telah dia jadikan bagi mereka berupa
libas
(pakaian) dan
risyah
(perhiasan), libas yang menutup aurat dan aurat adalah
as-sauaat
,dan
Ar-Risy
adalah apa yang dipakai untuk berhias secara zhahir,maka yang pertama termasuk perkara yang darurat dan
Ar-Risy
termasuk perkara yang sekunder dan berupa kebutuhan tambahan
.Dan menutup aurat termasuk dari adab-adab yang agungyang diperintahkan didalam agama Islam, bahkan laki-laki danperempuan dilarang melihat kepada aurat sebagian merekadikarenakan akan mengakibatkan mafsadah . Syariat telahmengantisipasi setiap pintu yang dapat menghantarkan kepadakejelekan, dan aurat merupakan seuatu yang oleh seorang manusiatidak senang menampakkannya, melihatnya. Karena kata aurat itudiambil dari kata
al-aur
yang artinya adalah
al-aib
(yangmemalukan), dan setiap sesuatu yang kamu tidak suka memandangkepadanya, karena memandang kepadanya dianggap sebagaisesuatu yang aib (memalukan), sebagaiman perkataan IbnuUtsaimin
.Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu bahwa RasulullahShallallahu ‘alaihi wa sallam berkata : " Janganlah seorang laki-lakimemandang kepada aurat laki-laki, dan jangan pula wanitamemandang kepada aurat wanita, dan janganlah seorang laki-lakiberselimut dengan laki-laki lain dalam satu kain, dan janganlahseorang wanita berselimut dengan wanita lainnya di dalam satukain
"
.Dari Al-Miswar bin Makhramah radhiallahu ‘anhu, beliauberkata : “ Saya datang dengan batu berat yang saya bawasedangkan saya mengenakan sarung yang tipis, beliau berkata :“Tiba-tiba sarung saya terlepas sedangkan ada bersamaku batuyang tidak dapat saya letakkan di tempatnya sampai sayamembawanya ke tempatnya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : " Kembali engkau ke kainmu dan kenakanlah. Jangan kamu berjalan dalam keadaan telanjang"
.Dan Dari Bahz bin Hakim dari ayahnya dari kakeknya diaberkata : "Saya berkata wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam : Manakah aurat kami yang kami harus jaga dan yang bolehkami tampakkan ? Beliau berkata : “ Jagalah auratmu kecuali dariistrimu atau budak yang kamu miliki. Beliau berkata : “Saya berkata: wahai Rasulullah apabila ada satu kaum sebagian mereka beradabersama sebagian lainnya ? Beliau berkata : “ Apabila kamu mampuagar tidak seorang pun dapat melihat auratmu maka jangan sampaimereka melihatnya. Beliau berkata : “ Saya berkata : Wahai
2
Tafsir Al-Qur`an Al-Azhim (2/217) cetakan Daar Al-Kutub Al-Ilmiyah –Beirut – 1418 H.
3
Asy-Syarh Al-Mumti' (2/133).
4
Yaitu janganlah mereka berdua berbaring dalam keadaan telanjang dibawah satu kain, sebagaimana yang dijelaskan di dalam Tuhfat Al-Ahwadzi syarah Jami At-Tirmidzi.
5
HR. Muslim (338), Ahmad (11207), At-Tirmidzi (2793) dan Ibnu Majah(661).
6
HR. Muslim (341) dan Abu Daud (4016).