untuk melakukan intervensi gunamenghentikan aksi Zionis Israel dan institusi permukiman yangberupaya menguasai tempat-tempat suci di al Quds dan me-yahudi-kannya, khususnya di Kota Lama dan sekitarnya.Sebelumnya warga kampung Halwa di kota Silwan, selatanmasjid al Aqsha, mengungkapkan telah terjadi longsor tanah di jalan utama di kampung tersebut akibat penggalian bawah tanahsecara terus menerus yang dilakukan otoritas penjajah Israel.Anggota Komite Warga Kampung tersebut Jawad Shiyammenegaskan dalam pernyataannya yang dilansir oleh PusatMedia Al-Quds, Senin, bahwa penggalian Israel itu menyebab-kan longsor jalan sepanjang empat meter dengan lebar dua metersetengah. Posisinya terletak di pertengahan jalan yangmenghubungkan antara kampung Halwa dengan kota Silwan. Ituterjadi akibat penggalian Israel di bawah tanah di jalan tersebut.Beberapa pekan sebelumnya juga terjadi longsor di wilayahyang sama.Ia menegaskan bahwa warga kampung dikagetkan dengan polisidan pekerja pemerintah kota Israel pada pagi hari Senin yangbekerja merenovasi jalan yang longsor itu di kampung tersebutdan menutupnya karena takut terbongkar kedoknya oleh warga.Shiyam mengkhawatirkan longsor tersebut terus terjadi danberulang di kawasan sehingga bisa mengancam seluruh jalan.Bahkan banyak sekali longsor terjadi namun sengajadisembunyikan oleh Israel.Lembaga Al-A’ad Israel sejak 2007 melakukan penggalian-penggalian di bawah masjid Al-Aqsha dan wilayah-wilayahsekitarnya, termasuk wilayah Silwan. (seto)
Al-Aqsha Dalam Bahaya, Siapa Yang Menghinakan IaAkan Terhina .
Rabu,12/08/2009http://www.infopalestina.com/ms/ Sejak tanggal 28 Juni 1967, seiring dengan bergantinyapemerintah Israel dari Partai Buruh, Likud ataupun koalisi,maka kondisi Al-Quds tak pernah berubah. Kota itu masih jaditarget yahudisasi dan mencegah terjadinya pembagian Al-Qudsyang merupakan salah satu tonggak perekat semua kelompokZionis. Rincian tentang siasat yahudisasi Al-Quds melaluisejumlah kebijakan dan keputusan yang diambil pemerintahanIsrael sepanjang sejarah penjajahan, membentuk perluasanpermukiman yang semakin masif di dalam wilayah Al-Quds dansekitarnya. Mereka menguasai tanah, perkebunan, perternakandan sejumlah bangunan milik bangsa Arab.Maka hari ini, dibawah mata dan telinga dunia Al-Qudsmengalami proyek yahudisasi secara sistematis dan besar-besaran untuk mengubah wajah peradaban Al-Quds danmenerapkan satu warna. Mereka telah merobek-robekkeragaman sejarah, etnis serta kebudayaan dan agama diwilayah tersebut. Mereka juga berupaya meminggirkaneksistensi bangsa Arab Palestina, baik Islam maupun Kristendan memungkiri bukti peradabannya.Sejumlah kelompok ultra kanan dari permukiman Israel bahkanmelakukan penodaan terhadap kesucian Masjid Al-Aqsha.Mereka berusaha mendapatkan restu dari pengadilan Israeluntuk izin melakukan ibadah di dalam Masjid Al-Aqsha. Namunpersetujuan ini terkait erat dengan dengan pihak keamananIsrael yang memandang sangat bahaya melakukan ibadah didalam tempat suci ummat Islam. Walaupun begitu, mereka tetapmemaksa masuk ke pelataran masjid sebagaimana kita saksikankemarin, sambil melakukan penghinaan dan provokasi terhadapkaum muslimin. Mereka tidak bisa menyembunyikankedengkiannya dan niatnya, untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsha dan menggantinya dengan haikal yang mereka cita-citakan.Sejak lama Masjid Al-Aqsha mengalami ratusan penodaan darikelompok radikal ini. Baik berupa pelanggaran, penyerbuanataupun penembakan yang menyebabkan sejumlah orangterbunuh dan terluka. Akan tetapi apa yang dialami Al-Quds danMasjid Al-Aqsha akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan,terancam bencana Zionis dari sisi penelitian, eksplorasi danpenggalian secara sistemik dan terprogram.Upaya provokasi ini tidak pernah berhenti, walau semuahasilnya menunjukan tentang bukti-bukti kepemilikan Islamsejak zaman Bizantium Romawi. Namun karena ketamakanmereka dan kebohongan sejarahnya, menjadikan merekabertambah dalam menggali terowongan di bawah Masjid Al-Aqsha. Akibatnya sejumlah bangunan milik ummat Islammengalami kerusakan. Penggalian di Al-Quds tidak pernahberhenti, terutama yang berada di bawah dan sekitar Al-Aqsha.Padahal tanah, bangunan baik yang berada di bawahnya ataupunyang ada di atasnya merupakan warisan nenek moyang wargamuslimin. Walaupun Yahudi meyakini bahwa gerbang Barclayadalah salah satu pintu haikal, karena mereka tak pernah tinggaldiam sejak penjajahan mereka tahun 1967.Sejarah perpolitikan -Quds menggambarkan secara rinci niatpara pemukim yahudi terhadap kota ini. Tidak ada perbedaanmendasar antar semua kelompok yahudi radikal denganpemerintahan resmi Zionis. Bencana terbesar yang dialamirakyat Palestina sekarang adalah yahudisasi dan perluasanpermukiman yang menggerus setiap jengkal tanah dari semuaarah. Al-Quds teraniya akibat perang agama dan peradabanZionis. Baik dari dimensi sejarah, geografis, pengajaran, socialataupun moral. Dengan kata lain Al-Quds mengalami perangmultidimensi.Oleh karena itu, kita sebagai bangsa Palestina, Arab maupunkaum muslimin, wajib tanggap atas apa yang telah menimpa Al-Quds saat ini. Situasi ini membutuhkan sikap bersama dan usahakolektif untuk melindungi Al-Quds dan warganya dari semuaancaman Zionis. Ada kebutuhan mendesak secara nasional
= JANGAN DIBACA SAAT KHUTBAH =
Leave a Comment